Kasus Mario Dandy Menjadi Perhatian untuk Orang Tua Mengetahui Ini : Perhatikal 5 Hal yang Wajib Dilakukan Jika Anak

Purwokerto

Senin, 13 Maret 2023 | 21:14 WIB
Kasus Mario Dandy Menjadi Perhatian untuk Orang Tua Mengetahui Ini : Perhatikal 5 Hal yang Wajib Dilakukan Jika Anak
Mario Dandy Satrio Menggunakan Kendaraan Pribadi. ((Foto. Instagram @__broden))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kekerasan pada anak di bawah umur menjadi masalah serius yang harus segera diatasi akhir-akhir ini.

Setelah ramai kasus kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio, lalu menyusul beberapa aksi kekerasan jalanan lain yang notabene pelaku masih di bawah umur.

Oleh karenanya orang tua harus bertindak dengan cepat dan tepat untuk membantu anak mengatasi masalah tersebut.

Dikutip dari Kanal YouTube Love Your Child pada Senin 13 Maret 2023, berikut ini lima cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengatasi perilaku kekerasan pada anak di bawah umur.

1. Mengidentifikasi penyebab kekerasan

Langkah pertama dalam mengatasi perilaku kekerasan pada anak adalah dengan mengidentifikasi penyebabnya.

Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengamati perilaku anak secara seksama dan berbicara dengan mereka tentang perasaan dan masalah yang dialami.

2. Membantu anak mengelola emosi

Anak seringkali kehilangan kendali atas emosinya dan ini dapat memicu perilaku kekerasan. Orang tua dan pengasuh perlu membantu anak untuk mengelola emosi dengan mengajarkan mereka.

baca juga

Bisa dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga. Anak juga perlu diajarkan untuk mengungkapkan perasaannya dengan cara yang lebih positif dan sehat.

3. Memberikan contoh perilaku yang baik

Orang tua dan pengasuh harus memberikan contoh perilaku yang baik dan positif bagi anak serta melakukan pengawas dalam setiap kegiatannya.

Mereka harus mempraktikkan cara-cara yang baik dalam menyelesaikan masalah dan tidak menggunakan kekerasan sebagai solusi.

4. Menerapkan konsekuensi atas perilaku kekerasan

Anak harus memahami bahwa perilaku kekerasan tidak dapat diterima dan memiliki konsekuensi yang serius.

Orang tua dan pengasuh harus menetapkan konsekuensi yang jelas dan konsisten untuk setiap perilaku kekerasan yang dilakukan anak.

5. Membawa anak ke profesional

Jika masalah perilaku kekerasan pada anak terus berlanjut meskipun telah dilakukan berbagai upaya untuk mengatasi, maka membawa anak ke profesional seperti psikolog atau konselor.

Hal tersebut dapat membantu menyelesaikan masalah tersebut. Mereka dapat membantu anak untuk mengidentifikasi penyebab masalah dan memberikan cara yang tepat untuk mengatasi masalah itu.

Mengatasi perilaku kekerasan pada anak bukanlah hal yang mudah dan memerlukan kesabaran dan tekad yang kuat dari orang tua dan pengasuh.

Namun, dengan melakukan langkah-langkah yang tepat dan konsisten, anak dapat memperoleh pemahaman dan keterampilan yang diperlukan untuk mengatasi masalah ini. Semoga bermanfaat.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rekonstruksi Penganiayaan David Digelar Hari Ini Tanpa Dihadiri AG, Ini Alasan Polisi?

Rekonstruksi Penganiayaan David Digelar Hari Ini Tanpa Dihadiri AG, Ini Alasan Polisi?

Purwokerto | Jum'at, 10 Maret 2023 | 15:07 WIB

AGH Pacar Mario Dandy Ditahan Polisi dengan Ancaman Hukumannya Di Atas 5 Tahun, Ini Alasannya

AGH Pacar Mario Dandy Ditahan Polisi dengan Ancaman Hukumannya Di Atas 5 Tahun, Ini Alasannya

Purwokerto | Kamis, 09 Maret 2023 | 09:29 WIB

Hukum Penetapan Tersangka Bagi Anak Dibawah Umur Seperti AG Bagaimana ?

Hukum Penetapan Tersangka Bagi Anak Dibawah Umur Seperti AG Bagaimana ?

Purwokerto | Kamis, 02 Maret 2023 | 21:59 WIB

Fakta AG Dinyatakan Jadi Pelaku Kasus Penganiayaan David

Fakta AG Dinyatakan Jadi Pelaku Kasus Penganiayaan David

Purwokerto | Kamis, 02 Maret 2023 | 20:31 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×