Pendeta Temukan Gundukan Tanah, Ternyata...

Dythia Novianty | Suara.com

Sabtu, 03 Februari 2018 | 07:52 WIB
Pendeta Temukan Gundukan Tanah, Ternyata...
Ilustrasi tentara Viking. [Shutterstock]

Suara.com - Sebuah kuburan massal yang ditemukan di taman pendeta berisi sisa kerangka tentara Viking yang menyerang Inggris. Kerangka hampir 300 orang pertama kali ditemukan pada tahun 1970-an, namun identitas mereka tetap menjadi misteri sampai sekarang.

Penggalian mayat di bawah gundukan dangkal dilakukan pendeta Gereja St Wystan di Repton, Derbyshire.

Sekarang, penanggalan radiokarbon oleh tim di University of Bristol telah menempatkan mereka di akhir abad kesembilan, saat catatan menunjukkan "Tentara Agung Viking" menyerang dan mengusir raja setempat ke dalam pengasingan.

Juga dikenal oleh penulis sejarah Anglo-Saxon sebagai "Great Heathen Army", kekuatan penyerbuan ini terdiri dari para pejuang dari seluruh Skandinavia bergabung dalam sebuah aliansi untuk menyerang Inggris.

"Penemuan tulang belulang Repton penting karena kami hanya tahu sedikit tentang perampok Viking pertama yang kemudian menjadi bagian dari permukiman Skandinavia yang cukup besar di Inggris," kata arkeolog Cat Jarman, yang memimpin penelitian tersebut.

Temuan mereka didokumentasikan dalam jurnal Antiquity.

Para arkeolog berpikir bahwa gundukan di mana jenazah ditemukan adalah semacam monumen penguburan terhadap Angkatan Darat Agung. Di samping gundukan itu ada kuburan lain yang berisi empat anak, setidaknya dua di antaranya menunjukkan tanda-tanda luka traumatis.

Arkeolog yang awalnya menemukan situs tersebut menyarankan agar kerangka ini bisa menjadi bukti pembunuhan korban yang dilakukan untuk menemani korban Viking.

Di dalam gundukan itu, ada bukti 264 mayat yang sebagian besar adalah pemuda, di samping persenjataan Viking dan artefak.

Beberapa kerangka menunjukkan tanda-tanda luka bakar, menambahkan lebih jauh pada bukti bahwa itu disebabkan dari penyerang.

Namun, terlepas dari bukti yang luas, analisis awal dari tulang yang ditemukan menunjukkan bahwa mereka sebenarnya bukan anggota kelompok pejuang Viking. Penanggalan radiokarbon tampaknya menunjukkan tulang-tulang itu milik orang-orang yang terkubur selama beberapa abad.

"Tanggal radiokarbon sebelumnya dari situs ini semuanya dipengaruhi oleh sesuatu yang disebut efek reservoir laut, yang membuat mereka tampak terlalu tua," kata Jarman.

"Saat kita makan ikan atau makanan laut lainnya, kita memasukkan karbon ke tulang kita yang jauh lebih tua daripada makanan terestrial. Ini membingungkan tanggal radiokarbon dari bahan tulang arkeologi dan kita perlu memperbaikinya dengan memperkirakan berapa banyak makanan laut yang dikonsumsi setiap orang."

Dengan menggunakan metodologi yang lebih canggih, Jarman dan timnya tiba pada tanggal sesuai dengan catatan sejarah Angkatan Darat Agung Viking.

"Meskipun tanggal radiokarbon baru ini tidak membuktikan bahwa ini adalah anggota tentara Viking, hal itu tampaknya sangat mungkin terjadi. Ini juga menunjukkan bagaimana teknik baru dapat digunakan untuk menilai ulang dan akhirnya memecahkan misteri berabad-abad," katanya. [Independent]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Ada Tulisan "Allah" pada Pakaian Bangsa Viking?

Mengapa Ada Tulisan "Allah" pada Pakaian Bangsa Viking?

Tekno | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:39 WIB

Leher Pendeta Hindu Digorok saat Pimpin Doa di Dalam Kuil

Leher Pendeta Hindu Digorok saat Pimpin Doa di Dalam Kuil

News | Minggu, 21 Februari 2016 | 17:06 WIB

Pedang Kuno Berumur 1200 Tahun Ditemukan Utuh

Pedang Kuno Berumur 1200 Tahun Ditemukan Utuh

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2015 | 17:44 WIB

Buktikan Iman, Pendeta Sinting Ini Minta Jemaat Makan Ular Hidup

Buktikan Iman, Pendeta Sinting Ini Minta Jemaat Makan Ular Hidup

News | Sabtu, 25 Juli 2015 | 10:07 WIB

Terkini

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Oppo Reno 16 Series Debut di China 26 Mei 2026, Lanjut Masuk ke Pasar Global

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 20:00 WIB

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Pakai Chip Snapdragon X2, Laptop Lenovo IdeaPad 5 2-in-1 Terbaru Tahan 33 Jam

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:30 WIB

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 18:14 WIB

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 17:02 WIB

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:41 WIB

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 15:17 WIB

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 14:26 WIB

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:30 WIB

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 13:27 WIB

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP

Tekno | Senin, 18 Mei 2026 | 12:35 WIB