4 Wabah yang Mengubah Dunia Sebelum COVID-19

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 17 Mei 2020 | 03:20 WIB
4 Wabah yang Mengubah Dunia Sebelum COVID-19
Ilustrasi virus corona. [Pixabay]/emmagrau]

COVID-19 juga memiliki potensi untuk menormalisasi penggunaan teknologi virtual sebagai sarana untuk bersosialisasi, berbisnis, edukasi, kesehatan, keagamaan, dan bahkan sarana pemerintahan.

2. Pandemi Flu Spanyol (1918)

Flu Spanyol yang terjadi pada 1918 (Perang Dunia I) merupakan salah satu pandemi yang paling mematikan dalam sejarah kehidupan manusia. Hal ini karena kompleksnya interaksi antara bagaimana virus penyebab flu ini bekerja, respons imun manusia, dan juga konteks sosial dari penyebaran virus tersebut.

Virus ini muncul ketika dunia sedang dalam masa yang rentan akibat terjadinya Perang Dunia I, yang berlangsung selama 4 tahun. Akibatnya, malnutrisi dan kepadatan penduduk merupakan hal yang umum pada masa itu.

Sekitar 500 juta jiwa terjangkit penyakit ini – sepertiga dari total populasi dunia pada saat itu – dan telah menyebabkan 50-100 juta kematian. Karakteristik unik dari penyakit ini adalah kecenderungannya untuk membunuh orang dewasa berumur 20-40 tahun.

Pada saat itu, penyakit influenza tidak disebabkan virus, melainkan disebabkan oleh bakteri (Haemophilus influenzae). Antibiotik untuk infeksi bakteri sekunder belum ditemukan (baru ditemukan satu dekade kemudian), dan bangsal untuk perawatan intensif yang dilengkapi dengan ventilator mekanik pun juga belum ditemukan.

Kurangnya pemahaman medis dan saintifik mengenai flu pada tahun 1918 menyebabkan flu Spanyol sangat sulit untuk diatasi. Namun, intervensi dalam kesehatan masyarakat, seperti menjalankan karantina, penggunaan masker, dan larangan pertemuan massal, telah membantu meminimalkan penyebaran penyakit pada beberapa daerah. Hal ini dapat dilihat dalam suksesnya penanganan penyakit tuberkulosis, kolera, dan penyakit-penyakit menular lainnya.

Australia mempraktikkan karantina maritim, yang mengharuskan semua kapal yang tiba untuk diperiksa dan ‘dibersihkan’ oleh pejabat karantina pemerintah sebelum para penumpang dan barang bawaannya diturunkan. Hal ini menunda dan mengurangi dampak dari flu Spanyol di Australia. Kepulauan Pasifik pun hanya mengalami dampak sekunder dari flu ini.

Dampak dari karantina maritim ini sangat jelas jika dilihat dari kasus flu Spanyol di Samoa Barat dan Samoa Amerika. Pada saat itu, Samoa Amerika memberlakukan karantina yang sangat ketat–maka dari itu, wilayah ini tidak mencatat satupun kasus kematian akibat flu Spanyol.

Sebaliknya, karena Samoa Barat tidak memberlakukan karantina maritim, 25% dari penduduknya meninggal akibat penyakit ini setelah flu ini dibawa oleh sebuah kapal dari Selandia Baru.

Di beberapa kota, pertemuan massal dilarang, dan berbagai tempat publik ditutup, mulai dari sekolah, gereja, bioskop, hingga tempat berdansa dan tempat bermain billiard.

Di Amerika Serikat, kota-kota yang melakukan pembatasan sosial terlebih dahulu, lebih lama, dan lebih ketat, telah menyelamatkan lebih banyak jiwa dari penyakit ini. Tidak hanya itu, kota-kota tersebut telah terbukti lebih cepat pulih diikuti dengan perekonomian yang lebih kuat dibanding dengan kota-kota yang tidak melakukan kebijakan social distancing.

Pada saat itu, penggunaan masker dan pentingnya membersihkan tangan digalakkan dan dipromosikan. Bahkan, di beberapa kota, kedua hal ini tak hanya dipromosikan, namun juga diimplementasikan.

Di San Fransisco, diadakan sebuah kampanye edukasi publik yang diselenggarakan oleh Red Cross, yang mengharuskan orang-orang untuk menggunakan masker ketika sedang keluar dari rumah.

Di beberapa wilayah, kebijakan-kebijakan ini dilakukan secara ketat oleh para petugas dan polisi, yang memiliki wewenang untuk memberlakukan denda, dan juga terkadang para polisi dan petugas dilengkapi dengan senjata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

Wabah Campak Mematikan di Bangladesh: 130 Anak Tewas, Ribuan Terinfeksi dalam Waktu Singkat

News | Senin, 06 April 2026 | 15:53 WIB

Sydney Siaga Campak! Turis yang Baru Kembali dari Indonesia Diduga Jadi Pemicu

Sydney Siaga Campak! Turis yang Baru Kembali dari Indonesia Diduga Jadi Pemicu

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 16:10 WIB

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

Ancaman Bencana Kedua Sumatra: Saat Wabah Penyakit Mengintai di Tenda Pengungsian

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 18:40 WIB

Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat

Banjir Sumatra Picu Risiko Penyakit Menular, Kemenkes Dorong Imunisasi Darurat

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 15:06 WIB

4 Film Tentang Wabah Penyakit yang Wajib Kamu Tonton, Ngeri Banget!

4 Film Tentang Wabah Penyakit yang Wajib Kamu Tonton, Ngeri Banget!

Your Say | Senin, 21 April 2025 | 18:07 WIB

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Ilmuwan Ungkap Kemungkinan Bakteri di Mumi Kuno Sebabkan Wabah Penyakit

Tekno | Minggu, 26 Januari 2025 | 18:06 WIB

Wabah Baru Ancam India, Virus HMPV Serang Bayi

Wabah Baru Ancam India, Virus HMPV Serang Bayi

News | Selasa, 07 Januari 2025 | 01:15 WIB

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Apa Itu Influenza A dan HMPV? Bikin Geger usai Isu Wabah Virus Mirip Covid di Tiongkok

Lifestyle | Senin, 30 Desember 2024 | 17:06 WIB

Wabah Misterius Serang Sebuah Desa di India, Hingga Kini 8 Orang Dilaporkan Meninggal

Wabah Misterius Serang Sebuah Desa di India, Hingga Kini 8 Orang Dilaporkan Meninggal

News | Kamis, 19 Desember 2024 | 13:47 WIB

Gejala Mirip Flu, Penyakit Misterius Tewaskan Puluhan Anak di Kongo

Gejala Mirip Flu, Penyakit Misterius Tewaskan Puluhan Anak di Kongo

News | Rabu, 11 Desember 2024 | 11:09 WIB

Terkini

7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag

7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 21:16 WIB

Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?

Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 21:12 WIB

Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya

Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 19:22 WIB

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:55 WIB

Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya

Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:50 WIB

5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah

5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117

23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:16 WIB

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 18:03 WIB

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:40 WIB

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026

Tekno | Rabu, 15 April 2026 | 16:10 WIB