Fakta Menarik Tentang Pelangi yang Jarang Diketahui

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 20 Oktober 2022 | 18:50 WIB
Fakta Menarik Tentang Pelangi yang Jarang Diketahui
Ilustrasi pelangi (unsplash)

PURWOKERTO.SUARA.COM Pelangi menjadi salah satu fenomena alam yang indah dan ditunggu kemunculannya. Fenomena ilmiah hasil daro pembiasan cahaya ini menciptakan spektrum warna. Warna-warna pelangi ternayta memiliki fakta yang mungkin belum banyak diketahui.

Fakta tentang warna pelangi ditemukan Isaac Newton yang menunjukan tujuh spektrum cahaya. Berikut beberapa fakta warna pelangi yang pelru diketahui:

1. Isaac Newton menjelaskan bagaimana pelangi terbentuk. Newton mengidentifikasi tujuh warna dari spektrum elektromagnetik yang terlihat dan membentuk cahaya putih secara keseluruhan. Ketujuh warna tersebut mencakup merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu.

Akronim ROY G BIV digunakan untuk mengingat warna-warna ini serta urutan penampilannya dengan mudah. Ini juga disebut sebagai VIBGYOR dalam urutan terbalik. Dalam Bahasa Indonesia warna pelangi sering disebut mejikuhibiniu.

2. Busur warna-warni yang terlihat di langit adalah pelangi yang membentuk fenomena optik. Pelangi tidak dapat disentuh atau dirasakan karena tidak memiliki keberadaan fisik.

Pelangi terdiri dari cahaya yang memantul dan menekuk. Pengamat tidak akan pernah bisa mencapai ujung pelangi karena pelangi bergerak seiring dengan pemandangan dan tidak memiliki posisi statis atau stasioner di langit.

3. Sebagian besar pelangi yang dilihat akan menjadi "pelangi primer", di mana warna merah dapat terlihat di tepi luar hingga ungu di tepi dalam.

4. Langit di dalam pelangi primer lebih terang daripada langit di luar busur. Hal ini dikarenakan karena jutaan tetesan yang dibutuhkan untuk membuat pelangi berbentuk bola dan tumpang tindih untuk menciptakan cahaya putih.

Namun di bagian tepi, cakram berwarna ini tidak tumpang tindih sehingga menampilkan warna masing-masing yang menghasilkan busur pelangi.

5. Seorang penyair epik Yunani bernama Homer, percaya bahwa pelangi hanya terbuat dari satu warna, yaitu ungu.

Sementara pada masa Renaisans, orang mengira pelangi memiliki empat warna, yaitu merah, biru, hijau, dan kuning. Sedangkan hingga saat ini, rata-rata orang China mengklaim bahwa pelangi hanya memiliki lima warna.

6. Moonbows adalah pelangi Bulan langka atau pelangi yang terjadi di malam hari ketika cahaya Bulan dipantulkan melalui tetesan hujan. Ini sama dengan busur pelangi, tetapi pengamat akan melihat semuanya berwarna putih.

7. Pelangi supernumerary atau pelangi susun merupakan fenomena yang jarang terjadi. Ini terdiri dari beberapa pelangi samar dengan pola pita warna pastel yang tidak biasa di sisi dalam pelangi primer.

Demikian fakta tentang pelangi yang jarang diketahui. Semoga bermanfaat. (iruma cezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Heboh Awan Serupai Lafaz Allah Muncul di Langit Aceh

Heboh Awan Serupai Lafaz Allah Muncul di Langit Aceh

| Sabtu, 17 September 2022 | 09:26 WIB

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

Subhanallah, Fenomena Awan Membentuk Lafaz Allah di Tengah Gema Sholawat Para Siswa di Aceh

| Jum'at, 16 September 2022 | 23:27 WIB

Jangan Lewatkan Fenomena Langit Agustus 2022

Jangan Lewatkan Fenomena Langit Agustus 2022

| Kamis, 04 Agustus 2022 | 12:39 WIB

Terkini

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Viral Mahasiswi Papua Meninggal di Depan Rumah Sakit, Diduga Ditolak 3 Kali karena Masalah BPJS

Entertainment | Kamis, 16 April 2026 | 10:48 WIB

7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu

7 Bedak Wardah yang Tahan Lama untuk Kondangan, Mulai Rp30 Ribu

Lifestyle | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising

Salatiga dan Seni Merawat Perbedaan di Tengah Dunia yang Bising

Your Say | Kamis, 16 April 2026 | 10:45 WIB

Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Kasus Peredaran 50 Kg Sabu Dituntut Hukuman Mati

Sumbar | Kamis, 16 April 2026 | 10:40 WIB

Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan

Polemik Paspoortgate, NAC Breda Tak Terima dan Resmi Bawa Kasus Dean James ke Pengadilan

Bola | Kamis, 16 April 2026 | 10:39 WIB

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:37 WIB

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:36 WIB

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz

News | Kamis, 16 April 2026 | 10:35 WIB

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Statistik Ngeri Aj Bramah saat Pacific Revans Satya Wacana: Hampir Triple-Double!

Sport | Kamis, 16 April 2026 | 10:34 WIB