Suara.com - Pertamina menaikkan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex secara signifikan pada tahun 2026. Kenaikan harga BBM ini berlaku mulai 20 April 2026.
Adapun, harga BBM Pertamax Turbo naik tajam dari Rp 13.100 menjadi Rp 19.400 per liter. Sedangkan, harga Dexlite telah tembus Rp 23.600 per liter dan Pertamina Dex dibanderol Rp 23.900 liter.
Namun demikian, diprediksi kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut tidak memengaruhi tingkat konsumsi masyarakat secara luas karena pangsa pasarnya terbatas. Riset BRI Danareksa menyatakan kenaikan harga ini hanya memberikan dampak inflasi marginal bagi ekonomi secara keseluruhan.
Pangsa pasar terbatas itu kebanyakan mengincar daftar mobil yang pakai Pertamax Turbo. Jika mobil Anda ada dalam list di bawah ini, bisa jadi merupakan salah satu yang terdampak.
1. Mobil Eropa (Segmen Premium dan Luxury)

Mobil-mobil Eropa identik dengan teknologi mesin canggih, rasio kompresi tinggi, serta tuning performa yang agresif.
Pabrikan seperti BMW, Mercedes-Benz, dan Audi merancang mesin mereka agar bekerja optimal dengan bahan bakar beroktan tinggi seperti Pertamax Turbo.
Contohnya, BMW Seri 3 (320i/330i) menggunakan mesin turbo dengan karakter responsif yang membutuhkan pembakaran stabil untuk menghasilkan tenaga maksimal. Mercedes-Benz C-Class juga mengandalkan mesin kecil berturbo dengan efisiensi tinggi namun sensitif terhadap kualitas BBM.
Sementara Audi A4 dengan teknologi TFSI (Turbo Fuel Stratified Injection) sangat bergantung pada oktan tinggi untuk menjaga efisiensi sekaligus performa.
Penggunaan BBM di bawah RON 98 pada mobil-mobil ini biasanya akan membuat ECU (engine control unit) menurunkan performa mesin sebagai bentuk perlindungan. Artinya, tenaga berkurang dan konsumsi bahan bakar justru bisa menjadi lebih boros.
2. Mobil Jepang dengan Mesin Turbo Modern
![Honda Civic Turbo. [Honda]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/12/01/o_1b2s6ieimru4e3f13p4k0h14nvi.jpg)
Pabrikan Jepang kini semakin banyak mengadopsi teknologi turbocharged untuk meningkatkan efisiensi tanpa mengorbankan tenaga. Namun, mesin turbo berkapasitas kecil ini justru membutuhkan bahan bakar berkualitas tinggi agar dapat bekerja optimal.
Sebagai contoh, Honda melalui Civic Turbo (mesin 1.5L VTEC Turbo) merekomendasikan penggunaan BBM RON tinggi untuk menjaga performa dan mencegah knocking.
Toyota juga menghadirkan model performa seperti GR Corolla yang memiliki tuning mesin agresif khas divisi Gazoo Racing.
Selain itu, Mazda dengan CX-9 mengandalkan mesin Skyactiv-G Turbo yang unik karena mengoptimalkan torsi pada putaran rendah. Mesin ini tetap membutuhkan bahan bakar berkualitas tinggi agar pembakaran tetap efisien dan responsif.