Burung Arwah Garugiwa, Sosok Penghubung Gerbang Gaib Danau Kelimutu

Poptren

Kamis, 09 Maret 2023 | 20:16 WIB
Burung Arwah Garugiwa, Sosok Penghubung Gerbang Gaib Danau Kelimutu
Danau Kelimutu, NTT. (sidonn/Flickr)

Poptren.suara.comDanau Kelimutu adalah sebuah kompleks danau yang terletak di Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Danau ini terdiri dari tiga danau yang masing-masing memiliki warna air yang berbeda, yaitu danau Tiwu Ata Mbupu (danau atas) yang berwarna biru, danau Tiwu Nuwa Muri Koo Fai (danau tengah) yang berwarna hijau, dan danau Tiwu Ata Polo (danau bawah) yang berwarna merah.

Keunikan danau Kelimutu terletak pada warna airnya yang berubah-ubah dari waktu ke waktu. Konon, perubahan warna air ini terkait dengan aktivitas geologi dan mitos yang ada di sekitar danau tersebut.

Menurut mitos setempat, Danau Kelimutu dihuni oleh arwah-arwah orang yang telah meninggal dunia, dan warna air dari setiap danau melambangkan kepribadian dan tingkat kemarahan arwah-arwah tersebut.

Danau Kelimutu menjadi salah satu tempat wisata yang terkenal di Indonesia karena keindahannya yang unik dan misterius. Selain itu, kompleks danau ini juga merupakan cagar alam yang dilindungi pemerintah Indonesia untuk memastikan keberlangsungan dan kelestarian alam danau serta habitat di sekitarnya.

Burung Arwah Garugiwa

Burung Garugiwa [Ron Knight/Flickr]
Burung Garugiwa (sumber: Ron Knight/Flickr)

Mitos cukup kental yang diyakini masyarakat sekitar hingga kini adalah soal burung penjaga arwah. Menurut kepercayaan masyarakat setempat, burung arwah adalah sosok yang menghubungkan antara gerbang gaib dan gerbang dunia nyata.

Tak sedikit orang yang akan merasakan aroma mistis ketika masuk ke kawasan tersebut. Itu tandanya, ia telah memasuki gerbang gaib.

Burung-burung tersebut juga diyakini memiliki kekuatan magis dengan suaranya yang khas lagi membuat merinding.

Orang Ende meyakini, jika seseorang meninggal, maka rohnya akan diantar oleh burung-burung tersebut ke danau yang sesuai dengan kehidupannya semasa hidup. Misalnya, roh orang yang hidupnya penuh dengan kemarahan akan diantar ke danau berair merah, begitu seterusnya.

baca juga

Pengantar Roh Orang Mati

Pesona Danau Kelimutu. [Deden Heryana/Flickr]
Pesona Danau Kelimutu. (sumber: Deden Heryana/Flickr)

Manusia Lembah menjelaskan, masyarakat setempat meyakini bahwa jika ada orang yang mempermalukan atau mengganggu keadaan danau Kelimutu, maka burung penjaga arwah tersebut akan mengamuk dan mengirimkan kutukan kepadanya.

Oleh karena itu, orang-orang di sekitar Danau Kelimutu sangat menghormati mitos dan kepercayaan itu, serta menganjurkan para pengunjung untuk tetap menjaga kebersihan dan kerapihan area sekitar danau sebagai tanda penghormatan kepada para roh yang tinggal di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lebih Angker dari Segitiga Bermuda! Ini 5 Perairan Paling Mematikan di Indonesia

Lebih Angker dari Segitiga Bermuda! Ini 5 Perairan Paling Mematikan di Indonesia

Poptren | Kamis, 09 Maret 2023 | 19:48 WIB

Geger Soal Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas! Yuk, Kenali dan Jaga Ragam Jenis Burung Endemik di Kawasan Tersebut

Geger Soal Kerusakan Lingkungan di Ranca Upas! Yuk, Kenali dan Jaga Ragam Jenis Burung Endemik di Kawasan Tersebut

Poptren | Kamis, 09 Maret 2023 | 17:39 WIB

5 Film Tentang Bencana Alam, Nomor 4 Bikin Haru dan Menangis

5 Film Tentang Bencana Alam, Nomor 4 Bikin Haru dan Menangis

Poptren | Kamis, 09 Maret 2023 | 15:30 WIB

Misteri Kampung Janda di Bogor, Umur 17 Tahun Udah Kawin 2 Kali

Misteri Kampung Janda di Bogor, Umur 17 Tahun Udah Kawin 2 Kali

Poptren | Kamis, 09 Maret 2023 | 14:33 WIB

Terkini

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Taruh Nyawa di Selat Perbatasan, Wanita Ini Sukses Ubah Nasib Ratusan Ibu-Ibu di Sebatik

Bri | Sabtu, 12 September 2026 | 00:00 WIB

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Ratusan Warga Carita Gelar Doa Bersama, Berharap 5 Jurnalis dan 3 Kru Kapal Segera Ditemukan

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:55 WIB

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Doa untuk 5 Jurnalis Hilang Mengalir di Tangsel, Wawali Pilar Siap Bantu Maksimal

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:45 WIB

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Temuan Pelampung Dicurigai Bukan Milik Kapal 5 Jurnalis, Pemilik Ungkap Perbedaannya

Banten | Jum'at, 11 September 2026 | 23:38 WIB

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

CIP Award 2026, Wadah PTBA Ubah Gagasan Jadi Solusi Nyata

Sumsel | Jum'at, 11 September 2026 | 21:50 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

×