- Keajaiban Selamat: Lima penumpang selamat dengan luka ringan hingga sedang setelah mobil terkena ledakan rudal.
- Struktur Kokoh: Rangka baja kekuatan tinggi menjaga kabin utuh dan pintu tetap bisa dibuka normal
- Baterai Aman: Baterai Blade LFP terbukti stabil, tidak mengalami kebakaran meski mobil terperosok ke kawah.
Ini menjadi bukti sahih bahwa gelombang kejut (shockwave) yang luar biasa kuat tidak serta-merta melumpuhkan sistem kelistrikan inti kendaraan.
Mitos Mobil Listrik Gampang Terbakar Berhasil Dipatahkan?
Selama ini, momok terbesar yang menghantui calon pembeli mobil listrik adalah ketakutan akan baterai yang mudah meledak atau terbakar saat terjadi benturan (fenomena thermal runaway).
Namun, BYD Atto 3 seolah menampar keras mitos tersebut.
Meski mobil sempat tergelincir sebagian ke dalam kawah akibat ledakan, tidak ada percikan api atau kebakaran yang berasal dari mobil.
Baterai yang digunakan, yakni Blade Battery berbasis Lithium Iron Phosphate (LFP) inovasi BYD, menunjukkan kestabilan yang luar biasa.
Baterai LFP memang dikenal jauh lebih kebal terhadap tusukan, panas, dan benturan dibandingkan baterai Lithium-ion konvensional.
Kejadian ekstrem di Israel ini bukanlah sebuah kebetulan. Di negara tersebut, Atto 3 memang menjadi salah satu mobil listrik terlaris dalam dua tahun terakhir.
Secara global, mobil ini juga telah mengantongi rating keselamatan sempurna lima bintang dari lembaga uji tabrak bergengsi di Eropa (Euro NCAP) dan Australia (ANCAP).
Baca Juga: Temuan Mengejutkan Studi Terbaru Ungkap Fakta Borosnya Mobil Plug-In Hybrid di Jalan Raya