Pungli Marak di Sekolah, GGMH Indonesia Mempertanyakan Kinerja Disdik dan Gubernur Jawa Barat

Purwasuka

Senin, 13 Februari 2023 | 17:48 WIB
Pungli Marak di Sekolah, GGMH Indonesia Mempertanyakan Kinerja Disdik dan Gubernur Jawa Barat
Koordinator GGMH Indonesia, Torkis Parlaungan Siregar (tengah). (*/Fitri Rachmawati/)

PURWASUKA– Gerakan Ganyang Mafia Hukum alias GGMH melakukan aksi demonstrasi di depan kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat, Jalan Dr Rajiman No.6 Pasir Kaliki, Cicendo, Bandung, Senin 13 Februari 2023. 

Dalam aksinya, GGMH Indonesia menyuarakan soal pungutan liar alias pungli yang masih marak di sekolah-sekolah di Jawa Barat.

Termasuk menyoroti penahanan ijazah yang banyak dilakukan sekolah, hingga kinerja Disdik Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil yang dinilai abai alias melakukan pembiaran atas pungli dan penahaan penahanan ijazah tersebut.

“Pejabat Disdik Jawa Barat dan Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) seolah-olah mendiamkan atau membiarkan (pungli yang marak di sekolah), ada apa,” keluh Koordinator GGMH Indonesia, Torkis Parlaungan Siregar, Bandung, Senin 13 Februari 2023.

Sungguh ironi kata Torkis Parlaungan Siregar, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang kerap menyebutkan pendidikan gratis di sekolah negeri dan bebas pungutan terhadap peserta didik.

Namun realitas di lapangan pungutan liar dari dan penahanan ijazah dari tahun ke tahun masih marak dilakukan oleh sekolah. 

“Realitas di lapangan tidak sesuai dengan janji manis. Praktik pungutan liar, memungut uang ke peserta didik dari tahun ke tahun bahkan penahanan ijazah terus berlangsung. Seolah pejabat disdik, bahkan Pak Gubernur Jabar tidak berdaya menghentikannya, pembiaran realitas ini seolah dianggap tidak ada masalah,” kata dia.

Seperti yang terjadi di Kabupaten Cianjur, pungutan liar dengan dalih uang perpisahan sebesar Rp150.000 setiap peserta didik yang lulus di SMKN 2 Cilaku, Cianjur seolah dilegalkan.

“Sehingga peserta didik yang belum atau tidak bayar uang tersebut,  ijazah aslinya tidak akan diberikan atau ditahan oleh pejabat sekolah, kepala sekolah SMKN 2 Cilaku, Cianjur,” ucap dia sambil menunjukkan bukti pungutan liar yang terjadi di SMKN 2  Cilaku Cianjur. 

baca juga

Banyaknya peserta didik yang ditahan ijazahnya oleh pihak SMKN 2 Cilaku, Cianjur mengindikasikan fungsi pengawasan dan control Dinas Pendidikan Jabar, bahkan Gubernur Jabar yang tidak jalan alias mandeg. 

“Patut diduga sebagai pembiaran atau kepala sekolah yang kebal hukum. Penahanan ijazah peserta didik terlebih lagi di daerah bencana seperti di SMKN 2 Cilaku, Cianjur oleh pihak kepala sekolah adalah pelanggaran konstitusi dan tidak manusiawi. Apakah dibenarkan secara konstitusi dan hukum menahan ijazah siswa yang sudah lulus di sekolah negeri,” ujar dia. 

Padahal tambah dia, setiap sekolah sudah mendapatkan dana bos miliaran rupiah. Satu diantaranya SMKN termasuk SMKN 2 Cilaku, Cianjur.

“Penggelontoran dana bos miliaran rupiah patut diduga penggunanya tidaklah transparan, diragukan akuntabilitasnya yang harusnya diaudit, akurat, bukti fisik, kuitansi-kuitansi jelas dan benar, belum lagi permainan proyek setiap tahun di lingkungan internal Dinas Pendidikan  Jabar,” ucap dia. 

Ia menambahkan, sektor pendidikan baik nasional maupun di daerah (di Jawa Barat) selalu dialokasikan paling besar. 

“Dalam APBN dan APBD, anggaran sektor pendidikan tidak kurang 20 persen. Jumlahnya yang fantastis, itu amanat konstitusi kita,” tambah dia. *** 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dapat Laporan Pungli Beasiswa Pendidikan, Bupati Karawang Cellica Langsung Turun Tangan

Dapat Laporan Pungli Beasiswa Pendidikan, Bupati Karawang Cellica Langsung Turun Tangan

Purwasuka | Jum'at, 13 Januari 2023 | 08:50 WIB

Dinilai Bawa Manfaat, Dinas Pendidikan Purwakarta Tak Larang Anak Bawa Lato-lato ke Sekolah

Dinilai Bawa Manfaat, Dinas Pendidikan Purwakarta Tak Larang Anak Bawa Lato-lato ke Sekolah

Purwasuka | Minggu, 08 Januari 2023 | 17:03 WIB

Banyak Bangunan Sekolah Rusak, Anggota DPR RI Syaiful Huda Dorong Pemkab Karawang Prioritaskan Sektor Pendidikan

Banyak Bangunan Sekolah Rusak, Anggota DPR RI Syaiful Huda Dorong Pemkab Karawang Prioritaskan Sektor Pendidikan

Purwasuka | Rabu, 14 September 2022 | 13:20 WIB

FWP Jabar Kolaborasi Program Kerja Untuk Kemajuan Dunia Pendidikan

FWP Jabar Kolaborasi Program Kerja Untuk Kemajuan Dunia Pendidikan

Purwasuka | Senin, 08 Agustus 2022 | 09:00 WIB

Terkini

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:24 WIB

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:22 WIB

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar

Lifestyle | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:20 WIB

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi

Surakarta | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:19 WIB

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran

Jawa Tengah | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:13 WIB

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis

Otomotif | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:10 WIB

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka

Bola | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:09 WIB

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya

Jogja | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06 WIB

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata

News | Kamis, 23 Juli 2026 | 20:04 WIB

×