Poptren.suara.com - Bubur kacang hijau dapat dengan mudah ditemukan di Indonesia. Bubur satu ini kerap menjadi sarapan bagi sebagian orang, karena mengenyangkan walau porsinya sedikit. Bubur ini mudah dijumpai, dari yang dijual di pinggir jalan menggunakan gerobak, di warung kopi hingga hotel mewah. Pada dasarnya kacang hijau sebagai bahan dasar bubur ini memiliki rasa yang manis. Selain itu, kacang hijau juga memiliki banyak manfaat yang baik untuk kesehatan.
Kacang hijau per 100 gram nya mengandung berbagai nutrisi dan vitamin yang menunjang kesehatan, diantaranya 7,02 gram protein, 19,15 gram karbohidrat, termasuk 2 (dua) gram gula 7, 60 gram serat, seperti yang dilansir dari laman Medical News. Selain itu, kacang hijau juga kaya akan vitamin B yang menunjang berbagai fungsi tubuh dan membantu menjaga kesehatan otak.
Selain dibuat bubur, kacang hijau juga dapat diolah menjadi minuman yang rasanya enak. Karena bergizi tinggi, ada banyak riset yang membuktikan manfaat kesehatan dari konsumsi kacang hijau. Namun meskipun baik untuk kesehatan, ternyata tidak semua orang boleh mengonsumsinya. Terutama orang-orang dengan kondisi kesehatan tertentu yang sangat dianjurkan untuk tidak mengonsumsi kacang hijau, apalagi jika terlalu banyak.
Mengapa ? Karena terlalu banyak mengonsumi kacang hijau akan menyebabkan penumpukan gas di perut yang memicu kembung. Hal tersebut terbukti oleh riset yang dilakukan ilmuwan dari Arizona State University di Phoenix. Menurut peneliti, penumpukan gas terjadi karena peningkatan serat makanan. Saat kondisi lambung kurang baik, sebaiknya jangan mengonsumsi kacang hijau.
Kacang hijau juga dapat bereaksi dengan obat-obatan tetentu yang mengakibatkan obat tidak bisa berfungsi maksimal. Reaksi kacang hijau bahkan bisa memicu reaksi fisik seperti diare. Sebelum mengonsumsi kacang hijau, ada baiknya berkonsultasi dahulu dengan dokter bila mengonsumsi obat tertentu.
Seperti yang sudah disebutkan, kacang hijau memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan. Beberapa manfaat baik tersebut ialah :
1. Sebagai antioksidan
Kacang hijau mengandung banyak antioksidan sehat, termasuk asam fenolik, flavonoid, asam caffeic, asam sinamat dan semacamnya. Antioksidan membantu menetralkan molekul yang berpotensi berbahaya yang dikenal sebagai radikal bebas.
2. Mengurangi kadar kolesterol jahat
Baca Juga: Beberapa Manfaat Kacang Mete untuk Kesehatan
Kadar kolesterol jahat yang tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. Tinjauan penelitian membuktikan mengonsumsi 130 gram kacang hijau membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah secara signifikan. Antioksidan tinggi pada kacang hijau yang dapat membantu melawan berbagai penyakit kronis, termasuk penyakit jantung.
3. Mengurangi tekanan darah
Kacang hijau merupakan sumber potasium, magnesium, dan serat yang bisa menurunkan tekanan darah secara signifikan.
4. Menjaga kesehatan pencernaan
Secara khusus, kacang hijau mengandung sejenis serat larut yang disebut pektin, juga mengandung pati resisten yang serupa dengan serat larut. Sekitar 15,4 gram setiap porsinya kacang hijau. Pati resisten ini berfungsi menjaga keseimbangan bakteri baik di pencernaan yang menyehatkan sel-sel di usus besar.