Jadi Profesor Unsoed Termuda di Usia 42 Tahun, Yunita Sari Ternyata Dosen Berprestasi Jebolan Jepang

Purwokerto | Suara.com

Jum'at, 29 September 2023 | 22:27 WIB
Jadi Profesor Unsoed Termuda di Usia 42 Tahun, Yunita Sari Ternyata Dosen Berprestasi Jebolan Jepang
Profesor termuda di Unsoed

PURWOKERTO.SUARA.COM, Prof.Yunita Sari.,S.Kep., Ns.,MHS.,Ph.D., adalah merupakan profesor termuda di Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto.

Dia menjadi profesor saat usianya mencapai 42 tahun, sebagai dosen Jurusan Keperawatan Fakultas Ilmu-ilmu Kesehatan (FIKes) Unsoed. Prof. Yunita (sapaan akrab Prof.Yunita Sari,S.Kep.,Ns.,MHS., Ph.D) yang juga ahli perawatan luka.

Prof. Yunita perempuan dengan dua anak ini lulus Pendidikan S1 Keperawatan di Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta tahun 2003 dan lulus Program Profesi Ners tahun 2005.

Tahun 2005 kemudian Prof. Yunita menjadi dosen di Jurusan Keperawatan, Unsoed.

 Tahun 2007, dia kemudian melanjutkan studi Magister di Wound Care Department/ Departemen Perawatan Luka, Universitas Tokyo, Jepang, dan pada tahun 2009 melanjutkan studi Doktor di institusi yang sama Universitas Tokyo, Jepang.

Tahun 2012, Prof. Yunita pulang ke Indonesia untuk mengabdi kembali di Unsoed. Saat kembali ke Unsoed, Prof. Yunita berkolaborasi dengan dosen-dosen Unsoed untuk mengembangkan inovasi-inovasi dalam bidang perawatan luka di antaranya adalah alat stimulasi elektris untuk perawatan luka, manset vibrator untuk perawatan luka, gel jintan hitam untuk perawatan luka, alat perawatan luka bertekanan negatif dari pompa ASI dan lain-lain.


Beberapa prestasi yang diukir Prof. Yunita adalah sebagai dosen dengan banyak publikasi di jurnal terindek bereputasi Q1, dosen dengan h-index Scopus tertinggi di Fakultas tahun 2019 dan 2020, dan dosen dengan dengan paten terbanyak di FIKes Unsoed di tahun 2021.

Prof. Yunita juga aktif menulis buku ajar, buku referensi, dan buku monograf terkait dengan perawatan luka. Salah satu buku yang ditulisnya bahkan diterbitkan oleh penerbit Springer, Jerman. 

Prof. Yunita menyatakan, menurut referensi, angka amputasi karena luka kaki diabetes di Indonesia termasuk tinggi, sehingga ia tergerak untuk menciptakan inovasi-inovasi yang dapat mempercepat penyembuhan luka kronis, terutama luka diabetes.

Selama studi di Jepang, Prof.Yunita pernah mendapatkan internasional research grant, yaitu dari Ichiro Kanehara dan Asosiasi Perawat luka Jepang. Prof. Yunita juga pernah menjadi juara I kompetisi Essay yang diselenggarakan oleh Sato Foundation, Jepang.

Aktivitas Prof. Yunita adalah sebagai Wakil Dekan bidang Akademik FIKes Unsoed. Selain itu, dia juga sebagai Ketua Bidang Publikasi Indonesian Wound Enterostomal Continence Nurse Association, dan bidang penjaminan mutu Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia regional VII Jateng, Asesor Akreditasi bidang Kesehatan, serta menjadi Reviewer Penelitian Nasional. 

Prof. Yunita selalu berusaha untuk menjadi manusia yang banyak membantu orang lain. Moto hidupnya untuk ingin membantu orang banyak sangat dipengaruhi oleh suami terkasihnya, yaitu Dr.Ardiansyah.,STP.,M.Si.

Dari suaminya, Prof. Yunita belajar menerapkan prinsip ”sebaik-baik manusia adalah yang berguna bagi orang lain”. Dari moto inilah, Prof. Yunita ingin menciptakan inovasi-inovasi dalam bidang perawatan luka yang harganya dapat terjangkau oleh masyarakat.

Prof. Yunita juga ingin agar pencapaiannya menjadi guru besar ini menjadi inspirasi bagi kedua anaknya dan juga mahasiswa-mahasiswanya agar tetap semangat dalam mengejar cita-cita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berjarak 3,5 Km dari Stasiun Pangandaran, Wisata Ini Sajikan Pantai Pasir Putih yang Eksitis

Berjarak 3,5 Km dari Stasiun Pangandaran, Wisata Ini Sajikan Pantai Pasir Putih yang Eksitis

| Jum'at, 29 September 2023 | 19:57 WIB

Bangunan Megah Tiba-tiba Muncul dari Dasar Waduk Gajah Mungkur

Bangunan Megah Tiba-tiba Muncul dari Dasar Waduk Gajah Mungkur

| Jum'at, 29 September 2023 | 21:37 WIB

Warga Kebumen Harus Tahu, Ini Rencana Pembangunan Daerah 20 Tahun ke Depan

Warga Kebumen Harus Tahu, Ini Rencana Pembangunan Daerah 20 Tahun ke Depan

| Jum'at, 29 September 2023 | 20:07 WIB

Terkini

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Kejar Target Rp150 Triliun, Pemprov Banten 'Obral' Potensi Investasi di Lebak dan Pandeglang

Banten | Rabu, 29 April 2026 | 23:27 WIB

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Biar Lebih Tenang, Ini Cara Pastikan Aplikasi yang Kamu Pakai Aman

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 23:03 WIB

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

7 Sepatu Lari Lokal yang Paling Banyak Dipakai di CFD Jakarta, Nomor 3 Lagi Naik Daun

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:51 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kasus Korupsi Jalan Mempawah Kian Memanas, KPK Panggil Kadis PUPR dan 5 ASN Sekaligus

Kalbar | Rabu, 29 April 2026 | 22:28 WIB

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Suku Bunga Deposito BRI Tahun 2026

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 22:21 WIB

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa

Jakarta | Rabu, 29 April 2026 | 22:17 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB