Pesawat Luar Angkasa Soviet Diprediksi Bakal Jatuh ke Bumi Tahun Ini

Dythia Novianty Suara.Com
Jum'at, 01 Maret 2019 | 07:28 WIB
Pesawat Luar Angkasa Soviet Diprediksi Bakal Jatuh ke Bumi Tahun Ini
Ilustrasi salah satu pesawat luar angkasa Uni Soviet, Venera 8.

Suara.com - Sebuah pesawat ruang angkasa milik Rusia sedang berada di jalur tabrakan dengan Bumi. Para ahli memperingatkan bahwa modul pendaratannya bisa jatuh ke permukaan planet kita pada tahun 2019.

Penyelidikan Venus pada era Perang Dingin, Kosmos 482, sedang menuju jalan kita sejak tahun lalu, ketika diklaim stasiun ruang angkasa akan menghantam Bumi antara tahun 2023 dan 2025. Tetapi para astronom sekarang telah melihat tanda-tanda yang dapat menunjukkan tanggal jatuhnya jauh lebih dekat dari yang diprediksi siapa pun.

Astronom amatir Thomas Dorman telah menyaksikan penyelidikan dan percaya ini bisa terjadi akhir tahun ini atau mungkin pada tahun 2020.

"Dugaan kami mungkin sebanyak 40 hingga 50 persen dari pesawat ruang angkasa mungkin masih ada. Sangat menarik untuk dicatat bahwa puncak orbit perlahan mulai membusuk. Dugaan saya sekarang adalah bahwa jatuh ke Bumi akhir tahun ini hingga pertengahan tahun depan," katanya dikutip Metro dari Space.com.

Tetapi, dia memprediksi, pembusukannya merupakan seni yang sama halnya dengan sains. Sebelumnya, pesawat ruang angkasa Rusia telah diprediksi akan menabrak Bumi antara garis lintang 52 derajat utara dan 52 derajat selatan, yang merupakan area planet yang sangat luas.

Artinya, London akan berada di garis jatuhnya dan juga sebagian besar Inggris Selatan, tetapi utara dan Skotlandia akan aman. Namun, ada juga kemungkinan akan jatuh ke laut.

Ilustrasi pakaian astronot. [Shutterstock]
Ilustrasi astronot. [Shutterstock]

Sebagai informasi, Uni Soviet meluncurkan Kosmos pada tahun 1972 dan seharusnya mendarat di permukaan Venus. Sayangnya, roket tidak berfungsi dengan baik sehingga terjebak di orbit.

Beberapa pesawat ruang angkasa terputus dan terbakar di atmosfer, tetapi diyakini modul pendaratan dengan berat hampir 500kg masih ada di sana. Ini dirancang untuk menanggung panas dan tekanan Venus, jadi sangat mungkin untuk bertahan hidup kembali sebelum jatuh ke Bumi.

"Kegagalan mesin yang mendorongnya dari orbit Bumi ke Venus memudarkan pesawat ruang angkasa dalam orbit elips di sekitar Bumi selama lebih dari sebulan sampai akhirnya memasuki kembali atmosfer Bumi," tulis NASA.

Baca Juga: Pesawat Luar Angkasa Siap Mendarat di Kota Asing Planet Mars

Mesin utama terputus lebih cepat setelah hanya menembak selama 125 detik karena kegagalan pada timer onboard. Akibatnya, pesawat ruang angkasa memasuki orbit elips di sekitar Bumi.

Secara resmi, Uni Soviet menamai probe Kosmos 482 untuk menyamarkan misinya yang sebenarnya. Probe Venus lainnya yang disebut Venera 8 diluncurkan empat hari sebelum Kosmos dan menjadi pesawat ruang angkasa robotik pertama yang mendarat di Venus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI