Mahfud MD Sebut Transaksi Kasino Lukas Enembe Capai Setengah Triliun, Pengacara: Itu Pembunuhan Karakter

Serang | Suara.com

Selasa, 20 September 2022 | 05:55 WIB
Mahfud MD Sebut Transaksi Kasino Lukas Enembe Capai Setengah Triliun, Pengacara: Itu Pembunuhan Karakter
Gubernur Papua, Lukas Enembe, meninjau persiapan PON XX di klaster Kabupaten Mimika. (Humas dan PPM PB PON XX Papua)

Menko Polhukam Mahfud MD mengumumkan Gubernur Papua Lukas Enembe terlibat dalam kasus dugaan korupsi senilai ratusan miliar rupiah. Ia juga mengungkapkan bahwa Lukas Enembe lakukan transaksi kasino mencapai setengah triliun rupiah.


Pernyataan Mahfud kemudian dijawab oleh juru bicara Lukas Enembe, Muhammad Rifai Darus. Rifai meyakini ada sejumlah pendapat dan tuduhan terhadap Lukas Enembe yang masuk dalam kategori pembunuhan karakter.


“Hal tersebut pembunuhan karakter,” kata Rifai dalam siaran persnya yang diterima Suara Suara.com, Senin (19/9/2022).


Rifai juga menilai Mahfud tidak etis berbicara mendahului proses hukum yang sedang berlangsung. Menurutnya, yang terpenting adalah mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam sistem peradilan pidana yang ada.


"Tidak etis bagi seorang pejabat negara mencoba untuk mendahului proses hukum yang sedang berlangsung. Dikhawatirkan hal ini akan menimbulkan opini publik dan pengadilan oleh pers, padahal kita dalam sistem peradilan pidana tahu bahwa salah satu asas penting adalah asas praduga tak bersalah," katanya.


Tidak hanya itu, Rifai menelusuri adanya kriminalisasi terhadap penetapan tersangka Lukas Enembe sebelum masa jabatannya berakhir. Ia menduga hal itu dilakukan oleh sekelompok orang yang ingin mencoreng nama Lukas Enembe sebagai orang nomor satu di Papua saat ini.


“Oleh karena itu, Gubernur mohon doa dan dukungan dari masyarakat Papua, untuk menjaga kasus ini agar tetap berada dalam koridor hukum dan keadilan serta tidak melukai akal sehat,” lanjutnya.


Kasus Korupsi Lukas Enembe


Menko Polhukam Mahfud MD menghimbau Gubernur Papua Luks Enembe agar memenuhi panggilan KPK. Diketahui, KPK telah menetapkan Lukas sebagai tersangka kasus korupsi.


Mahfud menegaskan bahwa dugaan korupsi Gubernur Papua Lukas Enembe yang sedang diselidiki KPK bukanlah rekayasa politik.


“Kasus Lukas Enembe bukan sebuah rekayasa politik. Tidak ada kaitannya dengan partai politik (parpol) atau pejabat tertentu, tetapi ini adalah temuan dan fakta hukum,” kata Mahfud dalam konferensi pers di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta, Senin (19/9).


Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menekankan telah menyelidiki jauh sebelum tahun politik 2024 mendekat seperti sekarang.


Bahkan, lanjut Mahfud, pada Mei Pada 19 Januari 2021 telah mengumumkan bahwa ada 10 korupsi besar di Papua, termasuk kasus Lukas Enembe.


"Sejak itu saya mencatat setiap tokoh Papua yang datang ke sini (Jakarta), baik tokoh pemuda, agama atau adat, selalu bertanya mengapa didiamkan, kapan pemerintah bertindak, kok sudah mengeluarkan daftar 10 tapi tidak ditindak,” terang Mahfud.


