Studi: Nenek Moyang Eropa Datang dari Timur Tengah

Liberty Jemadu

Kamis, 04 Juni 2015 | 07:27 WIB
Studi: Nenek Moyang Eropa Datang dari Timur Tengah
Ilustrasi manusia purba (Shutterstock).

Suara.com - Sebuah tim peneliti multinasional dari Eropa menemukan bahwa manusia modern yang hidup di Eropa berasal dari kawasan Syam di Timur Tengah. Para ilmuwan tiba pada kesimpulan itu setelah meneliti sejumlah fosil kerang dan dua kerangka manusia purba di Ksar Akil, sebuah situs purbakala di Libanon.

Dalam studi yang diterbitkan pada jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences itu, para peneliti dari Jerman, Inggris, dan Belanda menggelar analisis radiokarbon terhadap 3.500 cangkang dari 49 spesies kerang yang diyakini merupakan makanan manusia purba dari masa Paleolitik Akhir.

Ksar Akil adalah satu dari hanya sedikit situs purbakala di Timur Tengah yang memiliki fosil-fosil manusia, yang berhubungan dengan perkakas dari masa Paleolitik Akhir, era di sekitar 50.000 sampai 10.000 tahun silam.

Dari hasil analisis, yang menggunakan teknik dan pendekatan baru, para peneliti menemukan bahwa manusia modern yang menggunakan perkakas dari masa Paleolitik Akhir menetap di Syam sekitar 45.900 tahun lalu. Perkakas yang sama juga ditemukan di beberapa tempat di Eropa.

"Perkakas yang sama (yang ditemukan di Eropa) menunjukkan bahwa populasi manusia modern menyebar dari Syam ke Eropa sekitar 55.000 sampai 40.000 tahun silam," kata pemipin penelitian, Marjolein Bosch dari Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, Jerman.

Sebelumnya waktu penyebaran manusia modern dari Afrika ke Eurasia masih menjadi perdebatan utama antara arkeolog, paleontolog, dan pakar genetika. Pertanyaan utamanya adalah kapan manusia modern pertama kali tiba di Eropa dan rute mana yang mereka tempuh? Apakah Syam menjadi koridor yang mereka lewati saat menuju Eropa?

"Ksar Akil menjadi penting karena faktanya ada dua fosil manusia modern yang ditemukan di situ," jelas Bosch.

Kedua fosil itu, dinamakan Etheruda dan Egbert, diyakini berhubungan dengan perkakas-perkakas Paleolitik Akhir yang ditemukan di sekitar situs itu, lanjut Boshc.

"Analisis kami menunjukkan bahwa Egbert hidup sekitar 43.000 tahun lalu dan Ethelruda setidaknya hidup 45.900 tahun silam, mungkin lebih awal lagi. Karenanya Ethelruda lebih tua dari semua manusia modern di Eropa," beber Johannes van der Plicht, dari Center for Isotopic Research of Groningen University, Belanda.

Manusia modern tertua di Eropa ditemukan di Rumania dan berusia sekitar 37.800 tahun.

Teknik yang digunakan para peneliti itu sendiri, menggabungkan antara pendekatan radiokarbon dengan analisis data biokimia. Mereka meneliti protein asam amino yang tersimpan dalam struktur intra-crystalline cangkang kerang. (Phys.org)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fosil Rahang di Etiopia Buktikan Ada Spesies Manusia Tak Dikenal

Fosil Rahang di Etiopia Buktikan Ada Spesies Manusia Tak Dikenal

Tekno | Kamis, 28 Mei 2015 | 18:08 WIB

Usia Mahluk Aneh Bernama Little Foot Ini Akhirnya Terungkap

Usia Mahluk Aneh Bernama Little Foot Ini Akhirnya Terungkap

Tekno | Jum'at, 03 April 2015 | 07:12 WIB

Studi Terbaru: Hobit Flores Bukan Spesies Baru Manusia

Studi Terbaru: Hobit Flores Bukan Spesies Baru Manusia

Tekno | Jum'at, 08 Agustus 2014 | 11:38 WIB

Studi: Ketika Manusia Semakin Feminin, Terciptalah Seni

Studi: Ketika Manusia Semakin Feminin, Terciptalah Seni

Tekno | Senin, 04 Agustus 2014 | 19:05 WIB

Terkini

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor

Bogor | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:28 WIB

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Kapolres Bogor: Terduga Pelaku Pembunuh Bobotoh Cilik Bukan Suporter Bola

Jabar | Rabu, 28 Oktober 2026 | 00:05 WIB

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

13 Hari Kasus Pengeroyokan Jurnalis Palembang Belum Tuntas, Koalisi Pers Desak Kapolda Dicopot

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:58 WIB

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

Pimpinan Natura City Disebut Tak Akan Hadiri Mediasi Sengketa Tanah 14 Hektare di Bogor

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Palembang hingga OKI Diguyur Hujan Buatan, TNI AU Kerahkan Hercules dan Casa untuk Atasi Karhutla

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:38 WIB

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

Natura City Tolak Proposal Damai PT SIR dalam Sengketa Tanah 14 Hektare di Gunung Sindur

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

×