PURWASUKA - Pasca kedatangan Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu ke Pujasera, Kabupaten Subang berdampak pada penjualan mainan lato-lato.
Seorang pedagang lato-lato, Ucok mengatakan, setelah Presiden Jokowi bermain lato-lato penjualan mainan ini meningkat drastis. Bahkan, dalam sehari dirinya bisa menjual lato-lato hingga 40 buah.
Sambungnya, padahal sebelumnya meski mainan ini sempat viral namun penjualannya terbilang biasa saja. Hanya 10-15 buah lato-lato yang terjual setiap harinya.
"Sekarang rata-rata 30 setiap harinya, kadang 40 buah. Paling banyak 50, itu waktu malam tahun baru," katanya, Rabu (4/1/2023).
Pria asal Palimanan, Kabupaten Cirebon ini mengatakan, penjual mainan lato-lato di Jalan Soeprapto atau Pujasera Subang berjumlah sekitar 30 orang.
Akan tetapi dirinya mengaku setelah Presiden Jokowi bermain lato-lato, para pedagang pun mulai meraup cuan karena penjualannya menigkat sampai 100 persen.
"Belum lama, pas ramai kita baru dagang. Biasanya dagang mainan keliling, kalau ada hajatan atau hiburan," ucapnya.
Meski mengalami peningkatan penjualan lato-lato, namun Ucok enggan menyebutkan keuntungan yang diraupnya dari penjualan mainan ini.
Akan tetapi, diakuinya dia harus berbelanja lato-lato senilai Rp1 juta bisa ludes dalam waktu 3 hari.
"Kita gak belanja sekalian ya, nyicil aja. Kalau mau habis kita belanja lagi. Biasanya Rp1 juta bisa habis 3 hari malah pernah sehari," pungkasnya mengutip dari Tintahijau.com.