Membuahkan Prestasi Internasional, NPC Indonesia Semangat Lanjutkan Program 'Mendobrak Batas'

Ronald Seger Prabowo | Suara.com

Kamis, 11 Desember 2025 | 18:42 WIB
Membuahkan Prestasi Internasional, NPC Indonesia Semangat Lanjutkan Program 'Mendobrak Batas'
Keberhasilan atlet asal Wonogiri, Imam Nur Shaleh, meraih medali perak dalam ajang Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab, membuat gembira National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia). [Dok NPC Indonesia}
  • Imam Nur Shaleh merupakan satu di antara 2.600 bibit atlet potensial yang teridentifikasi lewat program pencarian atlet berbakat "Mendobrak Batas".
  • Shaleh, sapaan akrabnya, mengikuti program tersebut dan dipilih oleh NPC Jawa Tengah untuk dikembangkan melalui Program Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP).
  • Tim pelatih para angkat berat Indonesia pun memasukkannya ke daftar atlet yang dibawa ke Dubai.

Suara.com - Keberhasilan atlet asal Wonogiri, Imam Nur Shaleh, meraih medali perak dalam ajang Asian Youth Para Games 2025 di Dubai, Uni Emirat Arab, membuat gembira National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia).

Imam Nur Shaleh merupakan satu di antara 2.600 bibit atlet potensial yang teridentifikasi lewat program pencarian atlet berbakat "Mendobrak Batas".

Shaleh, sapaan akrabnya, mengikuti program tersebut dan dipilih oleh NPC Jawa Tengah untuk dikembangkan melalui Program Jangka Panjang Atlet Potensial (PJPAP).

Selama lima bulan menekuni olahraga yang baru saja digelutinya, progres Shaleh sangat bagus. Tim pelatih para angkat berat Indonesia pun memasukkannya ke daftar atlet yang dibawa ke Dubai.

Keputusan untuk mempercayai potensi Shaleh terbukti tepat. Shaleh memberi pembuktian dengan meraih medali perak saat turun di kelas -54 kilogram putra kategori rookie.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) NPC Indonesia, Rima Ferdianto, menjelaskan bahwa Shaleh bukan satu-satunya jebolan Mendobrak Batas yang dibawa ke Dubai. 13 dari 56 atlet yang diandalkan di ajang Asian Youth Para Games 2025 terpantau oleh tim Mendobrak Batas yang terjun ke 19 provinsi sejak bulan Maret lalu.

"Program Mendobrak Batas berhasil mengidentifikasi, diantaranya adalah 13 atlet yang diberangkatkan ke Dubai dan kini membuahkan hasil yang manis. Kita bangga karena dari program identifikasi talenta ini kita menemukan bibit atlet yang berkualitas, bahkan kelasnya bukan nasional lagi tetapi Asia. Sudah ada satu atlet yang berhasil mendapatkan medali perak," kata Rima Ferdianto, Kamis (11/12/25).

Sepanjang menerjunkan tim ke 19 provinsi berbeda, NPC Indonesia telah mengidentifikasi lebih dari 2.600 bibit atlet. Program ini rencananya akan menjangkau 35 provinsi yang telah memiliki kepengurusan.

"Kita sudah melakukan talent scouting ke 19 provinsi, sudah mengidentifikasi sebanyak 2.600 bibit atlet muda. Nantinya dari jumlah itu akan disaring lagi oleh para pelatih, fisioterapis dan tim dokter untuk dipilih mana yang profilnya paling bagus dan dicabor mana mereka bisa berperforma paling bagus," jelas Rima.

"Bakat yang sangat menonjol akan dibina langsung oleh pusat. Sementara bakat-bakat potensial lainnya menjadi tugas NPC provinsi untuk mengasah melalui pelatihan daerah, membina mereka sehingga bakat-bakat ini menjadi mahir, skill olahraganya menjadi bagus dan nantinya juga bisa bersaing di level internasional," imbuhnya.

