Miris! Kisah Sedih Bocah Penjual Parfum

Dythia Novianty | Lintang Siltya Utami
Miris! Kisah Sedih Bocah Penjual Parfum
Kisah bocah penjual parfum. [Facebook/@Mohd Najid]

Tidak sedikit anak-anak yang harus merelakan masa bermain mereka untuk berjualan, demi menyambung hidup keluarga.

Suara.com - Masa kecil yang dilalui setiap anak di seluruh dunia berbeda-beda. Tidak semua anak melewati masa-masa indah dan menyenangkan. Terkadang, mereka harus melakukan pekerjaan orang dewasa, salah satunya seperti berjualan.

Tidak sedikit anak-anak yang harus merelakan masa bermain mereka untuk berjualan, demi menyambung hidup keluarga. Hal itu juga dilakukan oleh seorang bocah lelaki asal Malaysia yang berjualan parfum dan tertangkap kamera karena tertidur kelelahan di trotoar.

Kisahnya yang viral di media sosial pertama kali dibagikan oleh akun Facebook Mohd Najid pada 19 Januari lalu. Dalam unggahannya tersebut, ia menceritakan kronologi bertemu anak tersebut saat hendak mampir ke minimarket untuk membeli baterai.

Tapi ia melihat seorang bocah lelaki terlihat tertidur tanpa beralaskan apa-apa di depan minimarket tersebut. Usai membeli baterai, ia bertanya kepada penjaga minimarket tentang bocah tersebut.

Rupanya anak itu selalu tidur di sana saat lelah dan menjual parfum hingga larut malam.

Pemilik akun akhirnya berusaha membangunkan bocah tersebut dan memberinya sedikit uang. Rupanya pemberiannya ditolak dengan alasan ia tidak meminta sedekah, melainkan berjualan parfum.

"Maaf pak, saya tidak minta sedekah. Saya jual barang-barang ini dan harus habis sebelum balik ke rumah. Aduh... air mata rasanya ingin keluar. Tidak apa dik, ambilah... bapak ikhlas. Tidak usah pak, kalau bapak mau tolong, belilah minyak wangi ini. Jujurnya anak sekecil ini. Lemas rasanya seluruh tubuh ini. Aku pun membeli sebotol minyak wangi itu," tulis Mohd Najid dalam penggalan kisah yang dibagikannya.

Ternyata, interaksinya dengan bocah penjual parfum itu dilihat oleh orang lain yang baru keluar dari minimarket. Orang asing tersebut pun datang menghampiri dan bertanya kepada bocah itu.

Diketahui bahwa anak itu tinggal di Chow Kit dan memiliki tiga adik. Sementara ayah dan ibunya telah berpisah.

Kisah bocah penjual parfum. [Facebook/@Mohd Najid]
Kisah bocah penjual parfum. [Facebook/@Mohd Najid]

Orang asing itu pun membeli dua botol parfum dan mencoba memberinya uang lebih. Namun, bocah itu kembali menolaknya.

Tetapi pemilik akun dan orang tersebut berusaha meyakinkan sang bocah jika tidak apa-apa untuk mengambil uang tersebut dan digunakan untuk keperluan sekolah.

"Sebelum dia perg,i dia tanya sama anak itu, boleh bapak beri sedikit uang untuk keperluan sekolah? Anak itu menggelengkan kepala. Aku coba meyakinkan anak itu tidak mengapa kalau dia mengambil uang tersebut untuk dipakai keperluan sekolah saja. Aku keluarkan dompet dan memberikan uang kepada anak itu. Orang itu pun melakukan hal yang sama. Kami berdua berdoa semoga anak itu dirahmati Allah. Kepada siapapun yang melihat anak ini di mana saja, bantulah dia dengan membeli barang jualannya," tambah pemilik akun.

Sementara itu, dilansir dari laman The News Malaysia, menurut keterangan yang diberikan oleh penjaga minimarket, rupanya bocah penjual parfum itu tidak hanya tidur saat malam hari di sana, tetapi juga saat siang hari.

Ayahnya memaksa bocah itu untuk menjual berbagai macam barang, salah satunya adalah parfum. Ayahnya tidak mengizinkan anaknya untuk pulang ke rumah sebelum barang jualannya habis, jika tidak anak tersebut akan dipukul dan ditampar.

Kisah bocah penjual parfum. [Facebook/@Mohd Najid]
Kisah bocah penjual parfum. [Facebook/@Mohd Najid]

"Udah lama anak itu tidur di sana. Bukan hanya malam, kadang-kadang siang hari juga. Ibu dan ayahnya sudah berpisah. Ayahnya memaksa anak itu menjual macam-macam barang seperti parfum sekarang ini. Dia tidak boleh pulang ke rumah sama ayahnya kalau barang jualan belum habis, nanti kena tampar dan pukul. Ya Allah besarnya ujianMu buat anak kecil itu. Semoga ada hamba Allah yang datang membantunya dalam cara apapun," tulis Mohd Najib dalam unggahan yang berbeda.

Setelah kisahnya viral di media sosial, beberapa badan amal, organisasi non pemerintah, dan perorangan banyak yang mengulurkan tangan untuk membantu bocah yang tidak disebutkan namanya ini.

Unggahan tersebut dibanjiri reaksi warganet dan menuai beragam berbagai komentar.

"Ya Allah bantulah kehidupan anak-anak ini dan permudahkanlah. Lembutkan hati siapapun yang melihatnya dengan penuh rasa belas kasihan dan kasih sayang agar sampai bantuan kepadanya," tulis akun Azizah Aw.

"Masih kecil udah bersusah payah, Insya Allah besar nanti dia akan lebih pandai menghargai dan berusaha sendiri. Semoga Allah menjaga kamu dan saudaramu nak. Allah merahmatimu sepanjang masa aamiin," komentar Lina Ismail.

"Ya Allah bantulah anak ini. Murahkan rezeki dan berikan dia kekuatan," tambah Sadiah Rasul.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS