Objek Aneh Ditemukan Mengorbit Lubang Hitam di Bimasakti

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Minggu, 19 Januari 2020 | 11:16 WIB
Objek Aneh Ditemukan Mengorbit Lubang Hitam di Bimasakti
Ilustrasi lubang hitam. [Shutterstock]

Suara.com - Di pusat Bimasakti, terdapat lubang hitam supermasif dengan massa 4 juta kali Matahari yang disebut sebagai Sagitarius A*. Namun, para astronom dari UCLA dan W. M. Keck Observatory menemukan objek aneh yang mengorbit lubang hitam tersebut dan membentuk kelas baru.

Objek pertama dari kelas "G" baru ini ditemukan pada 2005. Objek kedua yang dijuluki G2 ditemukan pada 2012 dan sekarang, empat objek lainnya baru saja ditemukan dan diumumkan dalam jurnal Nature. Objek-objek tersebut diyakini sebagai hasil akhir dari penggabungan antara dua bintang.

"Objek-objek ini terlihat seperti gas tetapi berperilaku seperti bintang," ucap profesor Andrea Ghez, rekan penulis penelitian ini dan direktur di UCLA Galactic Center Group.

Ghez menambahkan bahwa G2 memiliki perilaku yang sangat aneh. Objek itu memang telah terdeteksi sebelumnya, tetapi perilaku anehnya ini baru terlihat ketika objek mendekati lubang hitam dan memanjang sehingga menyebabkan sebagian besar gasnya terkoyak.

Anehnya, meskipun sebagian gasnya terkoyak, G2 tetap utuh ketika mendekati lubang hitam. Hal tersebut membuat para astronom berpikir ulang mengenai karakter dari G2.

"Sesuatu pasti membuatnya tetap utuh dan memungkinkannya bertahan dari pertemuannya dengan lubang hitam," ucap Anna Ciurlo, penulis utama penelitian ini dan peneliti di UCLA.

G Object Orbits. [Keckobservatory.org]
G Object Orbits. [Keckobservatory.org]

Dilansir dari IFL Science, penemuan ini dapat dilakukan berkat kumpulan data unik yang telah dihimpun oleh kelompok profesor Ghez selama lebih dari 20 tahun.

Orbit dari enam objek G berkisar antara 100 dan 1.000 tahun untuk satu perjalanan di sekitar lubang hitam supermasif. Objek G2 kehilangan beberapa gas pada 2014 selama pendekatannya dengan lubang hitam.

Saat ini, para astronom masih terus melakukan penelitian lebih lanjut dan mencari lebih banyak objek di wilayah tersebut untuk memahami apakah proses ini unik atau tidak untuk lingkungan lubang hitam.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Penemuan Ilmiah Paling Mengejutkan di Tahun 2019

5 Penemuan Ilmiah Paling Mengejutkan di Tahun 2019

Tekno | Sabtu, 28 Desember 2019 | 11:15 WIB

Kali Perdana, Astronom Temukan Galaksi 3 Lubang Hitam Supermasif

Kali Perdana, Astronom Temukan Galaksi 3 Lubang Hitam Supermasif

Tekno | Selasa, 26 November 2019 | 14:50 WIB

Astronom Temukan Lubang Hitam Punya Jadwal Makan

Astronom Temukan Lubang Hitam Punya Jadwal Makan

Tekno | Kamis, 14 November 2019 | 15:10 WIB

Bagaimana Jika Matahari Diganti dengan Lubang Hitam?

Bagaimana Jika Matahari Diganti dengan Lubang Hitam?

Tekno | Sabtu, 09 November 2019 | 07:45 WIB

Mahasiswa Buat Aplikasi Pantau Tabrakan Lubang Hitam

Mahasiswa Buat Aplikasi Pantau Tabrakan Lubang Hitam

Tekno | Kamis, 07 November 2019 | 08:35 WIB

Tak Hanya Bintang, Planet Juga Bisa Mengorbit Lubang Hitam

Tak Hanya Bintang, Planet Juga Bisa Mengorbit Lubang Hitam

Tekno | Selasa, 29 Oktober 2019 | 08:36 WIB

Terkini

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

Kapal China Tabrak Perahu Filipina Saat Bagikan Subsidi Bahan Bakar Nelayan di Kepulauan Spratly

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

Usai Geledah 3 Ruang Dirjen ATR/BPN, KPK Sasar Kantor Summarecon

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:05 WIB

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Gegara Ayam Gongso, 413 Siswa dan Guru SMKN 2 Jogja Diduga Keracunan MBG

Jogja | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

Isu Black September Merebak, Boni Hargens Ungkap Modus Destabilisasi Politik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

iQOO Pad Ultra Segera Rilis 29 September: BawaLayar OLED 8,8 Inci, Snapdragon Generasi Baru

Your Say | Jum'at, 18 September 2026 | 15:00 WIB

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

Usia 41 Tahun, Kapal Induk Garibaldi Bakal Diretrofit Agar Bisa Beroperasi 2 Dekade Lagi

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Pria Viral Tendang Wanita di Senayan City Ditangkap

Sumut | Jum'at, 18 September 2026 | 14:58 WIB

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Bagaimana Cara Memilih Cleansing Balm yang Cocok untuk Kulit Sensitif? Perhatikan 6 Hal Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 14:55 WIB

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Dua Sesar Aktif Membelah Surabaya, Ancaman yang Tak Bisa Diprediksi

Jatim | Jum'at, 18 September 2026 | 14:52 WIB

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

Kasus SGD Palsu Rp4,7 Miliar Masuk Kejahatan Berat! Polisi Didesak Bongkar Pemasoknya

News | Jum'at, 18 September 2026 | 14:45 WIB

×