- Motor bebek Honda Supra GTR 150 tampil beda melawan dominasi matik di pasar otomotif.
- Mesin 150cc DOHC dan transmisi 6 percepatan memastikan akselerasi agresif namun tetap presisi.
- Desain sporty serta ban lebar memberikan stabilitas tingkat tinggi saat berkendara jarak jauh.
Suara.com - Di tengah gempuran skuter matik, pesona motor bebek ternyata belum sepenuhnya pudar dari jalanan raya. Kehadiran Honda Supra GTR 150 membuktikan bahwa jenis motor ini sukses berevolusi menjadi tunggangan berkarakter sport yang agresif.
Kendaraan ini meruntuhkan stigma lawas soal performa kuda besi kelas underbone yang lambat dan kuno. Kini, kepraktisan harian sukses dikawinkan dengan ketangguhan mesin untuk melibas perjalanan darat jarak jauh.
Lewat ubahan pada sistem transmisi dan pendingin, performanya kini sejajar dengan kuda besi sport tulen. Sensasi tarikan gasnya dijamin membuat pengendara sering lupa kalau mereka sedang menunggangi sebuah bebek.
Dapur Pacu Gahar di Balik Bodi Ramping
Jantung pacu Honda Supra GTR 150 disokong oleh mesin 150cc DOHC dengan transmisi 6 percepatan. Kombinasi mekanis ini menghadirkan perpindahan gigi yang sangat presisi setiap kali tuas transmisi diinjak.
Muntahan tenaganya tak bisa diremehkan karena mampu menembus angka 12,0 kW (16,3 PS) pada putaran 9.000 rpm. Akselerasi dijamin tetap responsif tanpa mengorbankan kelincahan di kemacetan kota.
Tak perlu khawatir soal panas mesin berlebih saat terjebak kemacetan lalu lintas. Sistem pendingin cairan yang dilengkapi kipas otomatis siap menjaga suhu dapur pacu selalu dalam kondisi stabil.
Identitas Sporty yang Mengintimidasi

Tampilan luarnya tidak kalah garang dengan tarikan garis bodi yang meruncing dan tajam. Pembaruan warna dan permainan striping kian menegaskan aura balap di atas aspal.
Bergeser ke area buritan, desain lampu belakang sengaja dibuat lebih ramping bergaya modern. Pemasangan lampu sein belakang yang terpisah semakin menebalkan kesan motor sport sejati.
Urusan penerangan jalan juga sudah mengandalkan teknologi LED di seluruh sistem cahayanya. Visibilitas berkendara malam hari menjadi lebih maksimal dengan tatapan wajah yang futuristik.
Menilik ke area kokpit, panel meter digital menyajikan informasi kendaraan secara lengkap. Pengendara bisa memantau indikator kecepatan, putaran mesin, jam, hingga trip meter dalam satu kedipan mata.
Stabilitas Bagaikan Motor Touring
Performa beringas tentu membutuhkan kaki-kaki kokoh untuk menunjang sistem keamanan berkendara. Sepasang ban tubeless berukuran lebar dipercaya untuk memeluk aspal dengan sangat erat.
Roda depan dikawal ban berukuran 90/80-17, sementara area belakang memakai ukuran 120/70-17. Pengendara bebas bermanuver lincah di tikungan tanpa takut kehilangan daya cengkeram ban.