Cukai dan Pajak, Apa sih Bedanya ?

Poptren

Kamis, 30 Maret 2023 | 14:05 WIB
Cukai dan Pajak, Apa sih Bedanya ?
Ilustrasi pajak (Freepik)

Poptren.suara.com - Pajak dan cukai seringkali membingungkan masyarakat, sehingga tidak heran muncul pertanyaan, samakah pajak dan cukai ? Pajak dan cukai keduanya merupakan bentuk pungutan negara yang pastinya memilki perbedaan. Dilihat dari sudut pandang pengertian, pajak adalah bentuk kontribusi wajib kepada negara, baik perseorangan ataupun badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang.

Badan yang bersifat memaksa berdasarkan undang-undang pun tidak mendapatkan imbalan secara langsung. Sedangkan cukai merupakan pungutan negara yang dikenakan terhadap barang-barang tertentu yang sifat atau karakteristiknya ditetapkan dalam Undang-undang tentang cukai. Dengan kata lain, cukai dipungut atas barang-barang dengan karakteristik tertentu, atau disebut barang kenai cukai.

Pajak digunakan negara untuk kemakmuran rakyat, sedangkain cukai dipungut berdasarkan objek wajib pajak yang cakupannya secara umum lebih luas. Jenis barang maupun objek pajak yang kena cukai adalah barang yang mempunyai sifat atau karakteristik seperti konsumsi dan peredarannya perlu diawasi. Selain itu, apakah pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat atau lingkungan, atau pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan.

Barang-barang yang kena cukai contohnya etil alkohol atau etanol, minuman mengandung etinol, produk hasil tembakau seperti rokok daun, cerutu, tembakau iris, serta hasil olahan tembakau lainnya, namun dengan catatan tidak mengindahkan bahan yang digunakan ke dalam proses pembuatan.

Sedangkan pungutan pajak meliputi Pajak Penghasilan (PPh), Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM), Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Pajak Daerah, dan Bea Materai. Pajak dan cukai sama-sama bertujuan sebagai pengendali konsumsi.

Kenapa disebut sebagai pengendali konsumsi ? Karena jika barang kena cukai dikonsumsi secara berlebihan, tidak menutup kemungkinan masyarakat akan mendapatkan pengaruh negatif, baii kesehatan ataupun lingkungan. Tujuan lainnya adalah untuk mengoreksi masyarakat.

Mengoreksi masyarakat maksudnya adalah masyarakat diberi pilihan untuk membeli barang dengan harga termasuk cukai atau tidak jadi beli. Dengan begitu diharapkan bisa mengurangi keterjangkauan masyarakat menjadi  konsumtif, termasuk anak-anak.

Dikutip dari laman Direktoran Jenderal Pajak (DJP) pajak memiliki empat fungsi. Disana juga tertulis bahwa pajak merupakan sumber pendapatan negara yng digunakan untuk membiayai semua pengeluaran negara. Dikatakan ada empat fungsi, dimana fungsi pertama adalah fungsi anggaran. Artinya pajak berfungsi untuk membiayai pengeluaran-pengeluaran negara, sekaligus sumber pendapatan negara.

Fungsi lainnya yaitu mengatur. Artinya pemerintah melalui kebijaksanaan pajak dapat  mengatur pertumbuhan ekonomi. Sedangkan fungsi lainnya adalah stabulitas. Maksudnya ialah dengan pajak, pemerintah memiliki sumber dana untuk menjalankan kebijakan yang berhubungan dengan stabilitas harga sehingga inflasi dapat dikendalikan.

baca juga

Fugsi selanjutnya adalah fungsi redistribusi pendapatan. Maksudnya adalah pajak yang sudah dipungut oleh negara akan digunakan untuk membiayai semua kepentingan umum, seperti pembangunan fasilitas hingga kesempatan lapangan pekerjaan.

Apabila dilihat sebagai lembaga pemungut, cukai dikelola oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan. Sedangkan pajak dipungut oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Adapun pada tataran pemerintah pusat, lembaga pemungut pajak adalah Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan.

Pajak yang dipungut oleh pemerintah pusat seperti Pajak Penghasilan dan Pajak Pertambahan Nilai. Sedangkan, contoh pajak yang disetor ke pemerintah daerah adalah Pajak Bumi dan Bangunan.

Jika dilihat dari sudut pengambilan sistem pemungutan, cukai dilakukan oleh pemerintah sehingga tidak perlu dilaporkan karena langsung dibebankan atas produknya. Sedangkan pajak setiap wajib pajak, baik orang pribadi maupun badan, harus membayarkan tagihan pajaknya dan wajib pajak wajib melaporkan penghasilan yang menjadi objek pajak melalui surat pemberitahuan tahunan (SPT).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menahun Tak Lapor SPT Pajak, Siap-Siap Tanggung Risiko Ini...

Menahun Tak Lapor SPT Pajak, Siap-Siap Tanggung Risiko Ini...

Poptren | Senin, 06 Maret 2023 | 15:12 WIB

Ragam Istilah Pajak Dalam Lembaran STNK, Sudah Tahu ?

Ragam Istilah Pajak Dalam Lembaran STNK, Sudah Tahu ?

Poptren | Rabu, 08 Februari 2023 | 07:42 WIB

Alamat KTP dan STNK tidak Sama, Lantas Bisakah Membayar Pajak Kendaraan Bermotor ?

Alamat KTP dan STNK tidak Sama, Lantas Bisakah Membayar Pajak Kendaraan Bermotor ?

Poptren | Kamis, 01 Desember 2022 | 14:45 WIB

Terkini

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

Menanti Kepulangan Jurnalis yang Hilang Saat Meliput Anak Krakatau, PFI Gelar Doa Bersama

News | Jum'at, 11 September 2026 | 22:36 WIB

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Shin Tae-yong Bawa Senjata Baru Lawan Persib, Ivan Mamut Siap Debut di El Clasico

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 22:02 WIB

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

Hari Keempat, SAR Sisir Pulau Terdekat Anak Krakatau Cari 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:33 WIB

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

Mengetuk Pintu Langit, Taburan Doa Menggema di Hari Ke-4 Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda

News | Jum'at, 11 September 2026 | 21:20 WIB

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Gabung Floor Inc, Cecil Yang Kawinkan Musik, Fashion dan Kecantikan Jadi Satu

Entertainment | Jum'at, 11 September 2026 | 20:52 WIB

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor

Bogor | Jum'at, 11 September 2026 | 20:48 WIB

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

Kajian KPK: Biaya Pilgub Tembus Rp100 Miliar, 65 Persen Kepala Daerah Siap 'Layani' Donatur

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:45 WIB

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

Pengasuh Pesantren di Pati Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:39 WIB

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

70 Tahun Asuransi Astra, Inovasi myGarda Sampai Derek Hydraulic Flatbed Jaga Kepercayaan Pelanggan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 20:35 WIB

×