Penyakit yang Menyebabkan Kelumpuhan Otot, Polio!

Tantrum

Senin, 21 November 2022 | 09:07 WIB
Penyakit yang Menyebabkan Kelumpuhan Otot, Polio!
Ilustrasi vaksin polio. (Unsplash/Kristine Wook)

TANTRUM - Pada 2014, WHO menyatakan bahwa Indonesia sudah bebas dari penyakit polio. Ini adalah penyakit infeksi yang menyerang sistem saraf pusat.

Seperti apa penyakit ini? Apakah Indonesia masih bebas polio hingga saat ini? Berikut penjelasan medis dari dr. Damar Upahita dilansir dari laman Hello Sehat, Senin, 21 November 2022.

Polio, atau yang disebut juga dengan poliomyelitis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Virus ini dapat menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kerusakan pada sistem saraf motorik.

Kondisi tersebut dapat mengakibatkan kelumpuhan pada otot, baik yang bersifat sementara maupun permanen. Pada kasus yang lebih berat, polio dapat memengaruhi kemampuan bernapas dan menelan pada anak.

Penyakit ini tidak dapat disembuhkan sepenuhnya. Namun, sekarang sudah ada vaksinasi yang dapat mencegah penularan polio.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya bahwa WHO menyatakan Indonesia bebas polio sejak 2014. Di tahun 2021, masihkah berlaku?

Faktanya, pada tahun 2018, ada temuan kasus polio di beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

WHO melakukan penilaian risiko penularan penyakit polio di Indonesia. Hasilnya:

- 23 provinsi berisiko tinggi (76,5 persen)
- 9 provinsi berisiko sedang (23,5 persen)
- 2 provinsi berisiko rendah

baca juga

Dua provinsi yang memiliki risiko rendah penularan penyakit ini adalah Yogyakarta dan Bali. Peningkatan kasus terjadi karena naiknya kasus anak yang tidak diimunisasi, sehingga herd immunity (kekebalan kelompok) berkurang.

Pada tahun 2017, sebanyak 6 persen anak tidak diimunisasi. Kemudian meningkat menjadi 14 persen pada tahun 2019.

Pemberian imunisasi polio sebanyak 4 dosis sudah masuk ke dalam program pemerintah. Dari grafik yang ditunjukkan WHO, pemberian vaksin polio menurun sejak tahun 2014-2019.

Polio memiliki tanda-tanda dan gejala yang bervariasi. Namun terkadang, beberapa anak yang sudah terinfeksi virus tidak menunjukkan tanda-tanda dan gejala apapun.

Gejala yang muncul juga tergantung pada jenis polio apa yang menyerang si kecil. Terdapat 3 jenis infeksi, yaitu nonparalitik, paralitik, serta sindrom pascapolio.

Ketiganya memiliki gejala-gejala yang sedikit berbeda, berikut penjelasannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kadar Gula Darah Normal, Ini Kisaran Sehatnya

Kadar Gula Darah Normal, Ini Kisaran Sehatnya

Tantrum | Senin, 21 November 2022 | 07:19 WIB

Bagus untuk Kulit Berjerawat, 6 Buah Ini Layak Dikonsumsi

Bagus untuk Kulit Berjerawat, 6 Buah Ini Layak Dikonsumsi

Tantrum | Senin, 21 November 2022 | 06:03 WIB

Agar Berkah dalam Berumah Tangga, Baca Doa Ini

Agar Berkah dalam Berumah Tangga, Baca Doa Ini

Tantrum | Senin, 21 November 2022 | 05:32 WIB

Kesehatan di Lingkungan Pesantren Harus Dijaga

Kesehatan di Lingkungan Pesantren Harus Dijaga

Tantrum | Rabu, 16 November 2022 | 07:17 WIB

Semoga Dikabulkan, Doa agar Diberi Anak Laki-laki

Semoga Dikabulkan, Doa agar Diberi Anak Laki-laki

Tantrum | Rabu, 16 November 2022 | 06:38 WIB

Terkini

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL

Surakarta | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:13 WIB

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Newcastle Turunkan Harga, Arsenal Semakin Dekat Dapatkan Bruno Guimaraes

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:06 WIB

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

Surya Paloh Pasang Target Tinggi: Yakin Nasdem Bakal Naik di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:03 WIB

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Tahan Tangis, Sarwendah Ungkap Perjuangan Nafkahi Anak di Tengah Gugatan Ruben Onsu

Entertainment | Rabu, 22 Juli 2026 | 22:01 WIB

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

Putri Pahlawan Nasional Pimpin WPP PPP, Dewi Arimbi Siap Tempur di Pemilu 2029

News | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:59 WIB

Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming

Berkebun di Kota Kini Lebih Hemat, Panel Surya Jadi Solusi untuk Urban Farming

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:56 WIB

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'

Kala Anak Nasabah PNM Mekaar Berkata 'Orang Tua Saya Berjuang di Sawah, Saya Berjuang di Sekolah'

Sumut | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:55 WIB

Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi

Dunia Peanuts Jadi Nyata! Snoopy Siapkan Pengalaman Seru untuk Keluarga dan Penggemar Animasi

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:51 WIB

Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026

Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026

Bola | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:50 WIB

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Bawa Modal Rp800 Juta Demi 1 Kg Sabu, Pengedar Asal Gunung Batu Diringkus Polres Cimahi

Jabar | Rabu, 22 Juli 2026 | 21:33 WIB

×