Jepang Luncurkan Aplikasi Pelacakan Covid-19 Bikinan Microsoft

Dythia Novianty

Sabtu, 20 Juni 2020 | 17:45 WIB
Jepang Luncurkan Aplikasi Pelacakan Covid-19 Bikinan Microsoft
Jalan yang hampir kosong terlihat setelah pemerintah mengumumkan darurat negara menyusul penyebaran penyakit virus corona (Covid-19) di distrik hiburan dan perbelanjaan Kabukicho, di Tokyo, Jepang. [ANTARA FOTO/REUTERS/Issei Kato]

Suara.com - Pemerintah Jepang hari ini merilis aplikasi pelacakan Covid-19 untuk iOS dan Android. Aplikasi tersebut mengandalkan platform pemberitahuan paparan yang dikembangkan bersama oleh Google.

Aplikasi pelacakan menggunakan Bluetooth untuk membantu menentukan apakah pengguna telah melakukan kontak dekat dengan orang lain yang telah dites positif Covid-19.

Meskipun daftar toko aplikasi hanya membaca "COVID-19 Contact App," Jepang menyebut aplikasi tersebut sebagai COCOA, sebuah backronym yang agak berbelit-belit yang merupakan singkatan dari Covid-19 Application-Confirming Application.

Melansir laman The Verge dari Nikkei, Sabtu (20/6/2020), aplikasi pelacakan ini dikembangkan oleh para insinyur Microsoft, yang dipekerjakan pada Mei setelah kondisi Google dan Apple, dilaporkan membuat pemerintah mengabaikan pekerjaan yang dilakukan oleh tim yang berbasis di Tokyo demi perusahaan yang lebih besar.

COCOA tidak menyimpan informasi pribadi seperti data lokasi atau nomor telepon, kata pemerintah, sesuai dengan platform pelacakan Apple dan Google.

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Alih-alih, ia merekam data yang menandai telepon yang dienkripsi yang telah berada dalam jarak satu meter selama lebih dari 15 menit. Ketika satu orang melaporkan fakta bahwa mereka telah dites positif Covid-19, pengguna lain tersebut akan diberi tahu.

Beberapa negara telah memperdebatkan pendekatan mereka untuk menghubungi aplikasi pelacakan dalam beberapa bulan terakhir, dengan beberapa pemerintah mencari lebih banyak kontrol atas data daripada yang dibolehkan oleh Apple dan Google.

Jerman merilis aplikasi sendiri berdasarkan pada platform yang sama setelah awalnya berencana untuk mengembangkan sistem yang berbeda, dan Inggris juga mundur minggu ini pada aplikasi NHS eksklusif yang telah dalam pengujian.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19

Keren, Remaja Ini Berhasil Kembangkan Aplikasi Pelacak Covid-19

Tekno | Rabu, 03 Juni 2020 | 09:30 WIB

Kasus Corona Menurun, Jepang akan Cabut Status Darurat Covid-19 di 3 Kota

Kasus Corona Menurun, Jepang akan Cabut Status Darurat Covid-19 di 3 Kota

News | Kamis, 21 Mei 2020 | 14:24 WIB

Aplikasi Penyebaran Covid-19 Apple dan Google Disebut Tidak Berguna?

Aplikasi Penyebaran Covid-19 Apple dan Google Disebut Tidak Berguna?

Tekno | Minggu, 17 Mei 2020 | 12:45 WIB

Mazda Catatkan Laba Terendah dalam Delapan Tahun Terakhir

Mazda Catatkan Laba Terendah dalam Delapan Tahun Terakhir

Otomotif | Kamis, 14 Mei 2020 | 20:25 WIB

Apple dan Google Mulai Uji Coba Aplikasi Pelacakan Covid-19

Apple dan Google Mulai Uji Coba Aplikasi Pelacakan Covid-19

Tekno | Selasa, 05 Mei 2020 | 13:00 WIB

Kawanan Tikus Penuhi Jalanan Jepang Usai Berlakukan Karantina Akibat Corona

Kawanan Tikus Penuhi Jalanan Jepang Usai Berlakukan Karantina Akibat Corona

News | Rabu, 29 April 2020 | 10:30 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×