Menilik Bondowoso, Kawasan di Eks Keresidenan Besuki yang Menyimpan Kopi Unggulan Peninggalan Kolonial

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 17 November 2022 | 10:34 WIB
Menilik Bondowoso, Kawasan di Eks Keresidenan Besuki yang Menyimpan Kopi Unggulan Peninggalan Kolonial
Loji Blawan yang dibangun sejak masa Belanda di Bondowoso ((ptpn12))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Di wilayah Eks Keresidenan Besuki  tidak hanya tanaman tebu saja yang diolah untuk diubah menjadi gula saat masa kolonial Belanda dan masih bertahan hingga kini.

Di wilayah lainnya yang masih masuk wilayah Eks Keresidenan Besuki komoditas peninggalan kolonial Belanda yang hingga saat ini masih tetap dipertahankan bahkan menjadi tanaman unggulan juga masih ada. 

Wilayah ini adalah Kabupaten Bondowoso Jawa Timur. Kawasan ini berbatasan langsung dengan Banyuwangi di sisi selatan. Kala itu pembagian wilayah menjadi tiga lokasi, kawasan barat merupakan pegunungan, bagian tengah berupa dataran tinggi dan bergelombang, sedang bagian timur juga berupa pegunungan.

Bondowoso ini merupakan satu-satunya kabupaten di daerah Eks Keresidenan Besuki  yang tidak memiliki garis pantai. Sehingga jangan heran jika wilayah ini meruapakan salah satu penghasil kopi berkualitas tinggi di Tanah Air. 

Sejarah perkopian di Bondowoso tak lepas dari perkebunan kopi PTPN XII di Kecamatan Ijen Kabupaten Bondowoso dan sekitarnya yang reputasinya telah memiliki sejarah begitu panjang sejak penerapan Cultuurstelsel.

Dikutip dari laman resmi PTPN XII, Perkembangan kopi di Bondowoso berawal dari upaya Belanda mendirikan perkebunan kopi di dataran tinggi Ijen dan Raung sekitar abad ke-19 atau pada kisaran 1890-an silam. 

Perkebunan kopi seluas sekitar 11 ribu hektare itu terletak di lereng Pegunungan Ijen dan Gunung Raung. Tepatnya di seluruh Kecamatan Ijen, Bondowoso. Dan hanya ada satu jenis kopi di sana, yakni Kopi Arabika.

Perkebunan kopi di wilayah ini terdiri dari 2 wilayah kebun. Kebun Kalisat/Jampit dan Kebun Blawan, PTPN XII. Masing-masing terdiri dari beberapa afdeling yang digunakan untuk memantau perkebunan terkecil.

Berdasarkan catatan sejarah, cikal bakal berdirinya perkebunan kopi di wilayah ini berawal saat Pemerintah Kolonial Belanda menerapkan cultuurstelsel atau sistem tanam paksa. 

Kala itu Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya untuk ditanami komoditas ekspor, khususnya teh, kopi, dan kakao.

Sistem yang diberlakukan sejak 1830-an itu menerapkan kebijakan yang memaksa warga pribumi menanam tanaman ekspor yang hasilnya wajib disetorkan kepada pemerintah kolonial Belanda.

Daerah perkebunan besar dengan komoditi kopi adalah di wilayah Jawa Timur, khususnya di daerah eks Karesidenan Besuki dan Malang Raya.

Catatan sejarah lain menulis bahwa pada 1840-an silam mulai direncanakan pembukaan perkebunan kopi bersamaan dengan pendirian 12 pabrik gula di Karesidenan Besuki.

Wilayah Ijen pertama kali dibuka perkebunan kopi pada 1890-an oleh Gerhard David Birnie. Pihak Belanda juga mencoba mengembangkan Kopi Arabika melalui perkebunan Blawan. 

Saat masa itu wilayah Blawan dikenal dengan nama Mount Blau. Untuk memperluas usahanya pada 1927 dibangun Perkebunan Kalisat/Jampit yang pengelolaannya berada di bawah pengawasan David Birnie Administrate Kantoor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengenal Situbondo, Kawasan Pengungkit Roda Industri Gula di Zaman Belanda

Mengenal Situbondo, Kawasan Pengungkit Roda Industri Gula di Zaman Belanda

| Selasa, 15 November 2022 | 20:17 WIB

Mengenal Kendal, Kabupaten Penyangga Semarang dengan Banyak Peninggalan Kolonial

Mengenal Kendal, Kabupaten Penyangga Semarang dengan Banyak Peninggalan Kolonial

| Senin, 14 November 2022 | 21:20 WIB

Benteng Van Der Wijck, Peninggalan Kolonial yang Sempat Digunakan untuk Latihan Perang

Benteng Van Der Wijck, Peninggalan Kolonial yang Sempat Digunakan untuk Latihan Perang

| Minggu, 13 November 2022 | 14:15 WIB

Terkini

Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon

Ahmad Dhani Sempat Minta Alyssa Daguise Diinduksi Demi Cucunya Lahir Jumat Kliwon

Video | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:41 WIB

Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal

Maia Estianty Tersentuh Lihat Perjuangan Alyssa Daguise Lahiran Normal

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:30 WIB

Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija

Ketua Viking Imbau Bobotoh Jaga Kondusivitas usai Persib Taklukkan Persija

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:29 WIB

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Bersyukur Persib Kalahkan Persija, Ketua Viking: Tinggal Dua Step Lagi Juara

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:14 WIB

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Obral Izin Masuk Berujung Bencana: Ketika Bandar Judi Internasional Menyamar Jadi Wisatawan

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:05 WIB

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Persib Bungkam Persija 2-1, Bobotoh Pesta Kemenangan di Bandung

Jabar | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:03 WIB

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

Nyempil di Antara 320 WNA, Satu WNI 'Alumni' Kamboja Jadi CS Judi Online Markas Hayam Wuruk!

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:01 WIB

Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil

Viral, ART Resign Setelah 4 Hari Kerja karena Tak Kuat Kena AC dan Mabuk Naik Mobil

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 20:00 WIB

Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi

Korban Anak dalam Tragedi Bus ALS di Muratara Masih Sulit Diidentifikasi

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:51 WIB

Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!

Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:35 WIB