- Getaran suspensi dan mesin motor merupakan penyebab utama low back pain saat touring.
- Dr. Tirta menegaskan pentingnya kekuatan otot inti untuk menahan guncangan sasis kendaraan.
- Pemilihan motor dengan suspensi empuk dan minim vibrasi wajib dilakukan demi mencegah cedera punggung.
Suspensi ini dirancang khusus untuk meredam benturan jalanan rusak dengan sangat baik, sehingga punggung bawah pengendara tidak menerima beban kejut dari kontur aspal yang tidak rata.
3. Yamaha XMAX 250 Connected

Jika tidak ingin repot oper gigi namun tetap butuh kenyamanan maksimal, XMAX 250 adalah primadona. Skutik bongsor ini menawarkan keunggulan pada dek kaki yang luas, memungkinkan pengendara untuk selonjoran.
Posisi kaki yang rileks ini secara drastis mengurangi tekanan pada tulang belakang bagian bawah. Selain itu, joknya yang lebar menyangga bokong dengan sempurna, membagi beban tubuh secara merata.
4. Kawasaki Versys-X 250
![Kawasaki Versys-X 250 diperkenalkan di Bintaro, Tangerang Selatan, Rabu (30/11) [Suara.com/Insan Akbar Krisnamusi].](https://media.suara.com/pictures/653x366/2016/11/30/o_1b2q8ad1b1342nc2160v1k4tue2a.jpg)
Mesin dengan konfigurasi dua silinder (twin-cylinder) memiliki keunggulan mutlak dalam hal kehalusan mesin dan minimnya getaran dibandingkan mesin satu silinder—apalagi mesin custom.
Versys-X 250 menawarkan penyaluran tenaga yang sangat linear tanpa getaran berlebih di putaran tinggi. Dipadukan dengan postur riding tegap dan stang lebar, motor ini menjaga formasi punggung tetap ideal selama berjam-jam di atas sadel.
5. Honda ADV 160

Untuk kelas skutik sub-compact, ADV 160 dibekali dengan suspensi belakang ganda dari Showa yang sudah dilengkapi tabung (Subtank).
Keberadaan tabung ini bukan sekadar kosmetik, melainkan berfungsi menjaga performa redaman tetap stabil meski dipakai perjalanan jauh yang membuat oli suspensi panas.
Hasilnya, bantingan tetap lembut dan pinggang pengendara tetap aman dari guncangan keras.