Suara.com - Puluhan ribu motor listrik Emmo disebut-sebut bakal digunakan buat operasional proyek MBG (Makan Bergizi Gratis). Emmo merupakan merek baru di industri kendaraan elektrifikasi Indonesia, bahkan desain industri motor listrik Emmo sendiri baru didaftarkan ke Pangkalan Data Kekayaan Intelektual akhir tahun lalu.
Dijelaskan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana, pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 dan ditujukan buat mendukung operasional pelaksanaan MBG, khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Dadan juga menampik informasi yang beredar di media sosial terkait jumlah unit pengadaan. Disebutkan dalam video yang viral, ada 70.000 unit motor listrik yang bakal dibagikan. Namun, ternyata jumlahnya 25.000 unit.
Dalam video yang beredar, motor listrik tersebut sudah dilengkapi logo Badan Gizi Nasional (BGN) dengan warna khas biru muda.
Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah dilengkapi stiker Badan Gizi Nasional (BGN).
Motor-motor untuk SPPG itu disebut sebagai motor listrik. Motor listrik tersebut bergaya motor trail seperti Honda CRF. Ada tulisan Emmo, diduga merek motor listrik tersebut.
Motor trail bertenaga listrik itu identik dengan salah satu motor listrik dari merek Emmo. Kemungkinan motor listrik yang diduga menjadi motor operasional MBG itu adalah model Emmo JVX GT.
Spek Motor Listrik MBG
Dikutip dari situs resmi Emmo, Emmo JVX GT adalah motor listrik adventure bertenaga hingga 7.000 W dengan jarak tempuh 70 km.
Motor ini dirancang untuk segala medan, bisa dipacu di jalan raya maupun offroad. Jarak tempuh 70 km diklaim ideal untuk perjalanan harian maupun petualangan outdoor.
Motor listrik ini dibekali baterai berkapasitas 72v 31Ah, kompatibel dua baterai dan mudah dilepas. Emmo mengklaim, JVX GT mendukung fast charging dengan pengisian dari 30 persen sampai 80 persen cuma butuh waktu 1 jam.
Dimensi kendaraan memiliki panjang 2.080 mm, lebar 860 mm, serta tinggi 1.150 mm. Ground clearance mencapai 320 mm dengan bobot kosong 110 kilogram dan kemampuan membawa beban hingga 200 kilogram.
Untuk keselamatan, motor ini dilengkapi sistem pengereman double disc brake di kedua roda dengan fitur CBS. Ban dual purpose berukuran 19 inci di depan dan 18 inci di belakang mendukung penggunaan di berbagai kondisi jalan.
Harga Motor Listrik MBG Setara Xenia Bekas?
Berdasarkan data Inaproc, harga Emmo JVX GT tercantum Rp49,95 juta termasuk PPN 12 persen dalam kondisi off the road.
Sementara pada situs resmi Emmo, motor listrik bergaya adventure tersebut dipasarkan sekitar Rp56,8 juta dengan nilai TKDN mencapai 48,5 persen.
Harga motor listrik MBG ini disebut-sebut setara dengan harga mobil bekas Daihatsu Xenia di kisaran Rp50 jutaan umumnya mencakup model tahun 2004–2007.
Klarifikasi Kepala BGN
Kepala BGN Dadan Hindayana menjelaskan, pengadaan kendaraan tersebut masuk dalam perencanaan anggaran tahun 2025 dan akan difungsikan sebagai kendaraan operasional kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Meski demikian, dia menegaskan bahwa kendaraan tersebut hingga kini belum didistribusikan. Unit yang sudah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN) sebelum dapat digunakan secara resmi.
Di sisi lain, Dadan membantah informasi yang beredar di media sosial terkait jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit. Menurutnya, angka tersebut tidak sesuai dengan realisasi yang ada.
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," ujar Dadan dalam keterangan resmi, Selasa (7/4/2026).
Sejauh ini belum dipastikan merek motor skutik yang dipamerkan tersebut.
Meski telah viral,Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku belum menerima informasi pasti terkait kabar tersebut, dan kini tengah ditelusuri kebenaran atas video itu.
Kata Herman, Pemprov Jabar belum menerima pemberitahuan resmi dari BGN mengenai rencana distribusi motor listrik. Maka, klaim dalam video belum dapat dipertanggungjawabkan secara resmi.
Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Regional Bandung Ramzi juga belum menerima informasi resmi terkait hal tersebut.
"Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut," ujar Ramzi.
Ramzi membenarkan telah melihat video yang beredar di media sosial soal motor-motor tersebut. Namun, Ramzi belum bisa memastikan kebenaran dari konten video itu.
"Kebetulan memang pernah lihat di medsos ya terkait dengan adanya yang meng-upload terkait motor listrik," kata Ramzi.
Kontributor : Rizky Melinda