- MG menghentikan siaran langsung peluncuran sedan MG 07 akibat gelombang kritik warganet terkait dugaan plagiarisme desain mobil.
- GM MG, Chen Cui, membantah tuduhan peniruan desain dan mengklaim estetika mobil merupakan evolusi identitas klasik sejak 1962.
- Mobil yang hadir dalam varian BEV dan PHEV ini menghadapi tantangan reputasi meski memiliki spesifikasi teknologi sangat mumpuni.
Suara.com - Industri otomotif China sedang diguncang kabar tidak sedap setelah MG mendadak menghentikan siaran langsung peluncuran sedan terbarunya yaitu MG 07. Langkah ini diambil menyusul gelombang kritik pedas dari warganet yang menuding desain mobil tersebut menjiplak Porsche Taycan dan Xiaomi SU7 secara terang-terangan.
Kabar yang dihimpun dari CarNewsChina menyebutkan bahwa kontroversi bermula saat foto uji jalan MG 07 tanpa kamuflase beredar luas di media sosial. Alih-alih mendapatkan pujian, sedan premium ini justru banjir hujatan dan dilabeli sebagai mobil jiplakan oleh netizen di Tiongkok. Tekanan publik yang masif diduga menjadi alasan utama pembatalan acara peluncuran digital tersebut.
General Manager MG, Chen Cui, segera memberikan klarifikasi untuk meredam suasana. Ia membantah keras bahwa timnya melakukan peniruan desain dari merek lain. Menurutnya, tampilan MG 07 adalah warisan sejarah perusahaan yang telah dikembangkan sejak lama.
"Bahasa desain yang diterapkan pada MG 07 bukanlah hasil meniru merek lain, melainkan merupakan evolusi dari identitas desain klasik MG yang sudah hadir sejak puluhan tahun lalu." ujar Chen Cui, Jumat (10/7/2026).
Ia menegaskan bahwa konsep tersebut sudah ada pada model MGB GT yang diperkenalkan sejak tahun 1962 jauh sebelum Porsche Taycan atau Xiaomi SU7 diciptakan.
Secara teknis MG 07 hadir dengan dimensi cukup besar yang memiliki panjang 4.886 mm dan lebar 1.900 mm. Tampilan depannya menggunakan gaya shark nose yang sangat agresif. Untuk urusan teknologi, sedan ini dibekali sensor LiDAR di atap serta sistem keselamatan ADAS canggih hasil pengembangan bersama Momenta.

Sektor dapur pacu MG 07 tersedia dalam dua pilihan yaitu Battery Electric Vehicle (BEV) dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Varian listrik murni diklaim mampu menyemburkan tenaga 239 hp dengan jarak tempuh maksimal hingga 650 kilometer. Sedangkan varian PHEV mengandalkan mesin bensin 1,5 liter yang dipadukan motor listrik untuk mendukung mobilitas efisien.
Peluncuran MG 07 sebenarnya sangat krusial bagi SAIC Motor guna memperkuat daya saing mereka di segmen kendaraan elektrifikasi global. Meskipun memiliki spesifikasi mumpuni, isu plagiarisme ini diprediksi masih akan terus membayangi perjalanan MG 07 di pasar otomotif dunia termasuk potensi ekspansinya ke kota-kota besar di Indonesia.