Relokasi Warga Karangligar Karawang Jadi Solusi Atasi Banjir Kambuhan

Purwasuka

Selasa, 06 Desember 2022 | 15:46 WIB
Relokasi Warga Karangligar Karawang Jadi Solusi Atasi Banjir Kambuhan
Banjir menerjang Desa Mekarmulya, Kecamatan Teluk Jambe Barat, Kabupaten Karawang. (Antara)

PURWASUKA - Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Kabupaten Karawang menjadi daerah yang kerap dilanda banjir akibt luapan Sungai Cibeet. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten Karawang memberikan solusi relokasi warga desa tersebut agar tidak kembali menjadi korban banjir.

Hal ini disampaikan Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana. Dia menerangkan, berdasarkan kajian pakar bahwa solusi satu-satunya yakni merelokasi warga desa ke tempat lain.

"Solusi yang bisa kami berikan adalah relokasi, sesuai dengan hasil rekomendasi kajian dari ITB," ucapnya, Selasa (6/12/2022).

Cellica menerangkan, wilayah tersebut kerap menjadi langganan bencana banjir. Bahkan dalam setahun Desa Karangligar sering diterjang banjir lebih dari satu kali.

Sedangkan terkait dengan relokasi warga, pihaknya menerangkan bahwa hal tersebut hanya bersifat solusi saja. Sedangkan terkait dengan keputusannya, Cellica mengaku akan kembali dikomunikasikan dengan masyarakat yang terdampak.

Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Citarum dan hearing dengan Komisi V DPR RI perihal penatalaksanaan pemasangan bronjong Sungai Cibeet.

Pemasangan bronjong sungai itu kini sedang tahap lelang dengan menggunakan pendanaan multi years sebagai salah satu solusi untuk penanganan Sungai Cibeet

Di antara daerah yang terdampak luapan air sungai ini ialah Desa Karangligar, Desa Mekarmulya, Kelurahan Tanjungmekar dan Kelurahan Karawang Kulon.

"Saya sudah mengintruksikan BPBD Karawang segera melakukan penanganan dan mitigasi dengan mengevakuasi warga maupun menyalurkan bantuan," kata Cellica melansir dari Antara.

baca juga

Di Desa Karangligar, kepala desa setempat juga telah mendirikan dapur umum di kantor desa untuk melayani masyarakat.

Kebutuhan yang diperlukan dan tengah didistribusikan ialah tenda pengungsian, logistik, kebutuhan bayi dan obat-obatan.

"Kepada warga Karawang agar tetap waspada. Ikuti arahan yang diberikan oleh BPBD maupun tim rescue. Bila ada hal yang diperlukan segera berkoordinasi dengan aparat setempat," pungkas Cellica.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kabupaten Subang Masuk Daerah Rawan Bencana Alam, Wabup Ingatkan Hal Ini

Kabupaten Subang Masuk Daerah Rawan Bencana Alam, Wabup Ingatkan Hal Ini

Purwasuka | Selasa, 06 Desember 2022 | 14:58 WIB

Banjir Rob di Marunda dan Pluit, BPBD DKI: 4 RT Terdampak

Banjir Rob di Marunda dan Pluit, BPBD DKI: 4 RT Terdampak

Jakarta | Selasa, 06 Desember 2022 | 13:27 WIB

Nama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Muncul Dalam Sidang Kasus Penipuan Mantan Ketua DPRD Jabar

Nama Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana Muncul Dalam Sidang Kasus Penipuan Mantan Ketua DPRD Jabar

Purwasuka | Selasa, 06 Desember 2022 | 12:46 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Dulu Bela Timnas dan Sriwijaya FC, Kini M Nasuha Ditargetkan Bawa Sumsel United ke Liga 1

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:36 WIB

Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi

Dugaan Mafia Solar di Sumsel Belum Reda, 21 Ton BBM Ilegal Kini Terbongkar di Sungai Musi

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:26 WIB

UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun

UI Luncurkan Aplikasi MAKA, Media Belajar Berbasis Gamifikasi untuk Anak Usia 3-8 Tahun

Lifestyle | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:22 WIB

PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW

PGE Bor Sumur Baru PLTP Lumut Balai di Muara Enim, Kejar Tambahan Listrik 55 MW

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:07 WIB

KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim

KPK Panggil Ibu Rumah Tangga Jadi Saksi Kasus Suap Audit BPK Muara Enim

Sumsel | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:57 WIB

Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing

Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing

Riau | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:51 WIB

Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan

Lolos dari Jeratan Kasus SDN Kuranji, Laporan Terhadap Walikota Serang Budi Resmi Dihentikan

Banten | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:47 WIB

Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri

Viral Kapal Tongkang Buang Material di Bojonegara, DKP Banten Curiga Itu Limbah Industri

Banten | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:37 WIB

×