Regulasi PSIS Semarang Bisa Gabung di Liga Malaysia Usai Imbangi Selangor

Semarang | Suara.com

Senin, 11 September 2023 | 18:15 WIB
Regulasi PSIS Semarang Bisa Gabung di Liga Malaysia Usai Imbangi Selangor
PSIS Semarang bisa gabung di kompetisi Liga Malaysia lawan Johor Darul Takzim. (instagram @psisfcofficial)

SUARA SEMARANG - PSIS Semarang bisa menjadi salah satu kontestan di Liga Malaysia usai imbangi Selangor FC. Lawanya itu bukan klub biasa karena saat ini jadi pesaing utama juara Liga Malaysia.

Secara regulasi pun memungkinkan bagi PSIS Semarang untuk bergabung di Liga Malaysia. Di Malaysia, PSIS Semarang bisa menjadi kekuatan baru penantang juara di setiap musimnya.

Terlebih lagi dengan skuad komplet PSIS Semarang saat ini bisa memberikan perlawanan bagi Selangor maupun klub terkuat Johor Darul Takzim. Sehingga Liga Malaysia akan menjadi lebih kompetitif.

Ada banyak keuntungan bagi PSIS Semarang jika bergabung dengan Liga Malaysia. Pertama, Liga malaysia saat ini memiliki ranking lebih baik dari Liga Indonesia, urutan 13 berbanding 26.

Raihan poin Liga Malaysia yang tinggi di Asia maka akan memudahkan PSIS Semarang bermain di Liga Champions atau AFC. Sehingga tidak perlu melalui kualifikasi yang berlapis.

Tampil di Liga Champions Asia akan mengangkat pamor PSIS Semarang di mata Asia.

Keuntungan kedua adalah dari sisi bisnis jelas menguntungkan karena jumlah fans akan bertambah banyak.

Sehingga penjualan pernak-pernik PSIS Semarang di Malaysia akan memberikan pemasukan lebih banyak untuk manajemen.

Hanya saja manajemen PSIS Semarang juga harus mengeluarkan banyak modal untuk mempersiapkan bermain di Malaysia. Mulai dari memperpendek jarak home base dengan Malaysia bisa dengan cara menyewa stadion setempat.

Hal itu untuk menghindari para pemain kelelahan saat bermain tandang serta menekan biasa transportasi para pemain.

Jika melihat kualitas pemain dan permainan PSIS Semarang sangat terbuka lebar untuk bergabung dengan kompetisi di negara tetangga tersebut. Dari sisi regulasi juga sah-sah saja.

Saat ini di dunia cukup banyak klub yang berkompetisi di negara lain dan PSIS Semarang bisa mencontohnya. Misal AS Monaco yang pernah beberapa kali menjuarai Liga Perancis ternyata bukan dari Perancis.

Kemudian klub San Marino juga berlaga di Liga Italia. Klub satelit Jepang juga ada yang berlaga di Singapura.

Kehadiran PSIS Semarang di Liga Malaysia justru bisa meningkatkan kualitas kompetisi yang sejauh ini lebih banyak dikuasai oleh Johor Darul Takzim.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Main di Liga Champions, JDT Tolak Permintaan Indra Sjafri Kirim Kapten Jordi Amat ke China?

Main di Liga Champions, JDT Tolak Permintaan Indra Sjafri Kirim Kapten Jordi Amat ke China?

| Senin, 11 September 2023 | 11:49 WIB

Harga Hulk Sentuh Rekor Tertinggi, PSIS Semarang Bisa Kehilangan Bek Timnas Jelang Kontrak Habis

Harga Hulk Sentuh Rekor Tertinggi, PSIS Semarang Bisa Kehilangan Bek Timnas Jelang Kontrak Habis

| Minggu, 10 September 2023 | 13:23 WIB

Alfeandra Dewangga OTW China, Bek PSIS Semarang Diakuisisi Indra Sjafri di Timnas U-23

Alfeandra Dewangga OTW China, Bek PSIS Semarang Diakuisisi Indra Sjafri di Timnas U-23

| Jum'at, 08 September 2023 | 15:58 WIB

Skuad Mentereng Selangor Kalahkan PSIS Semarang, Beda Rp 19,9 Miliar

Skuad Mentereng Selangor Kalahkan PSIS Semarang, Beda Rp 19,9 Miliar

| Senin, 04 September 2023 | 10:58 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Ketika Gaji Hanya Singgah, Anak Muda Makin Belajar Menjaga Nilai Uang

Sumsel | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Sinopsis My Dearest Assassin, Film Thailand Penuh Aksi dan Romansa yang Tayang di Netflix

Entertainment | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:00 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB