Kondisi Terkini Longsor Cadas Pangeran, BPBD Sumedang: Sudah Bisa Dilalui Kendaraan

Suara Sumedang Suara.Com
Minggu, 30 Oktober 2022 | 10:13 WIB
Kondisi Terkini Longsor Cadas Pangeran, BPBD Sumedang: Sudah Bisa Dilalui Kendaraan
Bencana Longsor Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang; alat berat diterjunkan untuk memindahkan sejumlah material longsoran yang menutupi jalur lalu lintas sekitar pukul 21.00 WIB. (Instagram @bpbdsumedang)

SuaraSumedang.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) Kabupaten Sumedang melaporkan kondisi terkini longsor di Cadas Pangeran yang mengakibatkan jalur kendaraan sempat tersendat.

BPBD Sumedang terus berupaya melakukan penanganan longsor Cadas Pangeran dengan menggunakan alat seadanya sampai sekitar pukul 21.00 WIB.

Dengan demikian, sejumlah bebatuan yang ikut terseret longsoran tanah di kawasan tersebut sedikit demi sedikit dapat dialihkan, dengan kondisi lalu lintas jalur Bandung-Sumedang buka tutup.

Teranyar, BPBD Sumedang melaporkan kondisi terkini akibat bencana longsor Cadas Pangeran sudah bisa dilakukan kendaraan baik roda dua maupun roda empat.

"Alhamdulillah, kondisi terkini longsor Cadas Pangeran sudah clear, dan akses jalan sudah dapat dilalui oleh kendaraan baik roda dua, dan roda empat dengan dua jalur. Alat berat sampai lokasi sekitar pukul 21.00 WIB, penanganan longsor tersebut berlangsung sampai pukul 21.50 WIB," demikian keterangan BPBD Sumedang, dikutip dari Instagram @bpbdsumedang, pada Minggu (30/10/2022).

Sebelumnya, bencana longsor yang terjadi di jalan raya Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (29/10/2022) sekitar pukul 15.00 WIB.

Kepala BPBD Sumedang, Atang Sutarno memastikan, bahwa peristiwa tersebut mengakibatkan enam orang pengendara menjadi korban terjangan material longsor.

"Keenam korban ini tengah berada dalam kendaraan yang melaju dari arah Bandung menuju Sumedang, yakni kendaraan roda empat jenis Fortuner berplat nomor G 8336 WP, dan Honda Freed (B 2622 UBB)," katanya kepada wartawan, dilansir dari TimesIndonesia--jaringan Suara.com.

Menurut Atang, material longsoran itu berasal dari tebing setinggi 50 meter dengan lebar longsoran sekitar 5 meter persis di jalur Cadas Pangeran yang rawan terjadi bencana longsor.

Baca Juga: Longsor di Cadas Pangeran, Sebuah Mobil Ringsek Tertimpa Runtuhan

"Saat terjadi longsor, cuaca di wilayah Cadas Pangeran Sumedang sedang cerah. Mungkin karena kondisi tebingnya sudah dalam kondisi basah akibat guyuran hujan sebelumnya," ucapnya.

Lebih lanjut, Atang mengatakan, ada korban akibat peristiwa itu di antaranya, Sheryl (8) dalam kondisi selamat, Fatar (5) selamat, Kimmi (1) selamat.

Adapun korban yang mengalami luka berat di antara Sindi (31), Neta (20), dan Rizal (33) yang mengalami luka ringan di pergelangan tangan.

Para korban sudah mendapatkan perawatan medis, ada yang di RSUD dan ada juga yang ditangani di Puskesmas Sumedang Selatan.(*)

Artikel ini sebelum telah tayang di TimesIndonesia.co.id: BPBD Sumedang: Tak Ada Korban Jiwa Akibat Longsor di Cadas Pangeran

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI