Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid

Cesar Uji Tawakal

Minggu, 12 Juli 2026 | 16:00 WIB
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
Suzuki Grand Vitara Hybrid. (Foto: SUARA.COM/Manuel Jeghesta)
baca 10 detik
  • Pemerintah Indonesia akan menghentikan subsidi mobil hybrid mulai Juni 2026 demi memprioritaskan dukungan bagi kendaraan listrik murni.
  • Pemerintah China resmi mengakhiri insentif pajak bagi kendaraan plug-in hybrid dan extended-range mulai 1 Januari 2027 mendatang.
  • Kebijakan ini bertujuan mempercepat transisi energi bersih serta memastikan subsidi diberikan secara tepat sasaran pada teknologi BEV.

Suara.com - Pemerintah Indonesia dan China tampaknya sedang berada di frekuensi yang sama soal masa depan kendaraan ramah lingkungan.

Kedua negara mulai mempersempit ruang gerak insentif untuk mobil hybrid dan lebih memilih jor-joran mendukung mobil listrik murni atau Battery Electric Vehicle (BEV).

Langkah ini diambil bukan tanpa alasan, melainkan sebagai strategi mempercepat transisi energi dan memastikan subsidi tepat sasaran pada teknologi yang benar-benar bebas emisi.

Kebijakan Subsidi untuk Mobil Hybrid di Indonesia

Test Drive New Veloz Hybrid. (Foto: TAM)
Test Drive New Veloz Hybrid. (Foto: TAM)

Di tanah air, sinyal penghentian dukungan untuk mobil hybrid makin kuat seiring rencana pemerintah merilis skema insentif baru yang digaungkan berlaku mulai Juni 2026.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan kepada media bulan Mei lalu bahwa subsidi yang tengah digodok pemerintah, khususnya dalam bentuk Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), hanya diperuntukkan bagi kendaraan listrik murni.

Skema PPN DTP ini dirancang bervariasi antara 40 persen hingga 100 persen, tergantung pada jenis baterai yang digunakan, dengan prioritas pada baterai berbasis nikel untuk mendukung hilirisasi industri dalam negeri.

Pemerintah menargetkan kuota awal sebanyak 200.000 unit kendaraan listrik, yang terbagi rata masing-masing 100.000 unit untuk mobil dan motor listrik.

Meskipun saat ini mobil hybrid masih menikmati dukungan berupa PPnBM Ditanggung Pemerintah sebesar 3 persen berdasarkan aturan tahun 2025, nasib insentif ini untuk tahun 2026 masih belum menemui titik terang.

baca juga

Pihak industri melalui Periklindo pun sepakat bahwa fokus pengembangan memang seharusnya mengarah ke BEV.

Kendaraan listrik murni dinilai memiliki potensi jauh lebih besar dalam mendukung transisi energi karena benar-benar tidak lagi bergantung pada bahan bakar fosil selama operasionalnya.

Bagi pemerintah, memberikan perhatian lebih besar pada teknologi yang didukung energi baru terbarukan adalah kunci optimalisasi penggunaan energi bersih di masa depan.

Kebijakan Subsidi Terbaru Mobil Hybrid dan EREV di China

Calon mobil baru BYD yang diduga kuat merupakan BYD M6 PHEV tertangkap kamera tengah melakukan pengambilan gambar. (Foto: Ist)
Calon mobil baru BYD yang diduga kuat merupakan BYD M6 PHEV tertangkap kamera tengah melakukan pengambilan gambar. (Foto: Ist)

Bergeser ke China, sang raksasa otomotif dunia ini juga melakukan manuver serupa namun dengan pendekatan yang lebih agresif.

Mulai 1 Januari 2027, pemerintah China resmi mengakhiri pembebasan pajak kendaraan tahunan untuk beberapa jenis New Energy Vehicles (NEVs), termasuk Plug-in Hybrid Electric Vehicles (PHEV) dan Extended-Range Electric Vehicles (EREV).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Dihujat Karena Plagiat Porsche Taycan Paksa MG Hentikan Peluncuran MG 07

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 14:50 WIB

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Pasar Mobil Listrik China Melemah di Tengah Ancaman Kebangkrutan Massal Produsen Lokal

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 13:57 WIB

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Cukup Tunjukkan SIM C Beli Motor Listrik di PRJ 2026 Dapat Subsidi 10 Juta

Otomotif | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:24 WIB

Terkini

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 15:00 WIB

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 14:04 WIB

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 13:31 WIB

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 12:25 WIB

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet

Otomotif | Minggu, 12 Juli 2026 | 08:35 WIB

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 15:41 WIB

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan

Otomotif | Sabtu, 11 Juli 2026 | 10:15 WIB

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Mengenal Bahaya Kerak Karbon pada Motor, Jangan Sampai Tunggu Mesin Jebol

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:25 WIB

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

BYD Hentikan Produksi Sealion 7 untuk Pasar Domestik

Otomotif | Jum'at, 10 Juli 2026 | 18:15 WIB

×