- Penjualan kendaraan listrik di Indonesia meningkat signifikan dari 2% menjadi 14% dari total penjualan nasional saat ini.
- Pelaku industri pelumas tetap optimis karena pasar otomotif secara keseluruhan terus bertumbuh bersamaan dengan kendaraan listrik.
- Permintaan kendaraan konvensional, termasuk pasar mobil bekas, masih tinggi, menjaga stabilitas kebutuhan komponen pendukung pelumas.
Suara.com - Pertumbuhan sektor kendaraan listrik termasuk motor listrik di Indonesia terus menunjukkan grafik positif yang signifikan. Berdasarkan data terbaru, angka penjualan kendaraan ramah lingkungan ini melesat dari yang sebelumnya hanya 2 persen kini menyentuh angka 14 persen dari total penjualan nasional.
Kenaikan drastis ini memicu dinamika baru bagi para pelaku industri otomotif di tanah air. Meski ekosistem kendaraan listrik semakin masif, produsen pendukung seperti sektor pelumas rupanya tetap melihat peluang besar di tengah pergeseran tren tersebut.
Ismet Sebastian selaku Direktur Sales and Marketing PT Garuda Petro Perkasa menjelaskan bahwa pasar otomotif secara keseluruhan sebenarnya terus berkembang. Ia menyoroti bahwa kehadiran kendaraan listrik tidak lantas mematikan unit mobil bensin yang sudah ada beredar di jalanan.
"Pasar otomotif ini sebenernya bertumbuh dalam pandangan Kami. Bukan pasar kendaraan listrik yang mengambil alih penjualan mobil di Indonesia sebanyak 14 persen. Tapi pengguna kendaraan yang memang kian tumbuh. Dalam arti ini bersama-sama. Fakta inilah yang membuat Kami di ADNOC tetap optimis dengan pertumbuhan pasar pelumas otomotif di Indonesia," ujar Ismet Sebastian, di Jakarta, Rabu (18/3/2026).
Optimisme ini didasari oleh fakta bahwa permintaan kendaraan berbahan bakar minyak masih cukup tinggi terutama di wilayah luar kota besar. Selain itu, perputaran pasar mobil dan motor bekas juga masih menjadi faktor kunci yang menjaga permintaan komponen pendukung tetap stabil di pasar domestik.
Hingga saat ini banyak merek otomotif global tetap mempertahankan kerja sama strategis untuk layanan kendaraan berbahan bakar. Strategi untuk terus menjaga kepercayaan konsumen loyal menjadi langkah krusial di tengah gempuran teknologi baterai yang kian populer di kalangan anak muda.
Lonjakan pengguna motor listrik dan mobil listrik dipandang sebagai bagian dari perluasan pasar otomotif secara global. Fenomena ini dianggap sebagai pertumbuhan bersama di mana teknologi ramah lingkungan dan kendaraan konvensional diprediksi akan terus berjalan berdampingan memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat Indonesia.