Penilaian Para Ahli soal Penutupan Blanja.com dan Perubahan Strategi Telkom

Dythia Novianty

Senin, 07 September 2020 | 15:47 WIB
Penilaian Para Ahli soal Penutupan Blanja.com dan Perubahan Strategi Telkom
Tampilan situs Blanja.com (suara.com).

Suara.com - Langkah Telkom Indonesia dalam beralih strategi di bisnis e-commerce, dengan fokus segmen korporasi dan UMKM, serta menutup operasional dari marketplace retail Blanja.com, dinilai sudah tepat jika dilihat dari aspek bisnis dan keuangan.

Hal ini dinilai oleh sejumlah pendapat para pengamat ekonomi digital seperti Ignatius Untung, Daniel Tumiwa, Doni Ismanto Darwin, dan Luke Syamlan yang dihubungi secara terpisah.

"Sebagai listed company itu hal yang wajar dilakukan Telkom karena ada pertanggungjawaban ke investor dari setiap aksi korporasinya. Saya lihat investor quite happy dengan aksi korporasi itu karena sehari setelah diumumkan saham Telkom sempat naik," ulas Pendiri aplikasi trading saham Teman Trader Luke Syamlan melalui keterangan resminya.

Menurut Pengamat Ekonomi Digital Ignatius Untung, jika dilihat kategori di mana Blanja.com bermain memang ramai dan ketat persaingannya.

Logo Telkom. [Suara.com/Aditya Gema Pratomo]
Logo Telkom. [Suara.com]

"Totalnya ada 10 pemain lebih, di mana 5 di antaranya sudah cukup dominan dan butuh investasi besar untuk mengejarnya. Jadi dugaan saya, Telkom berhitung dan mendapatkan hasilnya bahwa investasi di bidang itu Return On Investment (ROI), tidak sebaik ketika mereka masuk ke segment Business to Business (B2B) yang lebih sedikit pemainnya," jelasnya.

Diprediksinya dengan kekuatan Telkom bersama anak perusahaan, hubungan baik sesama BUMN dan akses ke pemerintah membuat bisnis B2B dan Business to Government (B2G) menjadi hitungan yang lebih masuk akal untuk operator tersebut.

"Saya melihat langkah keluar dari market Customer to Customer (C2C) marketplace ini bukan masalah mampu atau tidak mampu. Telkom dan ebay sebagai induknya Blanja.com punya uang untuk bisa bersaing. Hanya saja bisnis pada akhirnya kan tetang mana yang hitungannya lebih baik," katanya.

Sedangkan Pengamat Ekonomi Digital lainnya Daniel Tumiwa mengakui langkah Telkom sudah tepat menutup Blanja.com.

"Bagus, karena late comer yang tidak berhasil atau gagal cari pendanaan pasti akan tutup. Platform eCommerce sudah tutup untuk pemain baru, sudah terlalu mahal untuk masuk. Nanti akan ada koreksi lagi di pasar," prediksinya.

Terpisah, pengamat telekomunikasi Doni Ismanto Darwin menyatakan, bisnis e-commerce terutama di sektor C2C memang lumayan keras. Pasalnya, masyarakat masih menjadikan promosi berupa cashback, diskon, hingga subsidi ongkos pengiriman sebagai daya tarik berbelanja.

"Harus dipahami sebagai listed company dan BUMN, Telkom itu tetap orientasinya EBITDA dan Net Income positif dalam mengoperasikan bisnis. Sementara bisnis eCommerce ini yang diincar Gross Market Value (GMV) yang butuh dana besar sebagai bensinnya, tetapi EBITDA dan Net Income belum tentu positif. Melirik lucrative market seperti B2B yang lebih bisa dikelola supply chain tentu langkah rasional jika Telkom masih mau bermain di eCommerce," katanya.

Lebih lanjut Doni menyarankan pemerintah untuk lebih jeli melihat kompetisi di e-commerce karena ekosistemnya makin dikuasai asing.

"Platform, payment, hingga logistik sekarang mulai dikuasai asing. Saya rasa pemain lokal ada peluang di payment dan logistik jika regulasi dijalankan dengan benar. Kalau payment dan logistik lepas juga semua ke asing, artinya Indonesia ini hanya akan menjadi pasar," tutupnya.

Sebelumnya, Blanja.com yang dikelola Telkom dan eBay mengumumkan adanya perubahan strategi bisnis yang dilakukan. Terhitung mulai 1 September 2020, seluruh kegiatan pembelian di portal tersebut akan dihentikan.

Tampilan situs Blanja.com di desktop (suara.com/screenshot Blanja.com).
Tampilan situs Blanja.com di desktop (suara.com/screenshot Blanja.com).

Direktur Digital Business Telkom, Fajrin Rasyid menjelaskan, sejalan dengan program transformasi perusahaan, terhitung 1 Oktober 2020 Telkom hanya akan fokus pada bisnis e-commerce di segmen korporasi dan UMKM melalui transaksi B2B.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meme Keluhan Pelanggan Indihome yang Bikin Ngakak

Meme Keluhan Pelanggan Indihome yang Bikin Ngakak

Video | Kamis, 13 Agustus 2020 | 14:30 WIB

Alami Gangguan, Indihome Klaim Kini Layanan Berangsur Normal

Alami Gangguan, Indihome Klaim Kini Layanan Berangsur Normal

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:24 WIB

Jaringan Tak Bisa Diakses, Warganet Bikin Meme Kocak IndiHome Down

Jaringan Tak Bisa Diakses, Warganet Bikin Meme Kocak IndiHome Down

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 12:08 WIB

Indihome Gangguan, Pelanggan Disebut Tunggu 12 Jam

Indihome Gangguan, Pelanggan Disebut Tunggu 12 Jam

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 11:43 WIB

Cara Bayar IndiHome Pakai M-Banking dan LinkAja

Cara Bayar IndiHome Pakai M-Banking dan LinkAja

News | Kamis, 09 Juli 2020 | 18:40 WIB

Tak Diblokir Lagi, Langganan Netflix Bisa Dibayar Pakai Pulsa Telkomsel?

Tak Diblokir Lagi, Langganan Netflix Bisa Dibayar Pakai Pulsa Telkomsel?

Tekno | Selasa, 07 Juli 2020 | 20:21 WIB

Terkini

48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis

48 Kode Redeem FF Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Relaunch SG2 OPM dan Diamond Gratis

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:41 WIB

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan

47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:15 WIB

Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet

Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:00 WIB

Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?

Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:59 WIB

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:49 WIB

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:34 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 16:18 WIB

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 15:23 WIB

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:53 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:38 WIB