Kunjungi 5 Destinasi Keren di Mars Ini Yuk!

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 November 2019 | 05:30 WIB
Kunjungi 5 Destinasi Keren di Mars Ini Yuk!
Planet Mars. [Shutterstock]

Suara.com - Bukan menjadi rahasia lagi jika NASA ingin membangun koloni di Mars, menjadikan planet itu sebagai tempat hunian manusia selanjutnya.

Dilansir laman Space.com, Mars juga bisa menjadi destinasi di masa depan. Berikut lima destinasi keren yang dapat dikunjungi di Mars:

1. Olympus Mons

Olympus Mons adalah gunung berapi paling ekstrem di tata surya. Menurut NASA, gunung ini terletak di wilayah vulkanik Tharsis dan berukuran hampir sama dengan negara bagian Arizona.

Gunung ini memiliki tinggi 25 kilometer dan membuatnya hampir tiga kali lebih tinggi dari Gunung Everest. Olympus Mons terbentuk setelah lava perlahan menuruni lereng.

Olympus Mons. [NASA]
Olympus Mons. [NASA]

Gunung itu kemungkinan mudah untuk didaki oleh penjelajah di masa depan karena rata-rata kemiringannya hanya 5 persen. Puncaknya memiliki lebar 85 kilometer dan dibentuk oleh ruang magma.

2. Gunung Berapi Tharsis

Setelah mendaki di sekitar Olympus Mons, penjelajah dapat melihat gunung berapi lainnya di wilayah Tharsis.

Gunung Berapi Tharsis. [NASA]
Gunung Berapi Tharsis. [NASA]

Tharsis memiliki 12 gunung berapi raksasa di wilayah seluas kurang lebih 4 ribu kilometer. Seperti Olympys Mons, gunung berapi ini berukuran jauh lebih besar daripada yang ada di Bumi.

baca juga

Selain Olympus Mons, gunung berapi lain yang juga populer di wilayah Tharsis adalah Ascraeus Mons, Pavonis Mons, dan Arsia Mons. Ketiganya disebut sebagai Tharsis Tholus.

3. Valles Marineris

Mars tidak hanya menjadi tuan rumah bagi gunung berapi terbesar di tata surya, tapi juga ngarai terbesar. Valles Marineris memiliki panjang sekitar 3 ribu kilometer dan empat kali dari Grand Canyon yang hanya memiliki panjang sekitar 800 kilometer.

Valles Marineris. [NASA]
Valles Marineris. [NASA]

Para peneliti masih belum yakin bagaimana Valles Marineris muncul, tetapi beberapa teori berpendapat bahwa ketika wilayah Tharsis terbentuk, itu berpengaruh pada kemunculan Valles Marineris.

4. Kutub utara dan selatan

Mars memiliki dua daerah es di kutubnya dengan komposisi yang sedikit berbeda. Menurut NASA, suhu di dekat kutub utara dan selatan sangat dingin sehingga karbon dioksida mengembun dari atmosfer menjadi es di permukaannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Masuk Bulan November, Ini 5 Peristiwa Langit yang Akan Terjadi

Tekno | Senin, 04 November 2019 | 10:05 WIB

Begini Suara Gempa di Mars

Begini Suara Gempa di Mars

Tekno | Rabu, 16 Oktober 2019 | 06:00 WIB

Robot Curiosity Temukan Oasis Kuno di Mars, Tanda Kehidupan?

Robot Curiosity Temukan Oasis Kuno di Mars, Tanda Kehidupan?

Tekno | Jum'at, 11 Oktober 2019 | 15:34 WIB

Ini Alasan Trump Desak NASA Pilih Terbang ke Mars Dibanding ke Bulan

Ini Alasan Trump Desak NASA Pilih Terbang ke Mars Dibanding ke Bulan

Tekno | Kamis, 26 September 2019 | 15:16 WIB

Manusia Bisa Bertahan Tinggal di Mars, Asalkan Makan Ini

Manusia Bisa Bertahan Tinggal di Mars, Asalkan Makan Ini

Tekno | Kamis, 26 September 2019 | 12:00 WIB

Elon Musk Ingin Jatuhkan Bom Nuklir di Planet Mars, Ini Alasannya

Elon Musk Ingin Jatuhkan Bom Nuklir di Planet Mars, Ini Alasannya

Tekno | Selasa, 20 Agustus 2019 | 07:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×