Jangan Hilang Kendali, Begini Cara Meredam Amarah Sesuai Ajaran Islam

tasikmalaya Suara.Com
Sabtu, 01 April 2023 | 07:05 WIB
Jangan Hilang Kendali, Begini Cara Meredam Amarah Sesuai Ajaran Islam
Tips meredam emosi menurut Buya Yahya. ((Tangkapan Layar YouTube/Al-Bahjah TV))

SuaraTasikmalaya.id – Marah merupakan salah satu bentuk emosi yang biasa terjadi pada seluruh umat manusia. Akan tetapi, bentuk emosi ini sebisa mungkin harus kita kendalikan. 

Karena jika kita tidak mampu mengontrol amarah, maka dampaknya akan sangat merugikan diri sendiri bahkan orang lain. 

Salah satunya di bulan Ramadhan, lapar dan haus yang dirasakan membuat kita menjadi seseorang yang lebih mudah marah. 

Padahal, Ramadhan adalah waktu di mana kita sebagai umat muslim harus menahan segala bentuk nafsu, salah satunya marah. 

Bulan Ramadhan ini hendaknya kita jadikan untuk memperbaiki diri dan lebih bersabar atas segala situasi yang mungkin terjadi. 

Selain itu emosi yang tidak dikendalikan akan menjadikan puasa kita hanya sekedar menahan rasa lapar dan haus saja. 

Melalui kanal YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya membagikan beberapa tips untuk meredan amarah.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan mempertanyakan diri, haruskah kita marah terhadap hal tersebut. 

Jika memang harus marah, maka kita perlu menentukan waktu yang tepat untuk mengeluarkannya. 

Baca Juga: Meski Persib Kalah, Bobotoh Terharu dengan Perlakuan Jakmania, Begini Kejadiannya

Artinya, kita harus bisa menempatkan rasa marah tersebut pada alasan yang tepat. Bukan semata-mata karena dendam, tetapi lebih untuk kebaikan. 

Kemudian ketika merasa marah, kita harus bisa berpikir dengan menggunakan akal dan syariat islam

Dalam hal ini, bukan berarti kita harus memangkas amarah tersebut, tetapi lebih berkaca kepada syariat islam terutama tentang kesabaran

Selain itu, menurut Imam Ghazali, penting bagi kita untuk mengetahui pahala-pahala tentang keutamaan sabar. 

Karena keimanan kita yang ‘merindukan’ pahala itu yang akan membantu diri kita menjadi pribadi yang lebih sabar. 

Lalu, ketika kita memandang kesabaran sebagai sebuah pahala, akan lebih mudah bagi kita untuk menjadi sosok yang sabar. Terutama saat menghadapi hal-hal yang menguji emosi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI