NasDem Cium Aroma Kuat Kepentingan di Bawaslu, Rahmat Bagja Ada 'Salam' dari Saan Mustofa, Aneh bin Ajaib

Suara Sumedang

Jum'at, 18 Agustus 2023 | 13:47 WIB
NasDem Cium Aroma Kuat Kepentingan di Bawaslu, Rahmat Bagja Ada 'Salam' dari Saan Mustofa, Aneh bin Ajaib
Ketua DPW NasDem Jawa Barat Saan Mustopa. Dia mengungkapkan keprihatinannya terkait penangguhan pengumuman hasil seleksi 514 calon komisioner baru Bawaslu di tingkat kabupaten/kota. (Suara.com/Ferry Bangkit)

SUARA SUMEDANG - Saan Mustopa, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, mengungkapkan keprihatinannya terkait penangguhan pengumuman hasil seleksi 514 calon komisioner baru Bawaslu di tingkat kabupaten/kota.

Saan Mustopa mendesak agar Bawaslu tetap beroperasi tanpa adanya pengaruh dari dinamika politik yang mungkin menghambat persiapan menuju Pemilu 2024.

Sementara semua tahap rekrutmen calon anggota Bawaslu telah selesai, Saan berpendapat bahwa seharusnya pengumuman hasil seleksi sudah dapat dilakukan.

Proses rekrutmen anggota Bawaslu kata Saan telah selesai. Tim seleksi sudah mengambil keputusan, dan hasilnya sudah disampaikan kepada Bawaslu. 

Namun, mengapa hingga saat ini Bawaslu belum mengumumkan calon komisioner untuk tingkat kabupaten/kota? 

Seharusnya kata dia, bukanlah hal yang rumit. Namun, terdapat hambatan. Oleh karena itu, Saan menginginkan agar Bawaslu bebas dari segala bentuk kepentingan yang mungkin muncul.

"Proses rekrutmen (seleksi) Bawaslu kan sudah selesai, timsel (tim seleksi) sudah selesai, bahkan sudah disampaikan ke bawaslu. Nah, kenapa Bawaslu belum selesai menentukan komisioner Bawaslu tingkat kabupaten/kota? Sebenarnya itu bukan sesuatu yang rumit. Kenapa menjadi rumit? Maka saya ingin Bawaslu itu terbebas dari berbagai kepentingan,” ujar Saan, Kamis (17/8/2023).

Saan berharap agar Bawaslu dapat bekerja secara efisien dengan segera menetapkan anggota terbaiknya di daerah masing-masing, untuk memastikan fungsi pengawasan dan kontrol yang optimal.

Kata Saan, yang perlu dilakukan hanyalah menentukan siapa saja yang akan menjadi komisioner di tingkat daerah. 

baca juga

Namun, ini ditunda dan menimbulkan kekosongan. Hal ini tentu akan mempengaruhi efektivitas peran Bawaslu sebagai lembaga pengawas.

"Mereka hanya tinggal memutuskan siapa komisioner di daerah. Malah ditunda dan ada kekosongan. Ini kan juga nanti (mempengaruhi) efektivitas keberadaan mereka sebagai lembaga pengawas,” katanya.

Saan menyatakan bahwa dirinya akan segera mencari informasi lebih lanjut mengenai status para calon komisioner dan alasan di balik penangguhan tersebut dari Ketua Bawaslu.

Kata Saan, akan segera mengajukan pertanyaan terkait hal ini. Tujuannya adalah agar Bawaslu, ketika memilih anggota komisioner, dapat menjaga diri dari pengaruh politik. 

Meskipun pengaruh politik adalah hal yang wajar, namun Bawaslu harus berusaha semaksimal mungkin untuk tetap independen dari tekanan-tekanan politik.

"Saya akan segera tanyakan. Supaya Bawaslu ketika menentukan anggota-anggota komisioner itu terbebas dari tarikan-tarikan kepentingan politik. Bahwa ada misalnya kepentingan politik itu hal yang biasa. Tapi Bawaslu harus bisa semaksimal mungkin itu terbebas dari tarik-tarik kepentingan politik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Bermain 'Utak-atik' Kepentingan Bawaslu? Doli Kurnia Beri pernyataan Begini, DEEP: Agenda Setting Sangat Kuat dan Masif

Siapa Bermain 'Utak-atik' Kepentingan Bawaslu? Doli Kurnia Beri pernyataan Begini, DEEP: Agenda Setting Sangat Kuat dan Masif

Sumedang | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 13:24 WIB

Reaksi Komisi II DPR Tahu Bawaslu 'Utak-atik' Formasi Sesuai Kepentingan, F-KPB Mengaku Belum Selesai

Reaksi Komisi II DPR Tahu Bawaslu 'Utak-atik' Formasi Sesuai Kepentingan, F-KPB Mengaku Belum Selesai

Sumedang | Jum'at, 18 Agustus 2023 | 13:13 WIB

PDIP Gedor Bawaslu RI, Kinerja Timsel Merugikan, Ini Langkah Tegas Anak Buah Megawati untuk Rahmat Bagja

PDIP Gedor Bawaslu RI, Kinerja Timsel Merugikan, Ini Langkah Tegas Anak Buah Megawati untuk Rahmat Bagja

Sumedang | Rabu, 16 Agustus 2023 | 18:57 WIB

CATAT SEJARAH Bikin Bawaslu Kacau, Segini Harta Kekayaan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja

CATAT SEJARAH Bikin Bawaslu Kacau, Segini Harta Kekayaan Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja

Sumedang | Rabu, 16 Agustus 2023 | 17:32 WIB

Terkini

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Rumah Nomor 17 yang Tidak Pernah Ada

Your Say | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:05 WIB

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

3 Serum LABORE untuk Kulit Sensitif Sesuai Review, Ampuh Atasi Jerawat dan Noda Hitam

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 16:02 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Percepat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Bekaci | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:57 WIB

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

Jangan Main Hakim Sendiri, Yusril Ingatkan Bahaya di Balik Sayembara Begal Dedi Mulyadi

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:56 WIB

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Popok Sekali Pakai Jadi Sumber Sampah Besar, Peneliti Tawarkan Tiga Cara Menguranginya

Lifestyle | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:55 WIB

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Ajak Kelompok Tani di Jawa Barat Tanam 24.000 Mangrove

Surakarta | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:54 WIB

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir

Sumbar | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

Pecah Kericuhan di Menteng, Polisi Bantah Ada Rumah Ibadah Dirusak

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:49 WIB

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

BRI Peduli Gandeng Petani Lokal di Jawa Barat untuk Tanam 24.000 Mangrove

Sumut | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:45 WIB

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Hijaukan Pesisir dengan 24.000 Mangrove

Banten | Minggu, 26 Juli 2026 | 15:41 WIB

×