Penyu Paling Langka di Dunia Ditemukan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 06 Januari 2021 | 06:30 WIB
Penyu Paling Langka di Dunia Ditemukan
Penyu langka. [Asian Turtle Program]

Suara.com - Penyu paling langka yang terancam punah di dunia berhasil ditemukan di Vietnam.

Menariknya, penyu satu-satunya yang tersisa memiliki jenis kelamin jantan dan penyu yang baru ditemukan memiliki jenis kelamin betina. Ini memungkinkan ilmuwan menyelamatkan populasi penyu paling terancam punah tersebut.

Disebut penyu tempurung lunak Swinhoe, penyu betina pertama kali ditemukan di Danau Dong Mo, distrik Son Tay Hanoi pada Oktober 2020. Hewan tersebut ditangkap untuk pengujian genetik dan memastikan bahwa itu memang penyu tempurung lunak Swinhoe, yang juga dikenal sebagai penyu raksasa tempurung lunak Yangtze.

"Penemuan betina ini dapat memberikan harapan bahwa spesies penyu tersebut dapat bertahan hidup," kata Hoang Bich Thuy, direktur Wildlife Conservation Society Vietnam, seperti dikutip IFL Science, Rabu (6/1/2021).

Penyu langka. [Asian Turtle Program]
Penyu langka. [Asian Turtle Program]

Hampir punah karena diburu daging dan telurnya, penyu tempurung lunak Swinhoe (Rafetus swinhoei) terakhir yag diketahui tinggal di Kebun Binatang Suzhou, China.

Pada Desember 2020, Departemen Pertanian dan Pembangunan Pedesaan Hanoi bekerja sama dengan Asian Turtle Program (ATP) dari Indo-Myanmar Conservation (IMC) dan WCS, mengungkapkan konfirmasi tentang penyu tersebut dan informasi bahwa kemungkinan dua spesies penyu yang sama juga telah terlihat di Danau Dong Mo dan Danau Xuan Khanh, berpotensi menambah jumlah spesies menjadi empat ekor.

"Ini adalah berita terbaik tahun ini dan sangat mungkin dekade terakhir, untuk konservasi penyu global," ucap Andrew Walde, kepala operasi Turtle Survival Alliance yang menjadi penasihat proyek tersebut.

Sebagai penyu paling terancam punah di dunia, para ahli sebelumnya telah melakukan upaya besar-besaran untuk membiakkan penyu jantan dan betina terakhir yang diketahui sejak pertama kali diperkenalkan pada tahun 2008, tetapi upaya itu gagal menghasilkan keturunan secara alami dan penyu betina mati pada tahun 2019.

Setelah kegagalan tersebut, para ahli berfokus pada temuan yang diduga penyu Swinhoe di danau Vietnam. Tetapi upaya terhambat oleh pandemi Covid-19, dengan aturan penguncian Vietnam yang mencegah tim internasional memasuki negara tersebut.

baca juga

Namun, pada September pencarian terus dilakukan dan tim berhasil menangkap penyu betina yang kemudian dibawa ke kolam penampungan untuk pemeriksaan kesehatan, tes DNA, dan memastikan jenis kelaminnya.

Penyu Swinhoe betina dilaporkan dalam keadaan sehat dengan berat 86 kilogram dan panjang 1 meter. Para ahli merencanakan pencarian lain pada musim semi 2021 untuk memastikan spesies dan jenis kelamin dari dua penyu yang diduga dari spesies Swinhoe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngenes Banget, Puluhan Penyu Dituduh Makan Rumput Laut, Warga Membantainya

Ngenes Banget, Puluhan Penyu Dituduh Makan Rumput Laut, Warga Membantainya

News | Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:28 WIB

5 Aktivitas Wisata Tanjung Benoa yang Wajib Dicoba

5 Aktivitas Wisata Tanjung Benoa yang Wajib Dicoba

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 14:58 WIB

Program CSR, Daihatsu Persembahkan Program "Penyu untuk Indonesia"

Program CSR, Daihatsu Persembahkan Program "Penyu untuk Indonesia"

Otomotif | Minggu, 27 September 2020 | 18:30 WIB

Jaga Ekosistem Laut, Ratusan Anak Penyu di Lepasliarkan di Pantai Cilacap

Jaga Ekosistem Laut, Ratusan Anak Penyu di Lepasliarkan di Pantai Cilacap

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2020 | 12:05 WIB

Kampanye Penyelamatan Lingkungan, Merah Putih Berkibar di Laut Bando

Kampanye Penyelamatan Lingkungan, Merah Putih Berkibar di Laut Bando

Sumsel | Senin, 17 Agustus 2020 | 10:53 WIB

Bersua Pak Bujang, Pejuang Konservasi Penyu Dalam Sunyi di Pulau Lampu

Bersua Pak Bujang, Pejuang Konservasi Penyu Dalam Sunyi di Pulau Lampu

News | Jum'at, 14 Agustus 2020 | 07:10 WIB

Terkini

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

Eks Menpora Dito Sebut Yaqut Tak Terlibat dalam Pembahasan Kuota Haji Jokowi dan Arab Saudi

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:16 WIB

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

6 Cara Membedakan Flek Hitam Biasa dengan Nevus of Hori

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:15 WIB

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

AI Digunakan Sehari-hari, Sleman Dorong Kampus dan UMKM Bertransformasi Digital

Jogja | Kamis, 10 September 2026 | 17:13 WIB

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

IHSG Merosot Tajam Balik ke Level 6.500, Ini Biang Keroknya

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:10 WIB

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

Keracunan MBG Tak Cuma soal Diare, Pakar Ungkap Risiko Gangguan Fungsi Otak

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:08 WIB

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Berapa Jarak Duduk Ideal yang Aman dari Mata untuk Smart TV 50 Inci 4K?

Lifestyle | Kamis, 10 September 2026 | 17:05 WIB

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Pemerintah Didesak Tunda Penggunaan DTSEN untuk Penyaluran Bansos

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 17:04 WIB

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

Kritisi Permukiman di Kawasan Rawan dan Ego Sektoral, DPR: Negara Harus Hadir Sebelum Bencana

News | Kamis, 10 September 2026 | 17:02 WIB

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Pendidikan Indonesia: Terlalu Banyak Program, Terlalu Sedikit Kemajuan

Your Say | Kamis, 10 September 2026 | 17:00 WIB

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Nelayan di Sampang Ditemukan Meninggal dengan Sejumlah Luka, Polisi Buru Terduga Pelaku

Jatim | Kamis, 10 September 2026 | 16:58 WIB

×