Suara.com - Bukan hanya mobil listrik, baterai mobil pun menjadi komponen penting seiring meningkatnya popularitas kendaraan ini. Pemahaman tentang cara merawat baterai dapat meningkatkan masa pakai, sekaligus menghemat biaya servis.
Cara merawat baterai mobil listrik agar tahan lama pun banyak dipelajari oleh peminat mobil listrik. Jika dirawat dengan baik, baterai mobil listrik bahkan bisa bertahan hingga 8–15 tahun. Jadi, berikut ini kiat-kiatnya.
1. Hindari Mengisi Daya Hingga 100% Terlalu Sering
Salah satu kesalahan umum pengguna mobil listrik adalah terlalu sering mengisi baterai hingga penuh 100%. Padahal, sebagian besar produsen menyarankan untuk menjaga level baterai di kisaran 20% hingga 80% untuk penggunaan harian.
Mengisi daya penuh sesekali memang tidak masalah, terutama saat akan melakukan perjalanan jauh, tetapi jika dilakukan terus-menerus dapat mempercepat degradasi baterai. Kebiasaan ini membantu menjaga kesehatan sel baterai dalam jangka panjang.
2. Jangan Biarkan Baterai Terlalu Kosong
Selain tidak dianjurkan terlalu sering mengisi hingga penuh, membiarkan baterai benar-benar habis juga tidak baik. Kondisi baterai yang sering berada di level sangat rendah bisa mempercepat penurunan kualitasnya.
Idealnya, segera isi ulang ketika daya sudah mendekati 20%. Dengan menjaga keseimbangan ini, baterai akan bekerja dalam kondisi optimal dan lebih tahan lama.
3. Gunakan Charger Resmi atau Standar Pabrikan
Penggunaan charger yang tidak sesuai standar bisa berdampak buruk pada baterai. Selalu gunakan charger resmi atau yang direkomendasikan oleh pabrikan mobil. Charger yang tepat memastikan arus listrik stabil dan sesuai dengan kebutuhan baterai, sehingga mengurangi risiko kerusakan.
Selain itu, sistem pengisian daya resmi biasanya sudah dilengkapi fitur keamanan untuk melindungi baterai dari overcharge atau panas berlebih.
4. Hindari Suhu Ekstrem
Suhu memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan baterai mobil listrik. Paparan suhu terlalu panas atau terlalu dingin dapat mempercepat degradasi baterai. Sebisa mungkin parkir kendaraan di tempat teduh atau dalam garasi untuk menghindari panas matahari langsung.
Jika berada di daerah bersuhu dingin, usahakan mobil tetap digunakan secara rutin agar suhu baterai tetap stabil. Sistem manajemen termal pada mobil listrik memang membantu, tetapi kebiasaan pengguna tetap berperan penting.
5. Kurangi Penggunaan Fast Charging
Fast charging atau pengisian cepat memang sangat membantu dalam kondisi darurat atau perjalanan jauh. Namun, penggunaan terlalu sering dapat meningkatkan suhu baterai dan mempercepat penurunan kualitasnya.
Untuk penggunaan sehari-hari, sebaiknya gunakan pengisian daya normal (slow charging) karena lebih ramah terhadap baterai. Fast charging sebaiknya digunakan hanya saat benar-benar diperlukan.
6. Gunakan Mobil Secara Rutin
Mobil listrik yang jarang digunakan justru bisa membuat kondisi baterai menurun. Idealnya, kendaraan digunakan secara rutin agar siklus baterai tetap berjalan.
Jika mobil tidak digunakan dalam waktu lama, pastikan baterai berada di level sekitar 40%–60% dan simpan di tempat dengan suhu stabil. Hal ini membantu menjaga kondisi baterai tetap sehat meskipun tidak digunakan.
7. Perhatikan Gaya Berkendara
Cara berkendara juga berpengaruh pada daya tahan baterai. Akselerasi mendadak dan kecepatan tinggi secara terus-menerus dapat membuat baterai bekerja lebih keras.
Sebaliknya, berkendara dengan halus dan stabil dapat membantu menghemat energi sekaligus menjaga kesehatan baterai. Banyak mobil listrik juga dilengkapi fitur regenerative braking yang bisa membantu mengisi ulang daya saat pengereman.
8. Lakukan Servis dan Update Sistem Secara Berkala
Mobil listrik memiliki sistem manajemen baterai yang canggih. Oleh karena itu, penting untuk melakukan servis berkala di bengkel resmi. Selain itu, update software dari pabrikan juga sering kali mencakup peningkatan efisiensi dan perlindungan baterai. Dengan sistem yang selalu diperbarui, performa baterai bisa tetap optimal dan lebih tahan lama.
Merawat baterai mobil listrik sebenarnya tidak sulit, tetapi membutuhkan kebiasaan yang tepat. Dengan menjaga pola pengisian daya, menghindari suhu ekstrem, serta menggunakan kendaraan secara bijak umur baterai bisa jauh lebih panjang.
Perawatan yang baik tidak hanya menghemat biaya dalam jangka panjang, tetapi juga memastikan mobil listrik tetap nyaman dan aman digunakan setiap hari.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni