Ngenes Banget, Puluhan Penyu Dituduh Makan Rumput Laut, Warga Membantainya

Siswanto

Jum'at, 09 Oktober 2020 | 17:28 WIB
Ngenes Banget, Puluhan Penyu Dituduh Makan Rumput Laut, Warga Membantainya
Penyu yang dibantai warga [Antara]

Suara.com - Warga di salah satu lingkungan di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, membantai puluhan penyu karena memakan rumput laut.

"Dari hasil pemeriksaan, warga mengaku melakukan pembantaian penyu karena sudah dua tahun mereka tidak panen akibat rumput laut para petani dimakan penyu," kata Kepala Unit Tindak Pidana Tertentu  Polresta Mamuju, Sulawesi Barat, Inspektur Polisi Dua Japaruddin di Mamuju, Jumat (9/10/20200.

Polisi masih mendalami keterlibatan Jh, salah seorang kepala lingkungan.

"Bukan hanya kepala lingkungan, tetapi dilakukan warga di satu lingkungan yang umumnya sebagai petani rumput laut. Mereka mengaku tidak bisa panen karena rumput lautnya dimakan penyu. Jadi, warga mengaku terpaksa melakukan tindakan tersebut karena sudah tidak ada penghasilan lain," kata Japaruddin.

Namun, polisi masih terus melakukan penyelidikan terkait aktivitas warga di salah satu lingkungan yang mengolah penyu tersebut.

Japaruddin mengungkapkan gelar perkara kasus pengolahan daging penyu rencananya dilakukan Jumat ini, namun karena ada unjuk rasa dan kegiatan di Bawaslu Mamuju, pelaksanaan rekonstruksi ditunda.

"Hasilnya nanti ditentukan setelah dilakukan gelar perkara," kata dia.

Dari informasi yang dihimpun, pembantaian penyu dilakukan para petani rumput laut sudah berlangsung sejak sebulan terakhir dengan menggunakan jaring atau pukat dan perahu nelayan.

Penyu-penyu yang dibantai kemudian dagingnya kemudian diolah dengan cara dicincang selanjutnya dikeringkan.

baca juga

Hasil pengolahan penyu kemudian dijual kepada seseorang di Kota Mamuju Rp50 ribu per kilogram.

Bahkan, pada September 2020, Jh sempat menjual 200 kilogram daging penyu yang sudah diolah ke salah seorang warga berinisial Bs di Kota Mamuju.

Pecinta Penyu Sulbar Yusri Mampi menyesalkan pembantaian puluhan penyu itu.

Menurut dia, penyu yang diamankan polisi dari hasil penggerebekan tersebut merupakan penyu sisik, yang tidak memakan rumput laut.

"Polisi harus mengusut tuntas kasus pembantaian puluhan penyu di Kalukku dan memperoses hukum para pelakunya, sesuai undang-undang yang berlaku," kata Yusri Mampi.

Sebelumnya, Kepolisian Sektor Kalukku berhasil membongkar tempat pengolahan puluhan daging penyu di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

WN China Berburu dan Makan Penyu di Raja Ampat, Kemenpar Minta Pihak yang Fasilitasi Ikut Diusut

News | Rabu, 16 September 2026 | 10:35 WIB

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Dari Laut Sulawesi untuk Dunia: Perjalanan Rumput Laut Indonesia Menuju Material Masa Depan

Lifestyle | Sabtu, 05 September 2026 | 11:48 WIB

Guru Besar IPB Sulap Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Jadi Pupuk Organik, Bagaimana Kisahnya?

Guru Besar IPB Sulap Limbah Rumput Laut dan Jeroan Ikan Jadi Pupuk Organik, Bagaimana Kisahnya?

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 13:55 WIB

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

500 Tukik Penyu Kembali ke Laut, Wisata Konservasi Bali Makin Diminati

Foto | Kamis, 30 Juli 2026 | 12:00 WIB

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Cuaca Tak Menentu Jadi Momok Petani Rumput Laut Nunukan

Foto | Sabtu, 25 Juli 2026 | 09:00 WIB

Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan

Pra-Acara Day of Petroleum 2026: Konservasi Penyu, Tanam Pandan, dan Bersih Pantai di Patihan

Your Say | Senin, 22 Juni 2026 | 13:18 WIB

Bukan Sekadar Ekspor Mentah: Mengapa Hilirisasi Rumput Laut Penting bagi Indonesia?

Bukan Sekadar Ekspor Mentah: Mengapa Hilirisasi Rumput Laut Penting bagi Indonesia?

Lifestyle | Senin, 15 Juni 2026 | 10:33 WIB

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:32 WIB

Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?

Produksi Rumput Laut Naik, Kenapa Nilainya Masih Rendah?

Lifestyle | Jum'at, 17 April 2026 | 14:26 WIB

Terkini

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Kemampuan Multibahasa GenZ: Gaul & Fasih Bahasa Asing Tanpa Lupa Bahasa Ibu

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Diam-Diam Bertemu Kapolri, Erick Thohir Bahas Langkah Tegas soal Kekerasan Suporter

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:17 WIB

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Apa Perbedaan Lip Mask Emina Hijau dan Pink? Kenali Varian hingga Kandungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Penyegar Wajah Ovale yang Cocok untuk Kulit Kusam, Begini Cara Pakainya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

Cara Lapor Kecurangan dan Kendala TKA 2026 ke Posko Pengaduan Ombudsman RI

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:14 WIB

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

3 Urutan Skincare Kahf untuk Kulit Pria Sensitif, Bantu Jaga Skin Barrier

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Cara Mengatasi Risiko Rem Blong Pada Motor Matik Saat Melintasi Turunan

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:10 WIB

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

Demo Rusuh Prancis Jadi Ajang Iklan Gratis Kaca Antipecah China, Kok Bisa?

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:08 WIB

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

Jakarta Ramai Aksi Hari Ini: 61 Demo Digelar dari BEM UNJ sampai Gerakan Ojol Bersatu

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Profil Supra Sekuritas: Broker Terafiliasi Pejabat Danantara di Pusaran Skandal DSSA

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:07 WIB

×