Anak Gemuk Tidak Selalu Sehat

Tantrum

Senin, 30 Mei 2022 | 13:29 WIB
Anak Gemuk Tidak Selalu Sehat
suara.com

TANTRUM - Anak yang sehat selalu menjadi dambaan orang tua. Namun, pandangan masyarakat Indonesia biasanya menyebut anak yang gemuk itu adalah anak yang sehat. Sebaliknya anak kurus sering dianggap kurang sehat.

Hal ini sering membuat orangtua bimbang jika anaknya tidak gemuk, dan sebaliknya, menimbulkan kebanggaan jika anaknya gemuk.

Padahal, keyakinan tersebut tidak sepenuhnya benar. Berat badan berlebih pada anak tidak selalu berarti sehat, sebaliknya dapat menimbulkan masalah kesehatan.

Menurut Ita Rosita, Ahli Gizi Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, kegemukan terjadi akibat asupan energi lebih tinggi daripada energi yang dikeluarkan.

Asupan energi tinggi disebabkan oleh konsumsi makanan sumber energi dan lemak tinggi. Sedangkan pengeluaran energi yang rendah disebabkan karena kurangnya aktivitas fisik dan sedentary lifestyle.

“Sedentary lifestyle merupakan gaya hidup yang tidak aktif atau tak banyak bergerak dan terlalu banyak dihabiskan dengan duduk atau berdiam diri saja. Orang dengan gaya hidup sedentary ini biasanya hanya menghabiskan waktu dengan duduk atau berbaring dan menghabiskan waktu," kata Ita ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.

Sedentary lifestyle ini semisal dengan menonton TV, bermain gawai, dan membaca. Hal ini tidak hanya dialami oleh orang dewasa tetapi juga dialami oleh anak-anak.

Ita menyebutkan beberapa faktor yang dapat mengakibatkan kegemukan pada anak antara lain, faktor genetik diduga menjadi salah satu faktor.

Tetapi faktor utama adalah asupan makanan berlebih yang berasal dari jenis makanan olahan serba instan, minuman softdrink, makanan siap saji (burger, pizza, hotdog dan lainnya).

Asupan susu formula yang melebihi porsi yang dibutuhkan bayi atau anak, merupakan alasan lainnya.

Ita melanjutkan pola asuh yang tidak baik dapat mempengaruhi kegemukan terhadap bayi atau anak. Selain itu sebut Ita, orang tua terlalu memanjakan anaknya sehingga apapun yang diinginkan anaknya.

"Terlepas apa yang diinginkan anak ini akan berdampak buruk atau tidak ketiakseimbangan antara pola makan dan aktivitas fisik sedentary lifestyle," ungkap Ita.

Kegemukan pada usia dewasa biasanya merupakan kelanjutan dari kegemukan pada saat kecil.

Kegemukan dan obesitas pada anak yang berlanjut ke usia dewasa ini, merupakan faktor risiko terjadinya berbagai penyakit metabolik dan degeneratif.

Seperti penyakit kardiovaskuler, diabetes mellitus, kanker, osteoartritis, dan lainnya. 

“Pada anak, kegemukan dan obesitas juga dapat mengakibatkan berbagai masalah kesehatan yang sangat merugikan kualitas hidup anak. Seperti gangguan pertumbuhan tungkai kaki, gangguan tidur (sleep apnea) dan gangguan pernapasan lain,” ujar Ita.

Anak-anak dengan kegemukan juga dapat mengalami kesulitan gerak dan terganggu pertumbuhannya. Itu karrena timbunan lemak yang berlebihan pada organ-organ tubuh yang seharusnya berkembang.

Pada aspek psikologis, kegemukan juga berdampak pada menurunnya kepercayaan diri anak, terlebih jika diejek oleh teman-temannya.

Beberapa cara menghindarkan anak dari obesitas ucap Ita, yaitu dengan cara pemilihan makanan atau minuman yang baik dan benar.

Mengurangi mengonsumsi makanan cepat saji, makanan ringan dalam kemasan, minuman ringan, cemilan manis atau makanan yang mengandung tinggi lemak.

“Sajikan makanan dengan gizi seimbang dengan bahan makanan segar seperti: makanan pokok (nasi putih/merah atau karbohidrat lain), lauk hewani (daging sapi, ayam, telur, ikan), lauk nabati (tempe, tahu, kacang merah, kacang hijau dan kacang-kacangan lain), sayuran segar (sayuran hijau, sayuran berwarna),” jelas Ita.

Memperbanyak konsumsi buah segar dan susu, dapat menjadi salah satu cara menghindari kegemukan bayi atau anak. Berikan porsi sesuai dengan kebutuhan anak berdasarkan golongan umur dan jangan berlebihan.

Jangan lupa pula lanjut Ita, membiasakan sarapan. Sarapan merupakan awal baik untuk anak saat memulai hari.

Ini bermanfaat agar anak kuat melakukan aktivitas dan menghindari makan berlebihan setelahnya.

“Cara pengelolaan makan sangat berpengaruh juga harus diperhatikan. Hindari terlalu banyak menggoreng makanan agar tidak terlalu banyak lemak yang dikonsumsi,” terang Ita.

Ita menuturkan orang tua harus membiasakan bayi atau anak makan di meja makan dan tidak sambil mengerjakan yang lain.

Makan sambil bermain gawai atau nonton tv membuat orang tidak menyadari sudah berapa banyak makanan yang disantapnya.

Lakukanlah aktifitas fisik secara rutin setidaknya 30 menit perhari, tiga kali dalam seminggu.

Jika anak kita sudah masuk kedalam kategori kegemukan atau obesitas, segera evaluasi kebiasaan makan dan aktivitas anak.

“Disarankan untuk meningkatkan aktivitas fisik dan mengurangi sedentary life. Jika dibutuhkan, segera lakukan konseling gizi untuk mendapatkan edukasi mengenai asupan makan anak. Edukasi gizi bertujuan untuk mendorong perilaku yang positif terkait dengan makanan dan gizi,” ucap Ita.

Pemberian pemahaman secara dini kepada anak-anak mengenai makanan atau minuman yang berisiko terhadap kelebihan berat badan sangatlah baik.

Edukasi gizi secara visual dan dilakukan secara intensif lebih mudah diterima oleh anak-anak terutama yang telah memasuki usia sekolah.

Jadi, alih-alih membiarkan anak semakin gemuk dan obesitas. Sebaiknya orangtua mempertahankan berat badan anak-anak pada berat badan normal, agar pertumbuhan dan kesehatan anak optimal. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman

4 Sepatu Lari Anak Terbaik Berdasarkan Review Pengguna, Ringan dan Super Nyaman

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 16:00 WIB

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:58 WIB

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Review Secrets of the Broken House: Misteri Pembunuhan yang Penuh Kejutan

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 14:35 WIB

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Bagaimana Cara Memilih Sunscreen yang Aman untuk Anak-anak?

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 17:17 WIB

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

Menteri PPPA Sentil Pemkab Sampang Usai Kasus 27 Predator Anak: Perkuat Gugus Tugas!

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:28 WIB

Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter

Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter

Lifestyle | Kamis, 16 Juli 2026 | 10:12 WIB

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

Pasien Rumah Sakit Kanker Anak Dievakuasi karena Serangan Udara AS ke Pantai Selatan Iran

News | Kamis, 16 Juli 2026 | 07:24 WIB

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Hari Anak Nasional: Mengapa Orang Tua Perlu Berhenti Menuntut Anak Menjadi Sempurna?

Health | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:34 WIB

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Cara Terbaik Mencegah Anak Kelaparan adalah Menyejahterakan Orang Tuanya

Your Say | Rabu, 15 Juli 2026 | 20:15 WIB

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Sunscreen Orang Dewasa Boleh Dipakai Anak-Anak? Begini Saran Aman dari Dokter

Lifestyle | Rabu, 15 Juli 2026 | 14:55 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×