Suara.com - Awal Juni 2026 dunia otomotif dan isu publik kembali dipenuhi kabar beragam. Yamaha menghadirkan teknologi cruise control canggih yang bisa melakukan downshift otomatis, sementara Honda Scoopy disebut rawan tersaingi oleh motor baru Yamaha dengan harga di bawah Rp15 juta namun sudah berfitur modern.
Dari sisi inovasi, ada perbedaan menarik antara “mahzab” Kawasaki dan Toyota dalam meracik motor hidrogen, menandai arah baru pengembangan kendaraan ramah lingkungan.
Di luar otomotif, sorotan publik tertuju pada garasi mewah Silmy Karim senilai Rp8,4 miliar yang berisi mobil klasik hobi di tengah pusaran kasus korupsi.
Koleksi mobil super premium senilai Rp6 miliar milik Wamen Imipas Silmy Karim juga ikut jadi perhatian.
Sementara itu, tren pasar menunjukkan permintaan mobil listrik melambat, membuat Kia memutuskan untuk merakit mobil hybrid di pabrik Hyundai sebagai strategi adaptasi.
1. Canggihnya Cruise Control Yamaha, Bisa Ngedownshift Otomatis

Yamaha tengah mengembangkan sistem adaptive cruise control yang lebih pintar. Tidak hanya menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan, teknologi ini mampu melakukan downshift otomatis saat motor melambat.
Artinya, motor bisa meniru kebiasaan pengendara yang biasanya menurunkan gigi untuk membantu pengereman dan menjaga stabilitas.
2. Honda Scoopy Rawan Terkapar: Yamaha Punya Pesaing dengan Harga Under Rp15 Juta, Fitur Canggih

Dominasi Honda Scoopy di pasar motor matic bergaya neo-retro atau sering disebut Vespa-look di Indonesia memang sulit dibantah.
Sejak awal kemunculannya, motor ini berhasil mencuri hati konsumen yang menginginkan tunggangan dengan desain ikonik dan klasik namun tetap modern.
3. Begini Perbedaan 'Mahzab' Kawasaki dan Toyota Meracik Motor Hidrogen

Di tengah gempuran motor listrik berbasis baterai, hidrogen muncul sebagai kandidat kuat yang menawarkan emisi nol.
Namun, dua raksasa otomotif asal Jepang, Kawasaki dan Toyota, ternyata punya cara yang sangat berbeda dalam meracik teknologi hidrogen untuk kendaraan roda dua masa depan mereka.
4. Ironi Garasi Rp8,4 Miliar Silmy Karim: Bertabur Mobil 'Hobi' Klasik di Tengah Pusaran Korupsi

Langkah kaki Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim, menuju Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malam, tidak hanya membuka babak baru kasus dugaan korupsi izin tinggal WNA. Di luar ranah hukum, sorotan publik seketika bergeser tajam menguliti sisi lain mantan Direktur Utama PT Krakatau Steel Tbk ini: isi garasi rumahnya.
Bagi kalangan oto-enthusiast atau pencinta otomotif, LHKPN (Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara) milik Silmy Karim senilai Rp234,5 miliar adalah sebuah "surga tersembunyi". Dari total kekayaan tersebut, Silmy mengalokasikan Rp8,47 miliar khusus untuk memuaskan hasratnya pada dunia roda dua dan roda empat.
5. Intip Koleksi Mobil Super Premium Rp6 Miliar di Garasi Wamen Imipas Silmy Karim

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim sebagai tersangka dugaan pemerasan dan gratifikasi.
Harta kekayaan dan isi garasinya menjadi sorotan di tengah pusaran kasus yang membelit eks bos PT Krakatau Steel itu.
6. Permintaan Mobil Listrik Melambat, Kia Putuskan Rakit Mobil Hybrid di Pabrik Hyundai

Kia mengambil langkah strategis di tengah perubahan pasar otomotif global dengan memindahkan produksi Sportage Hybrid ke fasilitas Hyundai Metaplant di Georgia Amerika Serikat. Langkah ini menandai pergeseran fokus pabrik yang awalnya didedikasikan khusus untuk kendaraan listrik murni atau EV.
Produksi Sportage Hybrid versi Amerika Serikat ini dijadwalkan untuk model tahun 2027 dan akan tersedia di dealer mulai musim panas mendatang. Nantinya pabrik tersebut akan menangani seluruh varian mulai dari tipe LX hingga kasta tertinggi SX Prestige. Keputusan ini diambil setelah Hyundai Motor Group menyadari bahwa permintaan pasar terhadap EV belum cukup kuat untuk mengisi kapasitas penuh pabrik tersebut.