Beli Game PC di Steam Bakal Dikenai Pajak 10 Persen, Mulai Juli 2020

Agung Pratnyawan

Jum'at, 19 Juni 2020 | 18:25 WIB
Beli Game PC di Steam Bakal Dikenai Pajak 10 Persen, Mulai Juli 2020
Platform game online Steam pekan ini mengumumkan membatalkan peluncuran game Rape Day yang dinilai mengajarkan orang untuk menjadi pemerkosa. Ilustrasi website Steam. [Shutterstock]

Suara.com - Pemerintah melaui Kementerian Keuangan mulai menggalakkan penarikan pajak. Termasuk dengan pembelian produk digital seperti game PC di Steam.

Tak hanya impor barang secara fisik, pemebelian produk dan jasa digital dari luar negeri juga dikenakan pajak. Begitu juga ketika Anda beli Game PC di Steam.

Hal ini telah tertuang pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 yang diterbiltkan 5 Juli 2020.

Dalam peraturan Menteri Keuangan tersebut, jumlah PPN yang dipungut dari barang dan jasa digital sebesar 10 persen.

Hal ini tentu saja berdampak buat Anda yang hendak beli game PC melalui Steam. Yang nantinya akan dibebani oleh PPN 10 persen.

Mulai Juli 2020, setiap pembelian produk digital di Steam akan dikenai pajak. Termasu Anda yang beli game PC di platform distribusi digital tersebut.

Kabar ini juga telah terkonfirmasi dalam situs resmi Steam Games Partner. Yang memuat daftar negara yang mengenakan pajak pada game PC dan produk digital di Steam.

Gaben dan Steam. (HiTekno.com)
Gaben dan Steam. (HiTekno.com)

Dalam situs ini termuat kalau Indonesia menetapkan pajak 10 persen dan pemungutannya akan dimulai pada 1 Juli 2020 mendatang.

Pembebanan pajak ini tentu saja meningkatkan jumlah uang yang harus Anda bayarkan untuk membeli game maupun DLC di Steam.

baca juga

Misalnya, harga game PC di Steam sebesar Rp 500 ribu. Makan dikenakan pajak 10 persen sebesar 50 ribu. Anda harus membayarnya sebesar Rp 550 ribu.

Di tanggal yang sama, Arab Saudi juga memberikan pajak namun dengan persentase lebih tinggi. Negara Timur Tengah tersebut menarik pajak 15 persen.

Sebelumnya, Arab Saudi hanya menarik pajak 5 persen saja dari gamer yang beli game PC di Steam. Namun 1 Juli 2020 mendatang naik jadi 15 persen.

Pembelian game PC akan dikenakan pajak 10 persen. (Steam)
Pembelian game PC akan dikenakan pajak 10 persen. (Steam)

Dibandingkan negara lain, pajak 10 persen yang ditarik pemerintah Indonesia bukanlah yang tertinggi di Steam.

Beberapa negara seperti Latvia, Lithuania, Iceland, Republik Ceko, dan Hungaria menarik pajak lebih dari 20 persen setiap pembelian di Steam dari warganya.

Buat Anda yang hendak beli game PC, mulai Juli 2020 nanti siapkan budget lebih karena dikenai pajak. [HiTekno.com]

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kapan Steam Summer Sale 2020 Mulai? Siap-siap dari Sekarang

Kapan Steam Summer Sale 2020 Mulai? Siap-siap dari Sekarang

Tekno | Rabu, 17 Juni 2020 | 13:50 WIB

Benarkah Game PC Valorant Mampu Pengaruhi Popularitas CSGO?

Benarkah Game PC Valorant Mampu Pengaruhi Popularitas CSGO?

Tekno | Selasa, 09 Juni 2020 | 21:00 WIB

RAM 4 GB Jalan!, Ini 20 Game PC Ringan untuk Laptop Kentang

RAM 4 GB Jalan!, Ini 20 Game PC Ringan untuk Laptop Kentang

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2020 | 18:50 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×