Facebook Dituduh Bertindak Rasis kepada Pekerja Kulit Hitam

Minggu, 07 Maret 2021 | 13:11 WIB
Facebook Dituduh Bertindak Rasis kepada Pekerja Kulit Hitam
Logo Facebook terefleksi di mata seorang pengguna media sosial itu. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Lembaga Anti Diskriminasi Pekerja (Equal Employment Opportunity Commission/EEOC) Amerika Serikat tengah menyelidiki dugaan tindakan rasis sistemik dalam praktik perekrutan pekerja yang dilakukan Facebook.

Tuduhan ini bermula ketika seorang karyawan Facebook, Oscar Veneszee Jr, mengajukan keluhan ke EEOC bersama dua orang calon pekerja Facebook kulit hitam lainnya. Mereka menuduh bahwa Facebook melakukan diskriminasi dalam perekrutan karyawan serta mempromosikan stereotip rasial.

Mengutip The Verge, Minggu (7/3/2021), Veneszee mengatakan bahwa Facebook memiliki masalah dengan orang kulit hitam sekaligus gagal menciptakan budaya untuk menarik dan mempertahankan pekerja kulit hitam.

EEOC belum mengajukan tuduhan terhadap Facebook. Investigasi mereka juga mungkin tidak menghasilkan temuan tentang kesalahan yang dibuat perusahaan Mark Zuckerberg itu.

Pendemo mengangkat poster bertuliskan Black Lives Matter dalam aksi protes pembunuhan George Floyd oleh polisi Minneapolis pada 25 Mei 2020. [AFP]
Pendemo mengangkat poster bertuliskan Black Lives Matter dalam aksi protes pembunuhan George Floyd oleh polisi Minneapolis pada 25 Mei 2020 [AFP]

Namun dugaan sistemik yang dilontarkan menunjukkan EEOC tengah mencurigai kebijakan perekrutan Facebook berpotensi pada diskriminasi yang meluas. Proses perekrutan ini juga memungkinkan pekerja bisa melakukan tindakan class action atau gugatan berkelompok.

Keluhan diskriminasi itu bukan pertama kali terjadi. Pada 2018, Manajer Kemitraan Facebook Mark Luckie mengirimkan memo internal yang menyebut Facebook tidak memperlakukan karyawan kulit hitam dengan benar.

"Di beberapa gedung, ada lebih banyak poster Black Lives Matter daripada jumlah orang kulit hitam yang sebenarnya," tulis Mark Luckie.

"Facebook tidak dapat mengklaim bahwa mereka menghubungkan komunitas jika komunitas itu tidak terwakili secara proporsional dalam jumlah pekerjanya," tambahnya.

Juru Bicara Facebook mengatakan pihaknya percaya bahwa menyediakan lingkungan kerja yang aman dan hormat adalah hal paling penting.

Baca Juga: Waspada! Beredar Akun Facebook Palsu Wali Kota Malang Sutiaji

"Kami menanggapi tuduhan diskriminasi dengan serius dan akan menyelidiki setiap kasus," katanya dalam email yang dikirimkan ke The Verge.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI