SUARA TASIKMALAYA – Simak artikel menarik, kerap dianggap lebih rendah dari laki-laki, lantas bagaimana kedudukan perempuan dalam Islam?
Meski dianggap sudah merdeka dan memiliki hak yang sama seperti laki-laki, namun, nyatanya kaum perempuan masih dipandang dengan berbagai macam stigma.
Kedudukan perempuan dipandang lebih rendah dari laki-laki, bahkan peran mereka dianggap tidak lebih penting dari apa yang dilakukan oleh kaum laki-laki. Hal ini tentu saja tidak lepas dari budaya patriarki yang melekat di masyarakat.
Dalam Islam, kedudukan perempuan sangatlah tinggi dan mulia, bahkan mereka mendapatkan perhatian ekstra yang tidak pernah ada dalam ajaran agama lain.
Sebelum kedatangan Islam tapatnya pada zaman jahiliyah, perempuan dianggap tidak berharga dan memiliki peran apapun. Perempuan pada masa itu dipelakukan seperti budak, oleh suami dan keluarganya sendiri.
Bahkan kelahiran anak perempuan pada masa itu, dinilai sebagai hal yang memalukan, sehingga sangat jarang ada anak perempuan dirawat dengan baik saat itu.
Pentingnya kedudukan perempuan ini berubah setelah Allah SWT, menurunkan ayat-ayat tentang perempuan.
Kedatangan Islam dan ayat-ayat yang diturunkan Allah SWT, berisi perintah untuk mengangkat derajat perempuan dan memuliakan mereka.
Allah SWT begitu memuliakan perempuan, salah satunya dengan menganjurkan mereka untuk menutup aurat, agar tidak dijadikan sebagai bahan untuk memenuhi syahwat oleh laki-laki.
Baca Juga: Adab Bertamu dalam Islam, Amalkan saat Hari Raya Idul Fitri
Mereka juga dilindungi dari kaum laki-laki yang mungkin akan berlaku buruk, terbukti dari adanya pembagian muhrim dan bukan muhrim.
Kesimpulannya, dalam Islam kedudukan perempuan sangatlah tinggi dan mulia, bahkan seorang Ibu sangatlah dijunjung tinggi oleh Rasulullah SAW. (*)