NGERI, Cincin Nyangkut di Alat Vital Pria Cilacap Dievakuasi Pakai Gerinda

Purwokerto

Jum'at, 01 Juli 2022 | 10:18 WIB
NGERI, Cincin Nyangkut di Alat Vital Pria Cilacap Dievakuasi Pakai Gerinda
suara.com

PURWOKERTO.SUARA.COM, CILACAP- Publik dihebohkan dengan peristiwa langka di Cilacap. Bagaimana tidak, seorang pria di wilayah barat Cilacap itu "anunya" terjepit cincin.

Tragisnya, cincin yang melingkar di kemaluan pria itu susah dilepas. 

Warga sampai meminta bantuan Pemadam Kebakaran (Damkar) Posko Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, Selasa (28/6/2022) untuk membantu melepaskan cincin dari barang berharga milik pria itu. 

Korban sempat pasrah karena sudah empat hari cincin itu tersangkut di alat kemaluannya. Bahkan, korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit.

Saat dibawa ke RSUD Majenang, pihak rumah sakit tidak sanggup menangani kasus langka itu. Hingga keluarga disarankan ke RS yang lebih besar lagi di Purwokerto atau Cilacap.

"Terus adik korban inisiatif sendiri melapor ke damkar," tuturnya seperti dikutip dari suara.com

Ini menjadi misi berat bagi Slamet Riyanto, petugas Damkar. Ia yang seharusnya bertugas memadamkan api, kali ini mendapat laporan untuk melepas cincin yang tersangkut di alat kemaluan warga. 

Ini bukan pekerjaan mudah tentunya. Pasalnya ia harus melepas cincin yang menyangkut di bagian vital seseorang. Bagian yang mestinya tak boleh dilihat, apalagi disentuh oleh sembarang orang. 

"Prosesnya kita mengalami kesulitan karena itu kan sensitif sekali ya. Jadi kita harus pakai peralatan yang kita miliki," katanya, Kamis (30/6/2022).

baca juga

Pakai Gerinda

Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Awalnya proses evakuasi menggunakan gerinda manual. Namun gagal karena cincin yang terbuat dari bahan stainless steel itu ada dua lapis.

"Pertama kita gunakan pakai gerinda manual tapi susah. Karena cincinnya lapis dua. Ketebalannya 1 milimeter. Baru kita akhirnya gunakan gerinda mesin," katanya.

Proses pelepasan cincin itu pun memakan waktu sekitar satu jam. Petugas harus ekstra sabar karena korban sesekali merasa sakit. Saat kondisi demikian,  petugas damkar harus berhenti sejenak sampai korban tidak sakit.

"Kalau korban kesakitan berhenti dulu istirahat, kalau istirahat sudah cukup lanjut lagi. Kita tidak berani kasih air ke alat vitalnya karena sudah bengkak dan sedikit luka," jelasnya.

Kondisi korban juga sudah susah berjalan karena alat kemaluannya bengkak. Beruntung saat proses evakuasi,  kemaluan pria itu tidak ikut tegang. 

"Karena mungkin saking sakitnya atau bagaimana tidak tahu," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Cincin Nyangkut di Alat Vital Pria Cilacap, Rumah Sakit Angkat Tangan

Heboh Cincin Nyangkut di Alat Vital Pria Cilacap, Rumah Sakit Angkat Tangan

Purwokerto | Jum'at, 01 Juli 2022 | 09:57 WIB

Jokowi Mengunjungi Istana Vladmir Putin Setelah dari Ukraina, Ini Misi yang Dibawa

Jokowi Mengunjungi Istana Vladmir Putin Setelah dari Ukraina, Ini Misi yang Dibawa

Purwokerto | Jum'at, 01 Juli 2022 | 09:06 WIB

Kebumen International Expo Jaring Investasi Hingga Rp704 Miliar, Ini Daftar Investornya

Kebumen International Expo Jaring Investasi Hingga Rp704 Miliar, Ini Daftar Investornya

Purwokerto | Jum'at, 01 Juli 2022 | 08:56 WIB

Terkini

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

Etik Suryani Jalani Pemeriksaan Maraton, Tinggalkan Polresta Surakarta Jelang Pagi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:28 WIB

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

OTT KPK di Sukoharjo, Bupati Etik Suryani Diduga Peras Perangkat Daerah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:23 WIB

Usai Diperiksa Semalaman, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta

Usai Diperiksa Semalaman, Bupati Sukoharjo Dibawa KPK ke Jakarta

Surakarta | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:15 WIB

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Produk Murah China Terus Membanjiri RI, UMKM Dipaksa Bertahan di Tengah Gempuran

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:09 WIB

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

Kabar Duka, Anggota DPR RI Rachmat Gobel Meninggal Dunia

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

327 Emiten Belum Penuhi Free Float 15 Persen, Apa Penyebabnya?

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

Kekayaan Bupati Sukoharjo Etik Suryani yang Terciduk OTT KPK

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:06 WIB

Bukan Hanya SPPG Polri, Kejati Jateng Monitoring Seluruh Pengelola MBG

Bukan Hanya SPPG Polri, Kejati Jateng Monitoring Seluruh Pengelola MBG

Jawa Tengah | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:03 WIB

Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok

Ulasan Foufo: Kisah Persahabatan Alien Luar Angkasa dan Pengepul Rongsok

Your Say | Jum'at, 10 Juli 2026 | 08:00 WIB

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Prambanan Dipugar Bersama India, InJourney Bidik Lonjakan Wisatawan dan Dampak Ekonomi

Bisnis | Jum'at, 10 Juli 2026 | 07:58 WIB

×