Oleh karena itu, Mahfud meminta agar Lukas Enembe segera memenuhi panggilan penyidikan oleh KPK.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Punya Rekening Kasino Rp 560 Miliar, Daftar LHKPN Lukas Enembe Cuma Rp 33 Miliar

Punya Rekening Kasino Rp 560 Miliar, Daftar LHKPN Lukas Enembe Cuma Rp 33 Miliar

| Senin, 19 September 2022 | 21:47 WIB

Klaim Tak Akan Larikan Diri Usai Jadi Tersangka KPK, Lukas Enembe Ngaku Masih Pemulihan Kesehatan

Klaim Tak Akan Larikan Diri Usai Jadi Tersangka KPK, Lukas Enembe Ngaku Masih Pemulihan Kesehatan

News | Senin, 19 September 2022 | 21:33 WIB

Tim Hukum Klaim Dakwaan Jaksa Sumir dan Prematur, Surya Darmadi Sebut Merasa Dikriminalisasi

Tim Hukum Klaim Dakwaan Jaksa Sumir dan Prematur, Surya Darmadi Sebut Merasa Dikriminalisasi

News | Senin, 19 September 2022 | 21:26 WIB

Sekda Kab. Serang Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyelewengan Penggunaan Dana dari PT Waskita Beton Precast, Tbk

Sekda Kab. Serang Diperiksa Kejagung, Dugaan Penyelewengan Penggunaan Dana dari PT Waskita Beton Precast, Tbk

| Rabu, 14 September 2022 | 00:08 WIB

Napi Koruptor Ratu Atut, Jaksa Pinangki, Desi Ariyani dan Mirawati Basri Bebas Bersyarat

Napi Koruptor Ratu Atut, Jaksa Pinangki, Desi Ariyani dan Mirawati Basri Bebas Bersyarat

| Selasa, 06 September 2022 | 16:44 WIB

Dana Bansos Rawan Boncos, Korupsi, Pungli Dan Percaloan Jadi Sorotan

Dana Bansos Rawan Boncos, Korupsi, Pungli Dan Percaloan Jadi Sorotan

| Selasa, 06 September 2022 | 08:45 WIB

Kajati Banten Terima Laporan Investigasi Korupsi Bank Banten Senilai Rp186 Miliar

Kajati Banten Terima Laporan Investigasi Korupsi Bank Banten Senilai Rp186 Miliar

| Minggu, 04 September 2022 | 08:35 WIB

Setelah Uang, Giliran 2 Unit Kapal Milik Surya Darmadi Disita Kejaksaan

Setelah Uang, Giliran 2 Unit Kapal Milik Surya Darmadi Disita Kejaksaan

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 18:09 WIB

Ini Video Viral Tumpukan Uang 5,1 Triliun Kasus Korupsi Surya Darmadi Yang Luput Oleh Pemberitaan Ferdy Sambo

Ini Video Viral Tumpukan Uang 5,1 Triliun Kasus Korupsi Surya Darmadi Yang Luput Oleh Pemberitaan Ferdy Sambo

| Rabu, 31 Agustus 2022 | 17:36 WIB

Terkini

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Senin, 04 Mei 2026 | 19:20 WIB

Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik

Tepis Rumor Hengkang, Pep Guardiola Tegaskan Man City Kejar Treble Domestik

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 19:18 WIB

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

69 Kode Redeem FF Max Terbaru 4 Mei 2026: Klaim Gloo Wall Rio dan Gintoki Bundle

Tekno | Senin, 04 Mei 2026 | 19:14 WIB

Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun

Suara Kerekan dari Sumur Tua di Belakang Rumah Ainun

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 19:10 WIB

4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan

4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan

Lifestyle | Senin, 04 Mei 2026 | 19:10 WIB

Tancap Gas Usai Wajib Militer, Jaehyun NCT Mendadak Umumkan Gelar Fancon di Jakarta Bulan Depan

Tancap Gas Usai Wajib Militer, Jaehyun NCT Mendadak Umumkan Gelar Fancon di Jakarta Bulan Depan

Entertainment | Senin, 04 Mei 2026 | 19:00 WIB

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Jadwal 'Brutal' Tak Halangi Dewa United, Jan Olde Riekerink Puji Mental Banten Warriors

Bola | Senin, 04 Mei 2026 | 19:00 WIB

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

Jakarta Darurat Sampah: Pemprov DKI Percepat Pembangunan PSEL untuk Kurangi Beban Bantargebang

News | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Jimmy Ardianto Resmi Pimpin Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Jimmy Ardianto Resmi Pimpin Kantor Perwakilan LPS I Sumatera

Sumut | Senin, 04 Mei 2026 | 18:58 WIB

Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh

Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 18:50 WIB