Pihaknya berharap, prestasi yang dicapai oleh Shaleh bisa menginspirasi jebolan lain Mendobrak Batas yang baru diperkenalkan dengan aktivitas barunya dalam lima bulan terakhir. Pada hari pertama ajang Asian Youth Para Games 2025, Indonesia telah meraih satu emas dan dua perak.

Medali emas diraih atlet para renang binaan Sentra Khusus Disabilitas (Skodi), Siti Aisyah. Sementara medali perak dipersembahkan oleh Shaleh dan atlet para renang asal Bali, I Komang Aditya Pradnyana di nomor 50 meter gaya kupu-kupu putra S6 kategori usia 12-16 tahun.

Rima Ferdianto optimistis target 4 medali emas, 8 medali perak dan 10 medali perunggu bisa tercapai di ajang Asian Youth Para Games 2025. Bahkan, ada harapan bagi Indonesia untuk melampaui target tersebut melalui perolehan medali emas.

"Kita bersyukur karena peraih medali emas ini awalnya tidak kita targetkan untuk meraih emas, sehingga nanti cabor yang dari awal kita targetkan seperti atletik dan para bulu tangkis bisa menambah pundi-pundi medali emas. Mudah-mudahan kalau medali emasnya bisa lebih dari empat, berarti kita sudah melebihi target," jelas Rima.

Asian Youth Para Games 2025 yang diikuti ribuan atlet potensial dari 35 negara masih akan dipertandingkan hingga hari Sabtu (13/12/25).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

SEA Games 2025 dan Skuat Mewah Indonesia yang Tersia-Siakan Potensi Terbaiknya

SEA Games 2025 dan Skuat Mewah Indonesia yang Tersia-Siakan Potensi Terbaiknya

Your Say | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:46 WIB

Isu Kesepakatan AS-Indonesia Batal Imbas Langgar Janji, Kemenko Perekonomian Klarifikasi

Isu Kesepakatan AS-Indonesia Batal Imbas Langgar Janji, Kemenko Perekonomian Klarifikasi

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:40 WIB

Industry Report Modern Marketing Reckoner 2025: Merancang Masa Depan Pemasaran Indonesia

Industry Report Modern Marketing Reckoner 2025: Merancang Masa Depan Pemasaran Indonesia

Bisnis | Kamis, 11 Desember 2025 | 17:36 WIB

Terkini

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

PBVSI Panggil 17 Pemain untuk Tiga Kejuaraan Internasional, Ada Debutan

Sport | Senin, 27 April 2026 | 13:54 WIB

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Start dari Posisi 17, Veda Ega Pratama Finis Keenam di Moto3 Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:35 WIB

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Pecco Bagnaia Ungkap Alasan Mundur dari MotoGP Spanyol 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:30 WIB

Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol

Kiandra Ramadhipa Ungkap Rahasia Manuver Nekat di Lap Terakhir GP Spanyol

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:27 WIB

Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026

Siapa Kiandra Ramadhipa? Remaja Asal Sleman Taklukkan Sirkuit Jerez Juarai MotoGP Rookies Cup 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026

Bangka Belitung B dan Sulawesi Selatan Juara Kejurnas ORADO 2026

Sport | Senin, 27 April 2026 | 10:13 WIB

Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol

Aksi Gila Pembalap 16 Tahun Indonesia Asapi Rider Eropa di Sirkuit Jerez Spanyol

Sport | Senin, 27 April 2026 | 09:11 WIB

Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol

Kondisi Marc Marquez usai Terlempar ke Gravel di MotoGP Spanyol

Sport | Senin, 27 April 2026 | 09:00 WIB

Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung

Jadwal IBL 2026 Pekan ke-13: Dewa United Tantang Satria Muda di Bandung

Sport | Senin, 27 April 2026 | 08:51 WIB

Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak

Klasemen IBL Pekan ke-12: Pelita Jaya Makin Kokoh di Puncak

Sport | Senin, 27 April 2026 | 08:32 WIB