Selain biaya, faktor penting lainnya adalah kapasitas daya listrik di rumah. Untuk charging dasar, minimal diperlukan daya sekitar 2.200 VA. Namun, untuk penggunaan yang lebih optimal:
- Charging normal: 3.500 VA
- Fast charging rumahan (wallbox): 7.000 VA ke atas
Semakin besar daya listrik, semakin cepat waktu pengisian baterai mobil.
Biaya Instalasi Charger di Rumah
Selain biaya listrik, pengguna juga perlu mempertimbangkan biaya pemasangan charger (wallbox). Estimasi biaya instalasi: Rp10 juta – Rp20 juta. Biaya ini mencakup:
- Perangkat wall charger
- Instalasi listrik
- Penambahan daya (jika diperlukan)
Beberapa produsen mobil listrik bahkan menyediakan fasilitas wall charger gratis saat pembelian kendaraan.
Tips Menghemat Biaya Charge Mobil Listrik
- Charge di malam hari. PLN menyediakan program diskon hingga 30% untuk pengisian malam (off-peak).
- Tidak selalu isi 100%. Mengisi hingga 80–90% sudah cukup untuk penggunaan harian dan lebih hemat.
- Gunakan home charging dibanding SPKLU. Tarif rumah lebih murah hingga sekitar 30% dibanding SPKLU.
- Sesuaikan daya listrik rumah. Daya yang sesuai membantu efisiensi waktu dan biaya.
Perbandingan Biaya: Mobil Listrik vs Mobil Bensin
Sebagai gambaran, biaya operasional mobil listrik sekitar Rp200–Rp300 per km, jauh lebih murah dibanding mobil bensin yang bisa mencapai Rp1.500 per km atau lebih. Hal ini menjadi salah satu alasan utama mengapa mobil listrik semakin diminati.
Biaya charge mobil listrik di rumah tergolong sangat terjangkau. Dengan tarif listrik sekitar Rp1.650–Rp1.700 per kWh, biaya pengisian penuh rata-rata hanya berkisar antara Rp40.000 hingga Rp100.000 tergantung kapasitas baterai.
Untuk mendukung penggunaan mobil listrik di rumah, dibutuhkan daya listrik minimal 2.200 VA, idealnya 3.500 VA ke atas untuk kenyamanan. Selain itu, investasi awal seperti pemasangan wall charger juga perlu dipertimbangkan.
Secara keseluruhan, charging di rumah tidak hanya lebih hemat dibanding SPKLU, tetapi juga lebih praktis dan efisien untuk penggunaan sehari-hari.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama