Wah, Setelah Meluncur, Falcon 9 Bakal Dihancurkan!

Senin, 13 Januari 2020 | 12:15 WIB
Wah, Setelah Meluncur, Falcon 9 Bakal Dihancurkan!
Falcon 9, milik SpaceX di Cape Canaveral, Kennedy Space Centre, Amerika Serikat [Shutterstock]

Suara.com - Salah satu roket yang dibawa Falcon 9 bakal dihancurkan hanya sesaat setelah diluncurkan. Mengapa bisa begitu?

Tenang saja, rupanya hal itu merupakan salah satu prosedur yang harus dilakukan SpaceX untuk menjajal kemampuan sistem keamanan Crew Dragon, seandainya terjadi hal buruk yang tak diinginkan.

Dilaporkan Futurism pada Senin (13/1/2020), saat ini SpaceX bersama NASA tengah mempelajari sistem keamanan Crew Dragon, pesawat yang nantinya bakal mengangkut astronot ke luar angkasa.

Sebuah boneka bernama Ripley duduk di dalam kapsul Crew Dragon buatan SpaceX. Crew Dragon berhasil berlabuh di stasiun antariksa internasional (ISS) pada 3 Maret lalu. [AFP/NASA TV]
Sebuah boneka bernama Ripley duduk di dalam kapsul Crew Dragon buatan SpaceX. Crew Dragon berhasil berlabuh di stasiun antariksa internasional (ISS) pada 3 Maret 2019 [AFP/NASA TV]

Tes ini sendiri bernama In Flight Abort Test dan akan berlangsung pada 18 Januari 2020. Nantinya, Falcon 9 yang membawa Crew Dragon akan diterbangkan dari Kennedy Space Center, Florida, Amerika Serikat.

Untuk simulasi, sekitar 88 detik pasca Falcon 9 meluncur, mesin roket dimatikan. Crew Dragon lantas secara otomatis mengaktifkan sistem keselamatan. Parasut bakal berkembang dan diharapkan mendarat dengan sempurna di lautan Atlantik.

Dengan begitu, Crew Dragon seharusnya tidak mengalami kerusakan, sekaligus menyelamatkan nyawa awak yang berada di dalamnya.

Setelah roketnya benar-benar meledak, SpaceX berencana akan mengambil puing-puingnya yang terjatuh kembali ke Bumi untuk dilakukan penelitian lanjutan.

Sebagai informasi, kapsul Crew Dragon dikembangkan SpaceX setelah mendapatkan pendanaan dari NASA. Kolaborasi ini merupakan bagian dari program misi antariksa komersial AS untuk mengirimkan astronot ke International Space Station (ISS).

Sesuai arahan pemerintah AS, NASA ingin kembali mengantarkan astronot ke orbit menggunakan roket dan kapsul buatan mereka sendiri. Pasalnya, selama ini mereka selalu mengandalkan roket dan kapsul Soyuz buatan Rusia ketika NASA akan menerbangkan astronot menuju ISS.

Baca Juga: Obituari Neil Peart: Ghost Rider Itu Telah Berpulang

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI