Kans Indonesia dan Peta Persaingan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021

Rully Fauzi | Suara.com

Selasa, 07 Desember 2021 | 23:27 WIB
Kans Indonesia dan Peta Persaingan di Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021
Lifter Indonesia, Rahmat Erwin Abdullah merebut medali perunggu di Olimpiade Tokyo lalu. [Vincenzo PINTO / AFP]

Suara.com - Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 berjalan sesuai rencana dan mulai bergulir hari ini, Selasa (7/12/2021), setelah isu pembatalan sempat menghantui dengan adanya pengumuman dari Kementerian Kesehatan negara tuan rumah Uzbekistan terkait kebijakan pembatasan perjalanan sejumlah negara.

Meski begitu, sejumlah negara telah lebih dulu memutuskan untuk tidak mengirim lifter andalan mereka. Misalnya negara kuat China dan Korea Utara, yang akhirnya absen dalam ajang yang berlangsung di ibu kota Uzbekistan, Tashkent pada 7-17 Desember 2021 tersebut.

Tercatat sedikitnya 10 peraih emas Olimpiade Tokyo dan 15 juara dunia sebelumnya dari berbagai negara tak akan bersaing dalam ajang bergengsi tersebut.

Pandemi COVID-19 menjadi alasan utama. Terlebih adanya varian baru Omicron yang semakin mempersulit negara-negara untuk bertolak ke Tashkent karena adanya pembatasan di negara masing-masing.

Di balik absennya sejumlah nama besar menjadi hikmah tersendiri bagi lifter lainnya.

Persaingan makin terbuka dan juara-juara baru diprediksi lahir pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi tahun ini. Bukan tidak mungkin, lifter Indonesia ada di dalamnya.

Pengurus Besar Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABSI) mengirim 14 atlet ke Tashkent. Mayoritas adalah lifter muda.

Pada bagian putri ada nama Juliana Klarisa (kelas 55kg), Sarah (59kg), Najla Khoirunnisa (45kg), Nelly (59kg), Siti Nafisatuh Hariroh (49kg), Tsabitha Alfiah Ramadani (64kg), Restu Anggi (64kg) dan Nurul Akmal (+87kg).

Sementara untuk putra ada Rahmat Erwin Abdullah (73kg), Muhammad Faathir (61kg), Mohammad Yasin (67kg), Triyatno (67kg), Muhammad Zul Ilmi (89kg) dan Satrio Adi Nugroho (55kg).

Sebagai olahraga terukur, peta persaingan angkat besi sudah bisa terbaca sejak awal dengan adanya penempatan Grup A dan B yang ditentukan berdasarkan total angkatan terbaik yang didaftarkan sebelum berlaga. Namun, itu bukan jaminan untuk menentukan pemenang.

Sebab, banyak yang berada di Grup B justru membuat kejutan dengan meraih medali. Misalnya saja, Rahmat Erwin Abdullah saat tampil di Olimpiade Tokyo 2020.

Meski tampil di Grup B, dia mampu menyabet perunggu pada kelas 73kg putra dengan total angkatan 342kg, mengalahkan lifter yang semuanya berada di Grup A.

Mengutip kalimat dari Kepala Pelatih Timnas Angkat Besi Indonesia, Dirdja Wihardja bahwa strategi tim pelatih akan menjadi faktor penting seorang lifter dalam sebuah kejuaraan.

Pelatih akan menyusun strategi kombinasi angkatan yang dilakukan sembari memantau perkembangan lawan untuk menentukan langkah yang tepat.

Artinya, meski angkat besi adalah cabang olahraga terukur, segala kemungkinan bisa saja terjadi tergantung pada kesiapan dan mental pada hari perlombaan.

Tak Ada Target

Sejak awal, Dirdja Wihardja mengatakan atlet yang tampil pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 tak dibebani target. Tujuannya adalah untuk menambah jam terbang.

Dari 14 lifter yang tampil, hanya tiga atlet yang berusia di atas 21 tahun. Mereka adalah Triyatno, Muhammad Zul Ilmi dan Nurul Akmal. Selebihnya rata-rata kelahiran 2000 ke atas.

Meski begitu, Dirdja juga berharap ada kejutan dari lifter-lifter muda Indonesia yang tampil dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021.

Mari tengok peluang berdasarkan total angkatan yang terdaftar pada awal perlombaan. Berdasarkan situs resmi Federasi Angkat Besi Internasional (IWF), setengah dari total wakil Indonesia berada di Grup A pada masing-masing kelas.

Pada hari pertama, Selasa, Satrio Adi Nugroho membuka rangkaian penampilan wakil Merah Putih dengan turun pada kelas 55kg. Atlet kelahiran 18 Mei 2004 itu akan tampil pada Grup B dengan mendaftarkan total angkatan 245kg.

Satrio adalah pemegang rekor dunia remaja untuk angkatan snatch dengan 111kg saat tampil dalam Kejuaraan Angkat Besi Dunia Remaja U-17 di Jeddah, Arab Saudi, Oktober 2021.

Persaingan pada kelas 55kg putra terbilang ketat. Satrio yang menjadi lifter termuda di kelas 55kg putra akan bersaing dengan sejumlah nama, di antaranya lifter asal Arab Saudi Mansour Abdulrahim Al-Saleem yang merupakan peraih perunggu pada Kejuaraan Dunia 2019 di Pattaya, Thailand.

Sementara pada hari kedua, Rabu (8/12/2021) esok, Najla Khoirunnisa akan berjuang pada nomor 45kg putri. Dia akan menghadapi juara bertahan asal Turki Saziye Erdogan, ada juga Manuela Andres Berrio Zuluaga asal Kolombia dan Thanyathon Sukcharoen dari Thailand.

Pada hari yang sama, Siti Nafisatul Hariroh juga akan berjuang pada kelas 49kg putri. Dengan absennya Windy Cantika Aisah yang mengalami cedera, Siti Nafisatul menjadi andalan Indonesia.

Peluang untuk meraih medali terbuka setelah pemegang rekor dunia Zhihui Hou asal China dan peraih perak Olimpiade Tokyo asal India, Chanu Saikhom Mirabai absen.

Meski begitu, masih ada nama lainnya yang juga layak diperhitungkan, seperti Surodchana Khambao asal Thailand dan pesaing lain. Pun demikian dengan wakil Indonesia pada nomor-nomor lainnya yang diprediksi tak mudah untuk membawa pulang medali.

Jika melihat peluang berdasarkan angkatan yang terdaftar, Indonesia berpotensi meraih medali melalui Rahmat Erwin Abdullah.

Absennya pemegang rekor dunia sekaligus peraih medali emas pada Olimpiade Tokyo yakni Shi Zhiyong asal China menjadi keuntungan tersendiri bagi Rahmat Erwin.

Pesaing terkuat Rahmat Erwin pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 adalah Briken Calja (Albania), Suttipong Jeeram (Thailand) dan lifter Turkmenistan Meredov Maksad. Harapan besar putra dari mantan lifter Indonesia Erwin Abdullah itu, yakni bisa membawa kabar gembira saat pulang ke Tanah Air.

Sementara Nurul Akmal yang turun pada +87kg putri akan berjuang untuk menyabet medali dengan memanfaatkan absennya pemegang rekor dunia sekaligus peraih emas Olimpiade Tokyo asal China Li Wenwen.

Meski begitu, Nurul Akmal harus bersaing ketat dengan sejumlah nama, di antaranya peraih perak dan perunggu Olimpiade Tokyo, yakni Emily Campbell (Inggris Raya) dan Sarah Elizabeth Robles (Amerika Serikat). Selain itu, ada juga lifter kuat lainnya.

Sepanjang Kejuaraan Dunia Angkat Besi, Indonesia telah mengoleksi 10 medali emas, 17 perak dan 30 medali.

Pada 2019 di Thailand, Indonesia meraih satu emas, dua perak dan satu perunggu. Kala itu, medali emas diraih melalui Lisa Setiawati untuk angkatan clean and jerk kelas 45kg putri.

Semoga pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, lifter Indonesia tak hanya menimba pengalaman, melainkan juga bisa membawa pulang hasil menggembirakan dan membanggakan.

[Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Memukau di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Naik Kelas di Olimpiade 2028

Memukau di SEA Games 2025, Rizki Juniansyah dan Rahmat Erwin Naik Kelas di Olimpiade 2028

Sport | Kamis, 25 Desember 2025 | 10:55 WIB

Rahmat Erwin Abdullah Raih Medali Emas Angkat Besi SEA Games 2025

Rahmat Erwin Abdullah Raih Medali Emas Angkat Besi SEA Games 2025

Sport | Selasa, 16 Desember 2025 | 15:15 WIB

Prestasi Rahmat Erwin Abdullah, Rumor Lifter Jagoan Indonesia Mundur Jadi Atlet Sulsel

Prestasi Rahmat Erwin Abdullah, Rumor Lifter Jagoan Indonesia Mundur Jadi Atlet Sulsel

Sport | Sabtu, 10 Februari 2024 | 10:54 WIB

Profil dan Biodata Rahmat Erwin Abdullah, Sederet Prestasinya Buka Peluang Indonesia Raih Medali Olimpiade Paris 2024

Profil dan Biodata Rahmat Erwin Abdullah, Sederet Prestasinya Buka Peluang Indonesia Raih Medali Olimpiade Paris 2024

Sport | Rabu, 04 Oktober 2023 | 20:35 WIB

Biodata dan Profil Rahmat Erwin Abdullah: Lifter Indonesia Raih Rekor Dunia dan Sabet Emas Asian Games

Biodata dan Profil Rahmat Erwin Abdullah: Lifter Indonesia Raih Rekor Dunia dan Sabet Emas Asian Games

Lifestyle | Rabu, 04 Oktober 2023 | 10:35 WIB

Eko Yuli Irawan Raih Dua Medali Perak di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2023

Eko Yuli Irawan Raih Dua Medali Perak di Kejuaraan Dunia Angkat Besi IWF 2023

Sport | Jum'at, 08 September 2023 | 11:34 WIB

Klasemen SEA Games 2023 Senin Malam: Tambah Enam Emas, Indonesia Kokoh di Posisi Tiga

Klasemen SEA Games 2023 Senin Malam: Tambah Enam Emas, Indonesia Kokoh di Posisi Tiga

Sport | Senin, 15 Mei 2023 | 22:38 WIB

Pecahkan 3 Rekor! Lifter Rahmat Erwin Abdullah Sabet Medali Emas SEA Games 2023

Pecahkan 3 Rekor! Lifter Rahmat Erwin Abdullah Sabet Medali Emas SEA Games 2023

Sport | Senin, 15 Mei 2023 | 14:43 WIB

Ukir Rekor Bergengsi, Lifter Rizki Juniansyah Digdaya Raih Emas SEA Games 2023

Ukir Rekor Bergengsi, Lifter Rizki Juniansyah Digdaya Raih Emas SEA Games 2023

Sport | Minggu, 14 Mei 2023 | 19:07 WIB

Tahun Depan, Rahmat Erwin Abdullah Ingin Pecahkan Rekor Dunia Lagi

Tahun Depan, Rahmat Erwin Abdullah Ingin Pecahkan Rekor Dunia Lagi

Sport | Jum'at, 23 Desember 2022 | 13:02 WIB

Terkini

Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026

Jason Donovan Bertekad Pecahkan Rekor Pribadi di Asian Games 2026

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 12:07 WIB

Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali

Yogyakarta Tidak Punya Sirkuit Permanen, Kiandra Ramadhipa Latihan di Boyolali

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 12:04 WIB

Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan

Krisis Anggaran, Pelatnas Akuatik untuk Asian Games 2026 Terpaksa Dihentikan

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 08:03 WIB

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas

Sport | Rabu, 29 April 2026 | 07:44 WIB

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Tak Hanya Balap, Kiandra Ramadhipa Asah Public Speaking demi Karier Profesional

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 21:00 WIB

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Piala Thomas 2026: Laga Hidup Mati Indonesia vs Prancis, Wajib Menang Demi Juara Grup

Sport | Selasa, 28 April 2026 | 14:16 WIB

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sihir Jerez Kembali Hidup, Alex Marquez Raih Kemenangan Perdana Musim 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 18:25 WIB

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

Sport | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:35 WIB

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:30 WIB