Pengusaha Diajak DLH Karawang Ubah Sampah Jadi Energi Terbarukan

Purwasuka

Sabtu, 21 Januari 2023 | 15:36 WIB
Pengusaha Diajak DLH Karawang Ubah Sampah Jadi Energi Terbarukan
Ilustrasi pengangkutan sampah. (Istimewa)

PURWASUKA - Sampah menjadi salah satu persoalan yang belum beres di Kabupaten Karawang. Mengingat, dalam satu hari produksi sampah di Karawang mencapai 1.200 ton.

Kepala Bidang Kebersihan, Pengelolahan Sampah dan Limbah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang, Guruh Sapta mengatakan, sampah yang dihasilkan oleh setiap orang di Karawang mencapai 0,5 kilogram.

“Jumlah penduduk Karawang saat ini 2,4 juta jiwa, sampahnya ada sekitar 1.200 ton per hari. Sumbernya berasal dari rumah tangga, industri dan ragam kegiatan,” ucapnya pada Jumat (20/1/2023).

Tingginya produksi sampah ini membuat DLH kelabakan. Ditambah lagi dengan kurangnya sarana dan prasaran saat ini, pengangkutan sampah hanya bisa berjalan di 17 kecamatan.

“Melihat kebutuhan, harusnya Karawang punya 300 mobil truk. Tapi saat ini kami hanya memiliki 72 truk, itu pun 20 mobil milik rental,” katanya.

Untuk mengakali kekurangan tersebut, sampah akan disaring dahulu di tempat pembuangan sampah sementara (TPSS), bank sampah, TPS3R (Reduce, Reuse, Recycle) dan tempat pengolahan sampah terpadu (TPST) sebelum akhirnya diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA)

Guruh mengatakan, tingginya produksi sampah di wilayahnya bisa menjadi keuntungan apabila diolah menjadi energi yang terbarukan semisal listrik, gas metan, filorisis, briket, RDP (pengganti batu bara) dan sebagainya.

“Sampai saat ini kita masih pakai sistem open dumping, sampahnya ditaruh di TPA (belum ada pengolahanan). Butuh biaya besar kalau mau diolah, karena teknologi tidak gratis,” terangnya.

Dia berharap ada investor yang peduli terhadap pengelolaan sampah di Karawang menjadi sumber energi.

baca juga

“Kami harap ada investor yang masuk ke pemerintahan Karawang dan mau bekerjasama dengan kami dalam pengolahan sampah,” katanya mengutip dari Tvberita.co.id.

Kendati TPA diberi jatah 20 hektar berdasarkan Perda Lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B) Karawang, baginya belum cukup mengatasi permasalahan sampah.

Penanganan sampah, kata dia, bukan hanya soal ketersediaan lahan, melainkan cara pengelolaannya.

“Di LP2B, TPA dikasih jatah 20 hektar. Tapi kita yang 20 hektar akan habis kalau gak diolah. Sekarang aja kita punya 9 hektar, cukup kalau sampahnya diolah, gausah nambah tanah dan ganggu lahan pertanian lagi,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SIM Keliling Karawang Hari Ini Ada Disini, Buruan Cek Syaratnya!

SIM Keliling Karawang Hari Ini Ada Disini, Buruan Cek Syaratnya!

Purwasuka | Sabtu, 21 Januari 2023 | 07:57 WIB

Dari CES 2023: Afeela EV, Mobil Listrik Teknologi Mutakhir Karya Kolaborasi Sony dan Honda

Dari CES 2023: Afeela EV, Mobil Listrik Teknologi Mutakhir Karya Kolaborasi Sony dan Honda

Otomotif | Jum'at, 20 Januari 2023 | 20:28 WIB

Bentrokan Maut Pekerja di PT GNI, Anggota DPR: Pemerintah Lembek ke Investor China Tapi Keras ke Pekerja Lokal

Bentrokan Maut Pekerja di PT GNI, Anggota DPR: Pemerintah Lembek ke Investor China Tapi Keras ke Pekerja Lokal

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 11:36 WIB

Terkini

Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang

Jadwal Perempat Final VNL Putri 2026, 22-23 Juli: Brasil Hadapi Jepang

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:52 WIB

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

Wali Kota Muslim New York Zohran Mamdani Batal Tangkap Benjamin Netanyahu, Kenapa?

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:48 WIB

Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya

Kenapa 23 Juli Diperingati sebagai Hari Anak Nasional? Begini Sejarahnya

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:48 WIB

Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini

Sudaryono Jadi Kepala BGN yang Baru, Dilantik Sore Ini

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:45 WIB

9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan

9 Jam Tangan Pintar Anti Air untuk Aktivitas Outdoor yang Murah, Mulai Rp200 Ribuan

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:44 WIB

Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026

Apple Naikkan Harga Langganan iCloud Plus di Indonesia Mulai Juli 2026

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:44 WIB

25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

25 Link Poster Ucapan Hari Anak Nasional 2026, Desain Menarik untuk Dibagikan ke Medsos

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:43 WIB

DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan

DJP Bisa Intip Rekening Warga, Purbaya: Coretax Lebih Mengerikan

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:40 WIB

Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN

Nanik S Deyang Mundur, Puan Maharani Buka Suara Soal Isu Sudaryono Jadi Bos Baru BGN

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:40 WIB

Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?

Cuti dan Privasi Karyawan: Sejauh Mana Perusahaan Berhak Bertanya?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 12:40 WIB

×