- Changan memperkenalkan mobil listrik kompak Lumin ke pasar Indonesia untuk bersaing di segmen kendaraan listrik terjangkau.
- Penjualan Changan Lumin belum memberikan hasil signifikan akibat kendala suplai unit serta kenaikan harga jual produk.
- Harga Changan Lumin saat ini mencapai Rp222 juta, meningkat dari harga peluncuran awal yang sebesar Rp178 juta.
Suara.com - Changan menggebrak pasar mobil listrik Indonesia lewat kehadiran Changan Lumin di segmen mobil listrik murah.
Sebagai penantang Wuling Air EV, kehadiran Changan Lumin di segmen mobil listrik murah rupanya belum memberikan hasil sginifikan terhadap penjualan.
Meski demikian, Head of Marketing Changan Indonesia, Ridjal Mulyadi meyakini, Changan Lumin akan berkontribusi lebih terhadap penjualan.
"Setiap produk punya kelemahan dan kelebihan. Kita percaya Lumin bisa memberikan lebih dibanding produk lain, tapi kalau dari segi penjualan memang belum terlihat banyak," ujar Ridjal di Sukabumi, Rabu (8/7/2026).
Lebih lanjut, dikatakan Ridjal, faktor harga dan distribusi unit dari negara asal juga menjadi persoalan tersendiri.
"Kita juga ada problem supply dari prinsipal. Harga sudah di atas 200 juta mungkin juga jadi faktor yang memperlambat, karena kita sama-sama tahu kondisi sekarang entry level untuk harga sekelas itu agak berat," ungkapnya.
Dari sisi harga, pada masa awal kehadirannya di Indonesia, Changan Lumin memang menggebrak segmen mobil listrik murah. Sebagai pendatang baru, mobil berdimensi mini ini berada di bawah harga Rp200 juta.

"Terakhir kita mengalami kenaikan dan saat ini sudah di harga Rp 200 juta lebih. saat launching kan Rp 178 juta. Sekarang sudah Rp 222 juta," ungkap Ridjal.
Secara dimensi, Changan Lumin memiliki ukuran panjang 3.270 mm, lebar 1.700, tinggi 1.590 mm, jarak antar sumbu roda 1.980 mm, dan jarak pijak ke tanah 150 mm. Mobil ini menggunakan velg ukuran 14 inci dengan wheeldop.
Bicara performa, Changan Lumin memiliki tenaga maksimum 35 kW/48 PS dan torsi maksimal 83 Nm, sementara kecepatan maksimalnya 101 km/jam. Mobil ini dibekali kapasitas baterai 28,08 kWh jenis Lithium Iron Phosphate dengan jangkauan maksimum 301 km.