Diskar PB Kota Bandung Sebut Kebakaran Pabrik Triplek Kemarin Nihil Korban Jiwa Hanya 1 Petugas Dilarikan ke RS

Purwasuka

Kamis, 27 Oktober 2022 | 11:17 WIB
Diskar PB Kota Bandung Sebut Kebakaran Pabrik Triplek Kemarin Nihil Korban Jiwa Hanya 1 Petugas Dilarikan ke RS
Kebakaran pabrik triplek di Kota Bandung mengakibatkan 1 petugas dilarikan ke rumah sakit. (*/Humas Pemkot Bandung/)

PURWASUKA- Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Gun Gun Sumaryana mengatakan, meskipun kebakaran pabrik triplek di Jalan Soekarno Hatta No. 505 Kota Bandung tidak menelan korban jiwa. 

Namun, kebakaran pabrik triplek kemarin membuat 1 petugas Diskar PB Kota Bandung terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena terlalu banyak menghirup asap kebakaran.

“Satu (1) orang anggota Diskar PB Kota Bandung dari pleton 2 dilariakan ke rumah sakit, karena kekurangan oksigen. Personil tersebut dilarikan ke rumah sakit karena banyak menghirup asap ditambah usianya tergolong sudah berumur, tetapi punya semangat tinggi dalam menjalankan tugas,” tutur Gun Gun Sumaryana, Bandung, Kamis, 27 Oktober 2022. 

Satu petugas Diskar PB Kota Bandung dilarikan ke rumah sakit saat hari pertama pemadaman kebakaran pabrik triplek. 

“Hanya 1 orang saja yang dilarikan ke rumah sakit, dua personil lainnya hanya mengantarkan, itu terjadi di hari pertama,” ucap dia.

Hal tersebut bisa terjadi karena kondisi kemarin memang cukup ekstrem, asapnya sangat banyak. Sehingga sangat berpengaruh terhadap kondisi tubuh dari petugas pemadam kebakaran, terutama untuk usia yang tergolong tua. 

“Namun sejauh ini kondisi petugas yang dilarikan ke rumah sakit tersebut sudah membaik,” ujar dia. 

Penyebab Lama dan Sulitnya Pemadaman Api 

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait penyebab lama dan sulitnya pemadaman kebakaran pabrik triplek di Jalan Soekarno Hatta No. 505 Kota Bandung yang baru berhasil dipadamkan pada Rabu 26 Oktober 2022 pagi setelah hangus dilahap si jago merah selama lebih dari 37 jam.

baca juga

Salah satu penyebab lamanya proses pemadamam kebakaran di pabrik triplek kemarin  yakni, karena kondisi pabrik tergolong multi block, banyak bahan mudah terbakar. 

Seperti bahan-bahan konduktor diantaranya; lem dan kardus.Bahkan, gudang triplek yang berukuran 2.000 meter² hampir 70 persen terisi bahan multi block, penuh sampai atap.

“Jadi membuat apinya itu awet. Kadang-kadang lapisan atasnya sudah padam, tapi lapisan bawahnya belum. Akibatnya api di pabrik triplek bisa menyala kembali,” kata dia. 

Oleh sebab itu kata dia, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung terus menyuplai air karena jika terlambat didinginkan, lapisan bawah yang masih panas itu akan menjadi api lagi.

Ia menambahkan, saat awal kejadian, pleton 2 yang ada di markas komando dan para UPT diturunkan karena kebakaran kali ini cukup sulit dipadamkan. 

“Kalau kebakaran biasa, biasanya cukup UPT yang turun. Jadi kita bagi, ada yang jaga di kantor, ada yang turun ke lapangan. Tiap UPT kita bagi dua regu. Ketika teman-teman mulai kelelahan, diganti dengan yang baru,” tambah dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjelasan Diskar PB Kota Bandung terkait Sulitnya Pemadaman di Pabrik Triplek

Penjelasan Diskar PB Kota Bandung terkait Sulitnya Pemadaman di Pabrik Triplek

Purwasuka | Kamis, 27 Oktober 2022 | 10:35 WIB

Membara Selama 39 Jam, Petugas Damkar Akhirnya Bisa Padamkan Kebakaran Gudang Triplek di Bandung

Membara Selama 39 Jam, Petugas Damkar Akhirnya Bisa Padamkan Kebakaran Gudang Triplek di Bandung

Purwasuka | Rabu, 26 Oktober 2022 | 13:00 WIB

Rumah Sakit di Kota Bandung Wajib Melaporkan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Dinkes

Rumah Sakit di Kota Bandung Wajib Melaporkan Kasus Gagal Ginjal Akut ke Dinkes

Purwasuka | Senin, 24 Oktober 2022 | 18:59 WIB

Pemkot Bandung Bakal Kawal Peredaran Obat Sirup Bahaya di Kota Bandung

Pemkot Bandung Bakal Kawal Peredaran Obat Sirup Bahaya di Kota Bandung

Purwasuka | Senin, 24 Oktober 2022 | 17:58 WIB

Pemkot Bandung Kucurkan Rp500 Juta untuk Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Pemkot Bandung Kucurkan Rp500 Juta untuk Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Purwasuka | Minggu, 23 Oktober 2022 | 17:34 WIB

2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana

2 Kecamatan di Kota Bandung Bakal Jadi Kampung Siaga Bencana

Purwasuka | Minggu, 23 Oktober 2022 | 15:11 WIB

Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000

Wow, Angka Pengangguran Naik di Kota Bandung hingga Tembus 153.000

Purwasuka | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 12:25 WIB

4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung

4.000 Lowongan Pekerjaan Bakal Dibuka di Job Fair Disnaker Kota Bandung

Purwasuka | Jum'at, 21 Oktober 2022 | 10:15 WIB

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal

Kasus Gagal Ginjal Akut Pada Anak, Dinkes Bandung Minta Orang Tua Jeli terhadap Gejala Awal

Purwasuka | Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:19 WIB

Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak

Marak Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal, Dinkes Bandung Larang Nakes dan Faskes Beri Obat Cair ke Pasien Anak

Purwasuka | Kamis, 20 Oktober 2022 | 09:33 WIB

Terkini

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

Minta Doa Sebelum Dakwaan Dibacakan, Gus Yaqut: Semua yang Baik Akan Kelihatan

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:04 WIB

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Gempar! Pasar Balangan Sleman Mendadak Ramai, Penampilan Jathilan Jadi Magnet Warga

Jogja | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Usaha Mencintai Hidup: Belajar Bangkit Ketika Hidup Tak Lagi Seperti Dulu

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:00 WIB

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Izin Tambang Galian C di Luwu Disorot: Warga Tak Dilibatkan, DPRD Turun Tangan

Sulsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Rupiah Melempem, Dolar AS Naik ke Level Rp17.801

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:55 WIB

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

Intip Harta Kekayaan Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI Baru Pilihan Prabowo

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53 WIB

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

India Remehkan Indonesia, Turunkan Skuat Pelapis di FIFA ASEAN Cup 2026 Karena Alasan Ini

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:50 WIB

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

Ayah di Jakarta Perkosa Anak Kandung Selama 4 Tahun, Terkuak Usai Korban Lapor Guru BK

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49 WIB

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

5 Serum untuk Memperbaiki Skin Barrier yang Rusak, Lengkap dengan Kandungan dan Review

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:46 WIB

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo

Bola | Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:45 WIB

×