pekanbaru

Cara Mengatasi Tubuh Gemuk usai Menyantap Sajian Lebaran, dr. Zaidul Akbar Membagikan Resepnya

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 26 April 2023 | 07:21 WIB
Cara Mengatasi Tubuh Gemuk usai Menyantap Sajian Lebaran, dr. Zaidul Akbar Membagikan Resepnya
Ilustrasi opor ayam satu di antara sajian Lebaran Idul Fitri. dr. Zaidul Akbar membagikan cara mengatasi lemak dalam tubuh agar rontok seketika. ((Freepik/jcomp))

SUARA PEKANBARU - Momen Lebaran Idul Fitri biasanya menjadi hari spesial dengan tersaji berbagai santapan lezat, mulai dari lontong, opor ayam, rendang hingga kue kering.

Namun, di balik kelezatan aneka hidangan tersebut, tentu saja bisa membuat tubuh menjadi tidak sehat karena banyaknya kandungan lemak, sehingga bisa membuat badan mudah gemuk.

Banyaknya lemak di dalam tubuh, terutama setelah mengonsumsi makanan lebaran akan terjadi penumpukan lemak dalam tubuh akibat berbagai macam makanan yang dikonsumsi.

Nah, agar lemak dalam tubuh pasca lebaran dapat rontok seketika, dr. Zaidul Akbar membagikan tipsnya.

Adapun tips untuk merontokkan lemak dalam tubuh setelah lebaran adalah dengan cara mengatur pola tidur.

Sebab, kelebihan lemak dalam tubuh memang sangat tidak diinginkan bagi sebagian orang yang mengerti kesehatan.

Pasalnya, kelebihan lemak dalam tubuh bisa membuat perut buncit atau bahkan memicu datangnya berbagai penyakit.

Menurut penggagas Juru Sehat Rasulullah itu, terdapat waktu tidur malam yang tepat sebagai cara terbaik mengistirahatkan tubuh dari aktivitas sehari-hari.

Tidur dapat membuat tubuh kembali segar, dan energi kembali bertambah agar bisa digunakan untuk beraktivitas.

Baca Juga: Girona FC, Klub Satelit Manchester City yang Bungkam Real Madrid 4-2 di Liga Spanyol

Sebagaimana menurut para ahli, waktu tidur yang dianjurkan untuk orang dewasa adalah delapan jam.
dr. Zaidul Akbar mengatakan, waktu tidur malam yang paling baik adalah setelah shalat Isya.

"Selain menjadi kebiasaan Nabi SAW, ternyata tidur malam setelah sholat Isya juga sangat baik untuk kesehatan, dan sudah terbukti secara ilmiah," kata Zaidul Akbar.

"Nabi SAW ba'da (setelah) Isya tidur, malam nanti bangun, ternyata barulah sains sekarang menunjukkan bahwa mulai dari Isya sampai jam 12, jam 1 mulai terjadi pick," tambahnya.

"Satu pick penaikan atau kenaikan satu hormon dikenal dengan growth hormon," lanjut dr. Zaidul Akbar mengutip kanal YouTube Bisikan.

Jika growth hormon yang meningkat akan membakar lemak. Tetapi, apabila terjadi kenaikan berat badan, hal itu diakibatkan karena waktu tidurnya yang kurang, sehingga growth hormon tidak keluar.

"Growth hormon itu kalau meningkat pak bu sekalian, maka otomatis apa? dia membakar lemak," kata dr. Zidul Akbar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI